Anak

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Pemalu?

Cara Mengatasi anak pemalu perlu dilakukan dengan bertahap. Oleh karena itu, sebagai orang tua, Anda sebaiknya tidak memarahi ataupun memaksa anak supaya menjadi sosok pemberani seperti yang Anda harapkan. Sebagai upaya mengatasi hal tersebut, Anda perlu memberinya semangat dan motivasi dengan mencontohkan beberapa hal supaya anak menjadi lebih berani.

Cara Mengatasi Anak Pemalu yang Bisa Anda Lakukan

  • Jangan Mengatakan Kepada Anak bahwa Dirinya Pemalu

Walaupun memang benar bahwa sang anak memiliki karakter pemalu, akan lebih baik jika Anda tidak melabeli dirinya sebagai “anak pemalu”. Sebab, anak akan meyakini jika dirinya adalah anak pemalu seperti yang Anda katakan.

Sebagai orang tua, sebaiknya Anda juga memberitahukan kepada orang-orang di sekitar anak supaya tidak melakukan hal tersebut. Justru sebagai orang tua, cara mengatasi anak yang pemalu yang bisa Anda lakukan yaitu dengan selalu mendukungnya supaya anak lebih berani, bisa dengan menggunakan kata yang bersifat suportif dan afirmatif.

  • Membangun Rasa Percaya Diri pada Anak

Cara mengatasi anak pemalu yang selanjutnya yaitu dengan cara membangun keberanian pada anak. Anda bisa mengajaknya berinteraksi dengan seseorang yang tak dikenal. Anda bisa memulainya dengan memintanya memesan makanan kepada pelayan ketika sedang berada di restoran, kemudian memintanya untuk membayar di kasir dengan uang yang Anda berikan. 

Tindakan sederhana tersebut, jika Anda terapkan terus menerus dan bertahap, lambat laun akan memberikan dampak positif pada anak. Mereka jadi terbiasa dengan orang yang tidak mereka kenal, bahkan berani untuk memulai percakapan terlebih dahulu.

  • Memberinya Pujian

Ketika anak telah menunjukkan bahwa dirinya telah memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Misalnya sudah berani menyapa orang yang mereka temui, Anda bisa memberinya sebuah apresiasi, bisa berupa pujian. 

Tindakan sederhana tersebut bisa membuat anak merasa jika dirinya telah melakukan sesuatu yang benar dan baik. Di Edumaster, anak akan selalu diberikan sebuah apresiasi ketika telah melakukan pencapaian tertentu, sehingga dirinya termotivasi untuk melakukan hal yang lain.

  • Jangan Memarahi Anak

Saat anak Anda menunjukkan sifat yang pemalu, Anda sebaiknya memahami terlebih dahulu terkait dengan perasaan sang anak. Mengatasi anak pemalu bisa dimulai dengan memposisikan cara pandang Anda pada posisi sang anak dalam menghadapi lingkungan sekitar. 

Kemudian Anda juga dapat menjelaskan secara perlahan jika sebenarnya tidak ada yang perlu ditakuti. Cara mengatasi anak yang pemalu dapat Anda lakukan dengan menggunakan langkah sederhana seperti ini. Anda hanya perlu melakukan pendekatan dengan anak secara perlahan.

Penyebab Anak Pemalu yang Harus Anda Kenali

  • Rasa Percaya Diri yang Rendah di Lingkungan

Keyakinan yang kurang pada kemampuannya untuk bergaul, menjadikan anak memiliki sifat pemalu. Rasa malu tersebut berupa rasa takut maupun tidak nyaman. Hal tersebut bisa disebabkan karena keberadaannya pada situasi yang asing dan bersama orang-orang yang belum dikenali. 

Rasa takut inilah yang menjadi penghambat kemampuan anak dalam menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain. Di sinilah peran orang tua dibutuhkan untuk membantu menumbuhkan kepercayaan kepada anak. Edumaster selalu berusaha meningkatkan kepercayaan diri anak dengan terus memberikan motivasi dan dorongan hingga anak terbiasa dengan lingkungan baru. 

  • Anak Tidak Nyaman Menjadi Pusat Perhatian

Penyebab anak pemalu bisa dikarenakan dirinya yang tidak nyaman apabila menjadi pusat perhatian, melainkan lebih nyaman ketika ada di balik layar. Dalam sebuah penelitian juga didapatkan bahwa anak yang memiliki sifat pemalu dapat merasa cemas maupun terhambat ketika berada di lingkungan yang tidak familiar.

Biasanya anak yang pemalu juga merasa gugup ketika berada pada sebuah acara tertentu. Hal ini disebabkan karena dirinya merasa kebingungan akan mengatakan hal apa saat orang tertentu memberikan perhatian kepada dirinya.

  • Pernah Menjadi Korban Bullying

Seorang anak yang sempat diintimidasi oleh orang lain cenderung tumbuh menjadi seseorang yang pemalu dan sensitif. Sebagian besar koran bullying akan memiliki rasa percaya diri yang rendah. 

