Umum

Asesmen Anak Usia Dini, Prinsip dan Contohnya

Asesmen anak usia dini merupakan sebuah proses dan upaya sistematis untuk menilai perkembangan kemampuan anak sejak usia dini. Dari hasil asesmen akan bermanfaat untuk menilai bentuk pendampingan yang tepat untuk mengoptimalkanpotensi anak. Termasuk kebijakan pendidikan pra sekolah apakah sudah berjalan baik atau belum.

Adapun yang dijadikan penilaian atau asesmen pada anak usia dini mencakup banyak hal terutama meningkatkan kemampuan, kemajuan potensinya, maupun perkembangan dan pertumbuhan anak. Semua upaya dalam asesmen anak ini tidak dilakukan sembarangan. Tapi mesti dijalankan sistematis, terencana, objektif, akurat, tepat dan benar.

Menurut salah seorang pakar pendidikan anak dunia, Jamaris bahwa asesmen anak usia dini adalah sebuah aktivitas dalam bidang pendidikan untuk mencari semakin banyak mungkin bukti-bukti  mengenai perkembangan anak dari waktu ke waktu. Yang dilihat perkembangan anak dari hasil belajar di rumah atau di sekolah.

Asesmen Anak Usia Dini

Banyak orang yang belum tahu apa itu asesmen untuk anak usia dini. Untuk mulai mengetahuinya maka kita dapat menelaah pengertian asesmen yang merupakan kata serapan dari bahasa Inggris.

Asesmen berasal dari bahasa inggris yakni assesment yang artinya sebuah proses yang dijalankan dalam mengamati, mencatat sampai melakukan dokumentasi performa siswa beserta karya siswa. Dari kegiatan terencana tersebut anda bisa mengetahui asal mula atau proses bagaimana seorang siswa dapat memproduksi karya.

Kita juga bisa memahaminya dari pengertian secara bahasa dan istilah. Asesmen artinya penilaian. Sehingga jika ditambahkan dengan anak usia dini berarti adalah suatu penilaian yang dilakukan terhadap anak yang masih berusia dini. Penilaian yang meliputi mengamati dan mengukur kemajuan anak secara kontinyu.

Dapat disebut pula kegiatan asesmen adalah kegiatan mengumpulkan data secara lengkap atas kinerja sang anak yang masih usia dini. Sasaran asesmen anak usia dini termasuk untuk mengukur perkembangan sang anak dari waktu ke waktu. Kemajuan kemampuan maupun soft skill anak bisa dipantau terus secara baik dan teratur.

Salah seorang ahli perkembangan pendidikan usia dini, Harun Rasyid mengemukakan secara gamblang apa itu asesmen anak dan tujuannya. Banyak orang yang menganggap asesmen adalah upaya untuk mengukur dan melihat kemajuan dan prestasi anak. Namun bukan hanya itu asesmen juga mempunyai tujuan yang spesifik yakni untuk memantau terus tingkat kemajuan anak.

Anak usia dini termasuk kalangan anak-anak taman kanak-kanak dan PAUD. Semua kalangan anak tersebut perlu dipantau assesmen dan perlu dilihat kemajuan dan prestasi dari ke hari. Supaya perkembangan anak berjalan baik dan normal. Untuk melakukannya, peran guru dan orang tua dalam asesmen anak usia dini sangat penting.

Seorang anak mengalami perubahan kemampuan dan perkembangan yang berubah-ubah setiap waktunya. Dari mulai bayi merangkak sampai bisa berjalan. Dari mulai anak belajar mengeja huruf sampai bisa membaca. Semua itu dapat dilihat dan diukur menggunakan teknik asesmen. Setiap orang tua pastinya akan bahagia menyaksikan anaknya tumbuh berkembang secara sehat dan normal sesuai umurnya.

Prinsip Asesmen Anak Usia Dini

Jangka waktu pelaksanaan asesmen anak tidak dilaksanakan secara sekaligus misalkan pada akhir tahun ajaran. Tapi sudah dilaksanakan sejak tahun ajaran baru dimulai sang anak mulai bersekolah sudah dilakulan asesmen secara sistematis dan berkesinambungan.

Salah satu bentuk contoh asesmen pembelajaran PAUD adalah dengan melihat sikap, perbuatan maupun perkataan sampai karya buatannya. Misalkan dengan melihat contoh karya yang dibuat oleh anak dalam bentuk tulisan, gambar dll.

Berikut ini sejumlah prinsip asesmen anak usia dini yang perlu Anda tahu.

  1. Penentuan keperluan utama anak. Dalam proses asesmen yang dilaksanakan secara nyata dan dokumentasi maka akan diketahui hal-hal apa saja yang dibutuhkan oleh sang anak untuk meningkatkan kemampuan dan perkembangan belajar anak usia dini.
  2. Penentuan sasaran asesmen
  3. Mengumpulkan data-data yang lengkap tentang anak usia dini secara kuantitatif dan kualitatif. Data-data tersebut kemudian dianalisis sehingga didapatkan sebuah kesimpulan atau program yang perlu dilakukan bagi seorang anak berdasarkan kebutuhan terhadap asesmen.
  4. Melaksanakan kegiatan diagnosis. Prinsip asesmen anak usia dini juga mencakup yang namanya penelitian terhadap apa yang menjadi hambatan perkembangan pada anak. Kemudian informasi penting ini bisa ditindaklanjuti hingga menjadi sarana atau program yang baik dan tepat.

