Absorpsi adalah suatu istilah yang banyak kita temukan dalam ilmu kimia. Arti kata ini adalah penyerapan. Namun dalam bidang ilmu biologi pun terdapat istilah absorpsi atau penyerapan.  Khususnya pada bagian pencernaan.

Dalam ilmu biologi, absorpsi merupakan suatu proses dalam upaya suatu organ atau sel melakukan pengambilan zat molekul dari bahan makanan. Absorpsi terjadi pada bagian ileum dan usus halus.

Secara sederhana, absorpsi adalah suatu penyerapan zat  yang dilakukan pada permukaan dari zat yang lainnya. Bagi yang belum begitu paham terhadap apa itu absorpsi akan diberikan contohnya langsung.

Mengenal Absorpsi Adalah

Ada banyak hal yang ditanyakan orang tentang materi absorpsi. Seperti apa itu absorpsi, jenis-jenis absorpsi, contoh proses absorpsi,  dan apa saja kelebihan dan kekurangan absorpsi.  Melihat itu semua tentu cakupan absorpsi sangat luas. Belum lagi absorpsi biologi, absorpsi dalam farmasi ataupun absorpsi air.

pengertian absorpsi

Absorpsi air adalah suatu penyerapan air yag dilakukan oleh tumbuhan dalam mendapatkan pasokan air yang mencukupi. Air yang berada di permukaan tanah diserap hingga masuk ke dalam tanah. Pada akhirnya dengan pasokan air memadai membuat terjadinya proses distribusi air pada semua komponen tumbuhan.

Penyerapan atau absorpsi mempunyai berbagai tipe, jenis dan macam.  Berdasarkan tipenya terdapat dua tipe absorpsi adalah absorpsi fisika dan absorpsi kimia. Adapun yang mempengaruhi penyerapan atau absorpsi banyak hal. Berikut ini sejumlah hal yang sangat mempengaruhi absorpsi, antara lain :

  1.  Alirah darah
  2. pH lingkungan
  3. Rute dalam memberikan obat
  4. Takaran molekul
  5. Segi biologis
  6. Fisika obat dan karakter kimia
  7. Wujud ketersediaan

19 Absorpsi Adalah: Pengertian, Fungsi dan Proses Terjadinya

Pengertian Absorpsi

Pengertian absorpsi dapat dilihat baik secara umum maupun khusus. Adapun berdasarkan pengertian secara umum, absorpsi berasal dari kata bahasa inggris yaitu sorption yang bermakna ion yang ditukarkan, adsorpsi dan absorpsi. Sedangkan menurut pengertian secara khususnya, absorpsi adalah sebuah situasi yang masuk pada zat yang lain.

Yang dimaksud dalam pengertian penyerapan adalah suatu proses ion, molekul ataupun atom yang mendatangi tahapan ruah dari bahan padat atau cair. Sebagian orang menyamakan arti absorpsi dengan adsorpsi. Padahal keduanya berlainan.

Dengan berkembangnya teknologi membuat perangkat teknologi canggih melakukan proses teknik absorpsi kimia dengan baik. Adapun tujuannya ada berbagai macam, seperti untuk proses fisika maupun kimia. Misalkan pada proses asam basa ataupun pada contoh penyerapan karbondioksida oleh kandungan natrium hiroksida.

Pengertian absorpsi dapat disebut juga sebagai bagian dari proses pemindahan energi. Dimana yang satu pihak berperan menangkap zat dan melakukan pendistribusian. Untuk pendistribusian bahan zat tersebut bisa bersifat menyeluruh ataupun sebagian di permukaan saja yang dilakukan oleh Absorben.

Dengan demikian agar mudah dipahami bahwasanya pengertian absorpsi merupakan sebuah proses kegiatan fisika yang tak ada kaitan apapun dengan proses kimia atau fisika. Adapun jenis-jenis absorpsi terdiri dari dua jenis. Yang pertama absorpsi berupa fisika yang dinamakan absorpsi tidak reaktif.  Sedangkan jenis kedua adalah absorpsi kimia yang memiliki sifat reaktif.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang terkenal dengan sebutan KBBI dijelaskan tentang arti dari makna absorpsi. Absorpsi artinya penyerapan. Penyerapan dalam arti luas pada berbagai bidang kehidupan.

Seperti penyerapan atau absorpsi air yang dilakukan oleh tanaman dari dalam tanah. Istilah penyerapan secara istilah umum berarti terserapnya suatu zat yang berada di luar untuk masuk ke dalam zat yang baru.

Absorpsi adalah suatu proses memisahkan bahan dan atau menyerapkan sebuah zat pada zat yang lain. Prosesnya dimulai dari penyerapan zat yang memasuki pada suatu zat oleh zat penyerap.  Contohnya pada kejadian  gas yang memasuki benda padat atau cair atau proses difusi .

absorpsi adalah

Adapun aplikasi dari absorpsi adalah dalam proses pembuatan ethanol, urea dan lain-lain. Berdasarkan bentuknya, absorpsi terbagi ke dalam berbagai bentuk. Seperti absorpsi fisika dan absorpsi kimia.

