Contoh kegiatan kognitif anak sangat banyak. Orang tua bisa memberikan beragam bentuk aktivitas yang dapat menumbuhkan koginitif anak. Mendorong perkembangan kognitif anak usia dini sangat penting untuk mengoptimalkan segala potensinya.

Kemampuan kognitif berkaitan dengan kemampuan berpikir seorang anak. Kemampuan ini sudah ada sejak anak berumur  0-1 tahun. Seiring bertambahnya usia, kognitif pada anak akan tumbuh dan berkembang. Orang tua perlu mendukung upaya untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak.

Kemampuan kognitif pada anak memegang peranan yang sangat penting. Apalagi bagi anak yang akan memasuki jenjang pendidikan formal di sekolah sekolah dasar. Dengan kemampuan kognitif yang optimal akan memudahkan anak menyerp dan memahami setiap materi yang diberikannya di sekolah.

perkembangan kognitif anak usia dini

Pada usia lima tahun, kemampuan kognitif anak akan berkembang sangat pesat. Namun perkembangan ini juga akan terus berjalan seiring dengan umur yang bertambah hingga dewasa. Setiap orang tua pastinya mengharapkan anaknya berkembang dalam kemampuan kognitifnya sesuai usianya.

Tumbuh kembang seorang anak mencakup banyak aspek yang sebaiknya orang tua ketahui, yaitu meliputi:

  1. Perkembangan fisik
  2. Perkembangan komunikasi atau bahasa
  3. Perkembangan emosional
  4. Perkembangan kognitif

2 1 Contoh Kegiatan Kognitif Anak dan Perkembangannya

Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini

Untuk perkembangan kognitif anak usia dini menjadi pembahasan tersendiri. Kemampuan kognitif pada anak usia dini adalah kemampuan berpikir yang baik seorang anak sedini mungkin. Anak yang cerdas dan pandai biasanya adalah anak yang memiliki kognitif yang baik. Dimana seorang anak bisa berpikir atas suatu informasi dan pengetahuan yang masuk ke dalamnya.

Ciri-ciri kemampuan kognitif anak yang berkembang baik adalah seorang anak yang mampu berpikir secara baik atas segala pengetahuan yang masuk ke dalam dirinya. Dalam proses belajar mengajar di sekolah, seorang anak disyaratkan untuk sudah mempunyai kemampuan kognitif yang baik.

Baca juga Cara Mengajar Anak TK Menulis, Ortu Wajib Tahu!

Sehingga setiap materi mata pelajaran di sekolah dapat dicerna dan dipahami oleh setiap anak dengan baik. Bahkan seorang anak yang mempunyai kemampuan kognitif baik akan mampu menyelesaikan masalah dirinya maupun orang lain dengan cara yang tepat dan bijak.

contoh kegiatan kognitif anak

Dengan kemampuan sensorik yang diperoleh anak akan diubah menjadi kemampuan kognitif. Seorang anak akan berpikir yang baik atas segala ilmu pengetahuan yang diperolehnya. Mereka akan mengaitkan dengan hal-hal yang ada di sekitarnya jika ia sudah bisa memiliki kemampuan kognitif yang baik. Semua itu bisa terwujud jika kita dukung dengan melakukan beberapa contoh kegiatan kognitif anak.

Perkembangan kognitif pada anak berkembang pada beberapa masa. Yang dimulai dari masa usia 0 tahun sampai 2 tahun yang disebut masa sensorimotor.Seorang anak memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan pada masa ini berdasarkan apa yang ia dapatkan dan rasakan dari organ sensoriknya.

Cara Meningkatkan Kemampuan Kognitif

Dalam diri seorang anak terdapat beberapa kemampuan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepada manusia sejak lahir. Salah satunya adalah kemampuan kognitif. Apa itu kemampuan kognitif?