Tujuan Asesmen Anak Usia Dini

Manusia adalah makhluk hidup yang berkembang. Apalagi pada masa bayi atau anak-anak. Hal tersebut membuat munculnya teori asesmen pada anak usia dini. Bagi anda yang tidak berkecimpung dalam dunia pendidikan pastinya akan sangat asing mendengar istilah asesmen anak beserta manfaat, proses dan tujuannya.

Berikut beberapa tujuan asesmen anak usia dini yang berguna untuk mendampingi anak.

  1. Untuk mengukur segala hal yang berkaitan dengan pertumbuhan anak lewat skala pribadi.
  2. Untuk meneliti apakah anak usia dini bersangkutan memiliki hambatan pertumbuhan dalam belajar atau tidak. Kalau sang anak mempunyai hambatan pertumbuhan dalam belajar maka dokter bersama dengan orangtua bisa segera bekerjasama dalam upaya mencarikan obat atau solusinya.
  3. Mencari program atau upaya yang baik dalam meningkatkan perkembangan anak dalam belajar, termasuk literasi anak sejak dini.

Teknik Asesmen

Untuk melakukan asesmen terhadap anak usia dini memerlukan teknik-teknik tertentu. Berikut ini beberapa teknik dalam asesmen anak, antara lain:

  1. Penilaian tugas
  2. Tes essay
  3. Kombinasi tes essay dan tes selected response.

Contoh Asesmen Pembelajaran PAUD

Untuk melakukan asesmen bagi seorang guru dapat dilakukan di lingkungan taman kanak-kanak maupun pendidikan anak usia dini. Berikut ini contoh asesmen pembelajaran PAUD, antara lain:

1.Melakukan pengamatan

Hal utama untuk mulai melakukan asesmen adalah dengan melakukan pengamatan terhadap tindakan dan sikap anak yang dituju. Tindakan dan sikap anak tentu akan berkembang semakin dewasa seiring kemajuan pada diri anak.

2.Dokumentasi

Setelah melakukan pengamatan dalam rangka asesmen pada anak usia dini, selanjunya segala tindakan dan hasil karya anak dicatat.

3.Memberikan tugas

Contoh asesmen pembelajaran PAUD berikutnya dengan cara memberikan tugas pada anak. Misalkan tugas membuat kerajinan tangan atau menanam biji pohon dalam rangka penilaian atau asesmen.

Peran Guru dan Orang Tua Dalam Asesmen Anak Usia Dini

Guru merupakan tenaga pendidik yang bertanggungjawab untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan kepada setiap peserta didik. Sebagai komponen utama pendidikan, guru mempunyai tugas untuk melayani pembelajaran yang dilakukan setiap murid sekolah.

Peran guru dan orang tua dalam asesmen anak usia dini sangat penting. Guru bukan hanya memberikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik tapi juga memberikan contoh teladan yang baik bagi para muridnya.

Dalam proses asesmen, seorang guru Taman Kanak-kanak memegang peran yang sangat penting. Karena guru adalah orang pertama di sekolah yang melakukan asesmen pada setiap muridnya. Sehingga bisa diketahui kemajuan perkembangan setiap siswa dan siswi.

Dari hasil laporan atau hasil asesmen tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala sekolah dan orang tua murid untuk ditindaklanjuti program upaya meningkatkan kemajuan perkembangan pada anak usia dini.

Sedangkan peranan orang tua dalam asesmen anak juga tak kalah pentingnya. Pada masa sekarang wabah pandemi Covid-19 berangsur turun tingkat penyebaranya dan mulai berganti dengan wabah virus jenis omicron di sejumlah negara. Hal tersebut membuat terjadinya beberapa perubahan pola hidup di masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan di sekolah.

Misalkan yang asalnya belajar di sekolah secara tatap muka langsung dengan berada di satu ruangan kelas. Namun sejak wabah Covid-19 sistem pembelajaran di sekolah dilakukan secara virtual. Atau istilahnya belajar online.

Pada masa Covid-19 yang belum usai membuat setiap orang harus waspada terhadap bahaya penularan yang masih mengancam. Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dengan demikian sudah menjadi tanggung jawab bagi setiap orang untuk mencegah penularan penyebaran virus corona. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dalam mengatasi wabah pandemik Covid-19.

Begitupun pemerintah secara langsung tidak membuka sekolah secara tatap muka secara langsung.Namun pemerintah memperhatikan tingkat penyebaran, zona dan faktor lain untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan terjadinya wabah covid ataupun omicron terjadi kembali meningkat di Indonesia.

Pada mulanya setiap anak- anak sekolah merasa canggung dengan pembelajaran daring. Namun seiring berjalannya waktu, anak-anak sekolah sudah terbiasa belajar di rumah secara online. Pemerintah menyediakan sarana dan prasarana untuk belajar secara online dapat berjalan lancar. Seperti dengan memberikan kuota internet gratis untuk belajar online pada setiap anak murid atau orang tua murid dan guru.