Absorpsi fisika adalah suatu penyerapan pada zat gas yang terlarut yang tak dilengkapi reaksi kimia. Munculnya absorpsi fisika disebabkan adanya pelarutan gas ke tahap air, difusi dan hubungan fisik.  Misalkan pada absorbsi karbonat, proplen, dan metanol. Adapun yang menjadi mekanisme dari absorpsi fisik adalah teori permukaan yang diperbarui, teori penetrasi dan teori model film.

Sedangkan absorpsi kimia adalah suatu proses absorpsi suatu gas yang terlarut yang dilengkapi dengan terjadinya reaksi kimia. Dalam hal ini, misalkan absorpsi pada larutan K2CO3, NaOH, MEA dan lan-lain.

Pemanfaatan Absorpsi

Istilah absorpsi dan adsorpsi adalah dua istilah yang nyaris sama dalam segi bahasa. Namun dalam segi istilah pemaknaannya sangat berbeda. Perbedaan keduanya terdapat pada contoh pemakaiannya dan pengertiannya masing-masing.

Absorpsi adalah terdapatnya suatu zat yang dilakukan penyerapan pada zat air secara komprehensif di larutan kimia. Absorpsi berlangsung di lapisan permukaan. Adapun contoh pemanfaatan absorpsi, antara lain :

1.Menghilangkan logam berat

Salah satu pemanfaaatan absorpsi adalah dalam menghilangkan logam berat. Hal ini sangat berguna untuk mengatasi pencemaran lingkungan yang kotor.

2.Mengendalikan udara yang tercemar

Manfaat berikutnya dari absorpsi adalah dalam rangka mengendalikan pencemaran udara. Terutama pada bagian gas amoniak, nitrogen, klorida, dan gas sulfur.

3.Melakukan penyerapan racun dari norit

Pemanfaatan absorpsi  selanjutnya adalah dalam menyerap racun.

Fungsi Absorpsi

Fungsi absorpsi meliputi banyak bidang. Seperti  dalam bidang dunia industri. Berikut ini beberapa fungsi dari absorpsi pada dunia industri, antara lain :

1.Mempertinggi nilai barang dengan pengubahan pada tahapannya

Absorpsi yang digunakan pada dunia industri bermanfaat untuk mengubah sebuah benda atau zat yang menjadi bernilai tinggi.

2.Membantu proses dalam membuat  formalin

Formalin yang memiliki tahapan cair dan gas bisa diproduksi lewat proses absorpsi.

fungsi absorpsi

3.Membantu dalam proses membikin asam nitrat

Dalam proses pembuatan asam nitrat dapat berjalan lancar lewat terjadinya reaksi pada kolom absorpsi.

4.Memutihkan pada gula tebu

Pada warna gula yang dilarutkan lewat arang tulang atau tanah diatomae akan melakukan  pemutihan pada gula.

5.Norit

6.Menjernihkan air

Fungsi absorpsi berikutnya adalah menjernihkan air lewat pemberian alumunium sulfat atau tawas.

Proses Terjadinya Absorpsi

Absorpsi adalah sebuah proses pemisahan campuran gas terhadap bahan-bahan. Hal tersebut  dilaksanakan melalui menggabungkan antar bahan. Absorpsi terjadi saat zat-zat yang terdapat di dalamnya dilakukan penyerapan terhadap zat penyerap. Contohnya pada kejadian pelarutan yang terjadi pada benda padat atau cair.

Proses absorpsi dapat terjadi berkat adanya  berbagai unsur atau istilah. Seperti komponen yang diserap bernama solut dan komponen penyerap bernama solvent. Absorpsi  terdiri dari absorpsi komponen dan absorpsi multi komponen. Absorpsi satu komponen mempunyai satu bagian yang dipergunakan untuk melakukan penyerapan. Sedangkan absorpsi multi komponen mempunyai komponen yang bisa menyerap lebih dari satu komponen.

Adapun yang menjadi tujuan dari berlangsungnya absorpsi adalah agar bisa melakukan pemisahan gas khusus dari bahan campuran yang tak dikehendaki.  Untuk berlangsungnya proses absorpsi dibutuhkan alat-alat absorpsi yang dinamakan absorber.

19 Absorpsi Adalah: Pengertian, Fungsi dan Proses Terjadinya

Mekanisme absorpsi terdiri dari difusi pasif, transpor konvektif, transpor aktif, dan transfer masa absorpsi gas. Pada dasarnya , proses absorpsi bisa terjadi pada pencernaan. Seperti pada hewan ruminansia.