Sebuah kemampuan untuk mendapatkan setiap arti dari sebuah pengetahuan yang didapatkan berasal dari sumber informasi dan pengalaman. Setiap anak memiliki kemampuan kognitif yang berbeda-beda. Kemampuan kognitif ini akan berkembang dengan baik seiring bertambahnya usia seorang anak.

Baca juga Perbedaan Sensorik dan Motorik Anak dengan Contoh

Kemampuan kognitif ini  diperlukan sekali terutama ketika anak memasuki jenjang pendidikan TK dan SD. Dengan kemampuan kognitif ini maka seorang anak bisa mencerna pengetahuan secara baik. Seorang anak akan memahami tugas yang diberikan oleh guru kepadanya.

Melihat peran penting kemampuan kognitif ini membuat para orang tua sejak dini melatih kemampuan kognitif anak. Seperti dengan memberikan permainan yang melatih kognitif anak.

kegiatan kognitif anak usia 4-6 tahun

Upaya dan cara meningkatkan kemampuan kognitif anak bisa dengan memberikan contoh kegiatan kognitif anak. Seperti dengan cara mengasah keterampilan berpikir anak. Segala informasi dan pengetahuan yang diperolehnya maka akan dipikirkan ulang dan disambungkan dengan pengetahuan sebelumnya.

Semua orang tahu kemampuan kognitif anak berada dalam tahap masih rendah. Kemampuan berpikir masih sederhana. Berbeda dengan kemampuan orang dewasa, mereka telah bisa berpikir secara baik, mapan serta lebih kreatif dalam menghubungkan dengan informasi sebelumnya.

Untuk bisa mengasah keterampilan kognitif anak dengan baik maka seorang anak harus bisa menguasai keterampilan fokus dan ia juga mudah menghafal atas suatu hal. Ini juga merupakan bentuk kegiatan kognitif anak usia 4-6 tahun yang baik.

Kemampuan berpikir kritis seorang anak merupakan bagian dari kemampuan kognitif. Seorang anak yang belum memiliki kemampuan kognitif dengan baik maka ia akan mengalami kesulitan untuk mengikuti mata pelajaran di sekolah.

Dengan anak yang memiliki kemampuan kognitif maka anak bisa hidup mandiri dan dapat mengikuti pelajaran di sekolah serta dapat bersosialisasi dengan lingkungan luarnya secara baik dan benar. Lalu pertanyaannya apa saja contoh aktifitas yang mendukung perkembangan kognitif anak?

2 1 Contoh Kegiatan Kognitif Anak dan Perkembangannya

Contoh Kegiatan Kognitif Anak

Seorang anak seiring berjalan waktu dan usia akan mulai mengenal dunia luar. Ia akan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya dan mendapatkan ilmu baru dari apa yang ia lihat dan dengar. Semua pengetahuan itu akan masuk dalam otak anak. Kemudian sang anak akan berpikir atas pengetahuan itu hingga mengaitkan dengan hal yang ada di sekelilingnya.

Perkembangan kognitif anak usia dini dapat dilihat dari sikap anak atau pun pertanyaan yang diajukan oleh anak. Seorang anak yang pandai mengaitkan satu hal dengan hal lainnya, baik sebab akibat atau saling berkaitan, merupakan pertanda anak memiliki kemampuan kognitif yang baik.

Lihat juga Literasi Untuk Anak Usia Dini dan Contoh Programnya

Dengan kemampuan kognitif akan menghindarkan seorang anak dari berpikir yang keliru dan mampu memberikan solusi terhadap setiap masalah yang dihadapinya. Berikut ini beberapa contoh kegiatan kognitif anak yang orang tua perlu tahu.

1.Membaca Buku

Aktifitas membaca buku yang dilakukan oleh seorang anak jangan dianggap sepele. Karena baca buku terbukti mampu meningkatkan kemampuan kognitif pada anak. Sebab dengan membaca buku akan memacu anak dapat berpikir kritis dan memahami sebab akibat.

contoh kegiatan kognitif anak

Otak sang anak akan dipacu untuk terus berpikir secara kritis, baik dan ideal sesuai isi buku. Baca buku akan membuat sang anak bisa berpikir secara logis dan berpikir secara sitematis dan menimbulkan ide-ide baru dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.