Oleh sebab itu, tidak aneh jika anak yang pernah dibully lebih senang menyendiri dan bersembunyi daripada berbaur bersama dengan teman-teman yang lain. Sebagai orang tua, Anda sebaiknya selalu berusaha untuk menjadi sosok sahabat yang dipercaya anak, sehingga mereka mau menceritakan apa yang dialami ketika dirinya bersama dengan teman-temannya.

  • Orang Tua yang Otoriter

Orang tua yang sering mengolok-olok ataupun memarahi anak bisa menjadi penyebab anak pemalu. Rasa percaya dirinya menjadi rendah dan ketika dirinya akan bersosialisasi di lingkungannya, mereka sering merasa ragu, takut, dan tidak mengerti bagaimana cara untuk memulainya.

Sehingga sebagai orang tua, Anda harus memahami dengan baik bagaimana perasaan anak, tidak terlalu protektif maupun bersikap otoriter. Sebab karakter yang tumbuh dalam diri sang anak sangat dipengaruhi oleh peran orang tua dalam mendidiknya.

  • Rasa Takut Akan Penolakan Sosial

Ketika Anak sudah menginjak usia 2 atau 3 tahun, mereka akan mulai memahami bagaimana rasa ragu, malu, dan cemas. Seringkali sang anak merasa kurang yakin dengan hal yang dilakukan, sehingga sulit untuk mengeksplorasi ke hal-hal yang lain. 

Hal tersebut bisa disebabkan karena adanya perasaan takut ditolak oleh lingkungan. Karena berbagai kemungkinan tersebut, maka Anda harus mengamati dengan baik bagaimana perilaku sang anak. Bisa jadi anak mengalami depresi, obsesif komplusif, maupun kecemasan sosial.

Doa untuk Anak Pemalu yang Bisa Anda Amalkan

  • Doa yang bisa diamalkan karena merasa takut

Usaha dalam mengatasi anak pemalu bisa Anda lakukan dengan mengamalkan doa-doa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah. Doa merupakan salah satu upaya yang cukup manjur, karena Anda sebagai orang tua memiliki ucapan dan doa yang mudah terkabul jika diperuntukkan kepada anak Anda.

Salah satu doa tersebut yaitu, Allahumma innaa naj’aluka fii nuhuurihim, wa na’uudzubika min syuruu rihim. Doa untuk anak pemalu tersebut memiliki arti “Ya Allah, sebenarnya diriku menjadikan Engkau pada leher orang-orang itu (supaya kemampuan mereka tidak bekerja ketika bertemu kami), dan diriku hanya berlindung pada-Mu dari perlakuan jahat yang mereka lakukan”.

  • Doa yang bisa diamalkan karena merasa cemas

Anak yang pemalu bisa disebabkan karena timbulnya kecemasan dari dalam dirinya. Untuk itu, Anda bisa mengajarkan kepada anak beberapa doa untuk anak pemalu, contohnya yaitu “Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal huzni, wal ajzi, wal kasali, wal bukhli, wal jubni, wal dhola’id daini, wa gholabatir rijali”.

Doa tersebut memiliki makna sebagai sebuah permintaan kepada Tuhan dalam hal perlindungan. Perlindungan yang dimaksud diantaranya rasa cemas, sedih, lemah, bakhil, tekanan dari orang lain, dan beban hutang.

Mengatasi anak pemalu sebenarnya cukup mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu memahami dengan baik bagaimana kondisi anak dan terus bersabar, sebab proses untuk anak menjadi berani pada setiap individu tidaklah sama. 

Les Privat

Recent Posts

Mengenal Penemu Jam: Sejarah dan Perkembangannya

Tampaknya aneh untuk berpikir bahwa penemu jam adalah orang yang jarang dipikirkan orang, namun ada…

4 jam ago

Panduan Belajar Bahasa Jerman: Kenapa Penting, Tahapan Awal, dan Metode Belajar yang Cocok

Kenapa Belajar Bahasa Jerman? Dengan belajar Bahasa Jerman merupakan salah satu bahasa yang paling berpengaruh…

9 jam ago

Panduan Lengkap Belajar Bahasa Belanda untuk Pemula

Belajar bahasa Belanda bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berharga. Jika Anda mahir berbahasa Belanda,…

1 hari ago

Panduan Belajar Bahasa Korea: Dari Alasan Hingga Metode Efektif

Belajar bahasa baru seperti belajar bahasa Korea akan membuka banyak hal baik di masa mendatang.…

1 hari ago

Belajar Bahasa Jepang: Mengapa Penting dan Bagaimana Tahap Awalnya

Kenapa Belajar Bahasa Jepang itu Penting? Kenapa belajar bahasa Jepang itu penting? Karena ada banyak…

1 hari ago

Belajar Bahasa Arab: Kenapa Penting dan Bagaimana Tahapannya

Kenapa Belajar Bahasa Arab itu Penting? Kenapa belajar bahasa Arab itu penting? Bahasa Arab adalah…

2 hari ago