Prinsip kerjanya dimulai dengan pemanfaatan pada difusivitas partikel-partikel gas pada terlarut yang berperan untuk solven.  Seperti memisahkan tetesan air dengan molekul debu. Penyerapan atau absorpsi yang terjadi pada proses pencernaan menjadi istilah ciri khas absorpsi.

Absorpsi adalah suatu bentuk upaya memisahkan bahan pada dunia industri kimia. Sehingga dengan demikian jelas, industri berikut yakni industri kimia menggunakan proses absorpsi dalam penerapannnya.

Adapun faktor yang mempengaruhi proses terjadinya absorpsi adalah sebagai berikut.

1.Laju alur gas.

Kian tinggi laju alur gas maka akan kian jelek penyerapan yang terjadi

2.Tekanan operasi

Faktor berikutnya yang mempengaruhi absorpsi adalah tekanan operasi.  Kian besar tekanan operasi maka akan kian bagus proses penyerapan hingga limit yang ditentukan.

proses terjadinya absorpsi

3.Temperatur operasi

Berikutnya hal yang mempengaruhi proses terjadinya absorpsi adalah temperatur operasi. Kian kecil temperatur operasi maka kian bagus proses serapan yang dilakukan.

4.Komposisi pada aliran air

Apabila ada unsur yang bekerja dengan bereaksinya CO2 akan membuat proses serapan yang lebih bagus.

5.Laju air

Selanjutnya yang mempengaruhi proses terjadinya absorpsi adalah laju alir air.

Perbedaan Absorpsi dan Adsorpsi

Adsorpsi dengan absorpsi dilihat berdasarkan huruf hampir sama dalam penamaan dan penyebutannya. Namun kedua jenis proses dalam kimia itu berlainan.  Berikut ini beberapa hal yang menjadi perbedaan absorpsi dan adsorpsi yang penting diketahui.

1.Atas segi gejala

Perbedaan absorpsi dan adsorpsi yang pertama adalah dari segi gejalanya. Adsorpsi merupakan peristiwa pada permukaan. Adapun absorpsi merupakan peristiwa pada ruah dinamakan pula bulky.

2.Atas pertukaran panas

Perbedaan lanjutan dari absorpsi dan adsorpsi yaitu dari segi pertukaran panas. Adsorpsi menjalani penukaran panas sistem eksotermik. Sedangkan absorpsi menjalani pertukaran panas lewat endotermik.

3.Temperatur atau suhu

Perbedaan absorpsi dan adsorpsi berikut adalah dari segi suhu. Adsorpsi dalam menjalani proses berlangsungnya ditentukan oleh temperatur pada lingkungan. Akan tetapi, absorpsi berlawanannya. Dalam arti tidak dipengaruhi dan ditentukan oleh lingkungan sekitarnya.

4.Atas aspek laju reaksi

Perbedaan berikutnya, adsorpsi menjalani prosesnya secara kimia ataupun fisika dengan tingkat lajunya yang semakin meninggi hingga batas seimbang. Sedangkan absorpsi menjalankan proses pemisahannya dengan laju reaksi yang senantiasa sama dari permulaan sampai terakhir.

5.Konsentrasi

Perbedaan selanjutnya dari absorpsi memperlihatkan suatu konsentrasi berlainan di permukaan  adsorben. Adapun adsorpsi sebuah proses yang memperlihatkan konsentrasi sama.

6.Pengertian

Perbedaan yang terakhir dari absorpsi dan adsorpsi dari segi pengertian. Absorpsi adalah sebuah sistem memisahkan antara satu zat dengan zat gas yang berfungsi menjadi penyerap. Lewat proses ini mengakibatkan timbulnya proses pemindahan unsur gas ke dalam tahapan cairan.

Adapun adsorpsi berlangsung pada saat sebuah zat melakukan penarikan pada zat yang lain yang berada di sekitarnya.

Demikian perbedaan absorpsi dan adsorpsi. Disamping perbedaan tersebut terdapat juga kesamaan dari keduanya.  Seperti keduanya memiliki jenis yang sama secara jenis kimia ataupun jenis fisika.

perbedaan absorpsi dan adsorpsi

Contoh Absorpsi

Berikut ini contoh-contoh dari absorpsi adalah dalam kehidupan manusia sehari-hari yang bisa kita temukan.

  1. Mencuci menggunakan sabun
  2. Proses pewarnaan yang dilakukan dengan mencelupkan serat wol
  3. Menjernihkan air memakai tawas
  4. Pemakaian norit bagi obat sakit perut
  5. Gula putih yang dilakukan pemutihan
  6. Dan lain sebagainya

Demikianlah penjelasan tentang apa itu absorpsi adalah beserta contoh, fungsi, dan pemanfaatannya. Jika kalian ingin memperdalam materi pelajaran Kimia ini sebaiknya mengikuti bimbel atau les privat terdekat yang terpercaya agar hasilnya optimal.

19 Absorpsi Adalah: Pengertian, Fungsi dan Proses Terjadinya