Dalam pembelajaran online di rumah atau daring maka orang yang ikut disibukkan adalah orang tua murid. Guru  sendiri dibantu oleh orang tua murid dalam menjelaskan dan membimbing dalam pembelajaran anak didik di rumah.

Peran guru dan orang tua dalam asesmen anak usia dini memegang sangat penting untuk mendorong sang anak agar bisa belajar secara online. Pada belajar dari seperti ini di rumah, orang tua memegang peranan penting dalam memfasilitasi terus jadinya belajar online.

Di satu sisi belajar online di rumah dengan jarak jauh ada beberapa kekurangan. Namun di sisi lain belajar di rumah secara online membawa dampak baik yang sesuai dengan tujuan pemerintah yaitu menghindarkan terjadinya penyebaran virus covid 19.

Pada saat belajar di rumah saat ini orang tua bukan hanya memfasilitasi sang anak untuk dapat belajar online di rumah tapi juga ikut mendorong dan membantu anak untuk memahami mata pelajaran yang disampaikan guru di aplikasi daring di rumah. Kemudian orang tua juga bisa melihat peningkatan kemampuan anak dalam belajar.

Sasaran Asesmen Anak Usia Dini

Sebuah upaya atau program mempunyai tujuan dan manfaatnya masing-masing. Begitu juga program asesmen anak mempunyai tujuan dan sasaran tersendiri. Baik untuk anak PAUD, playgroup, TK hingga sekolah dasar. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini dua poin utama sasaran asesmen anak usia dini, antara lain:

  1. Melakukan analisa terhadap pertumbuhan sang anak dalam proses hasil belajar
  2. Melakukan arahan dan bimbingan terhadap anak pada saat terdapat gejala sang anak mengalami gangguan atau hambatan pada motorik halus, motorik kasar, bahasa, maupun kepekaan indera. Dalam hal ini, tugas guru juga ikut bertanggungjawab terhadap perkembangan anak dalam prestasi belajar maupun kesehatan.

Macam-Macam Asesmen PAUD

Ada banyak keuntungan bagi orang tua dan guru menerapkan macam-macam asesmen PAUD pada anaknya. Salah satunya mereka bisa mengetahui apa yang menjadi kelebihan dan bakat anaknya. Sehingga sang anak bisa dimaksimalkan dalam bakat dan kelebihan tersebut dalam beberapa upaya yang nyata.

Ada berbagai macam teknik asesmen PAUD. Semua itu berguna untuk menilai semua anak murid dapat berkembang secara baik atau tidak. Berikut ini macam-macam asesmen PAUD yang sebaiknya Anda tahu.

  1. Menyaksikan dan mengamati secara cermat yang kemudian ditulis hasil pengamatan tersebut
  2. Interview. Untuk mendapatkan keterangan lengkap dari seorang anak, anda bisa melakukan teknik wawancara yang objektif untuk menilai perkembangan anak usia dini
  3. Sosiometri dan Catatan Anekdot
  4. Pemeriksaan secara medis
  5. Portofolio
  6. Unjuk kerja

Itulah informasi tentang asesmen anak usia dini yang penting untuk diketahui para guu maupun orang tua. Jika anda ingin mengetahui lebih lengkap tentang informasi ini anda bisa mempelajarinya melalui berbagai buku bertema pendidikan yang banyak dijual di toko buku terdekat.

Yusuf C

Recent Posts

Mengenal Energi Kinetik: Manfaat, Bentuk, Rumus dan Contohnya

Energi kinetik, pernahkah kamu mendengarnya? Itu adalah kekuatan yang mendorong segala sesuatu bergerak, dari bola…

10 menit ago

Mengenal Pengertian Zat Aditif, Jenis, Ciri-Ciri, Dampak dan Contohnya

Apakah Anda tahu bahwa zat aditif sering digunakan dalam berbagai produk makanan dan minuman yang…

20 jam ago

Memahami Struktur Kloroplas, Fungsi, Ciri-Ciri dan Cara Kerjanya

Kloroplas merupakan struktur membran dari sel tumbuhan yang berfungsi sebagai mesin kehidupan yang mengubah sinar…

2 hari ago

Memahami Pengertian Zat Adiktif, Jenis, Ciri-Ciri, Contoh dan Dampaknya

Zat adiktif merajalela karena akan berpotensi merusak kehidupan banyak orang dan meruntuhkan masyarakat kita. Setiap…

3 hari ago

Apa itu Globalisasi, Ciri-Ciri, Proses, Bentuk dan Pengaruhnya

Globalisasi telah menjadi isu yang mendesak dalam beberapa dekade terakhir. Dengan semakin hilangnya batas-batas geografis,…

4 hari ago

10 Ide Rahasia Edit Video Wisuda Terbaik dan Berkesan

Pernahkah kamu berpikir untuk mengedit video wisuda yang berkesan? Wisuda merupakan salah satu momen penting…

5 hari ago