Untuk memulai kegiatan membaca buku bagi seorang anak yang berguna untuk meningkatkan kemampuan kognitifnya maka orangtua hendaknya memberikan keteladanan dengan rajin baca buku. Pilihlah buku-buku yang cocok bagi anak dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak.

2.Bermain Musik

Memainkan musik dan mendengarkan musik juga bisa menjadi contoh kegiatan kognitif anak untuk membantu meningkatkan kemampuan kognitifnya. Misalkan seorang anak yang bermain alat musik gitar atau seruling maka secara tak langsung sang anak melatih diri terhadap imajinasi dan koordinasi fisiknya.

Lihat juga Fungsi Musik Bagi Otak dan Kehidupan Manusia

Musik selain bisa meningkatkan kecerdasan emosional anak dapat juga meningkatkan kognitif anak. Adapun alat musik sederhana yang bisa dimainkan seorang anak untuk meningkatkan kognitifnya adalah piano, keyboard atau drum.

3.Aneka Permainan

Berbagai permainan anak pun bisa mampu meningkatkan kemampuan kognitif anak. Contoh permainan puzzle yang membuat setiap anak mesti berpikir dalam menyusun puzzle. Kemudian ada lagi permainan teka teki, permainan catur maupun permainan petak umpet.

kegiatan kognitif anak usia 4-6 tahun

Dengan demikian anda sebagai orangtua jangan menganggap sepele terhadap berbagai permainan yang sering dilakukan oleh anak dan teman-temannya karena beberapa permainan tersebut membantu meningkatkan kemampuan kognitif pada anak.

Kegiatan Kognitif Anak Usia 4-6 Tahun

Manfaat yang nyata bagi seorang anak memiliki kemampuan kognitif adalah berkaitan dengan masa depannya. Seorang anak akan mempunyai masa depan yang bagus jika ia sudah mempunyai kemampuan kognitif yang baik. Karena itu para orang tua selalu berusaha keras dengan memberikan contoh kegiatan kognitif anak agar anaknya kemampuan kognitif berkembang optimal.

Baca juga

Ada banyak jenis dan bentuk kegiatan kognitif anak usia 4-6 tahun yang bisa kita berikan. Berikut ini beberapa contoh aktivitas bisa diberikan kepada anak-anak kita.

  1. Kegiatan bermain musik. Kegiatan bermain alat musik yang sederhana seperti main piano, Keyboard, drum maupun harmonika, maupun suling dapat ikut membantu mengembangkan kemampuan kognitif anak. Orangtua bisa memberikan alat-alat musik tertentu yang turut membangun kognitif pada anak.
  2. Permainan petak umpet, catur, puzzle, teka teki, bercerita,  atau kelereng. Sesekali orangtua bisa mengajak anak untuk bermain karena bermain permainan tertentu ikut andil dalam  meningkatkan kemampuan kognitif pada anak.
  3. Membaca buku merupakan kegiatan kognitif anak usia 4-6 tahun yang bisa dilakukan oleh anak. Hal ini akan memberikan banyak manfaat selain mencerdaskan anak juga ikut membangun kemampuan kognitif anak yang lebih baik sejak dini.

perkembangan kognitif anak usia dini

Mempunyai anak yang memiliki kemampuan kognitif yang baik sangat penting. Baik kemampuan melihat sebab akibat maupun dapat berpikir kritis. Ini akan membuat setiap orang tua akan gembira karena anaknya dapat tumbuh kembang dengan baik.

Dengan memberikan berbagai contoh kegiatan kognitif anak akan mendukung tumbuh kembang anak. Anak pun akan dapat melakukan analisis secara baik atas segala pengalaman dan informasi yang diterimanya. Mereka akan berkembang pola pikirnya dan mampu mandiri serta memecahkan masalah yang dihadapinya dengan pikirannya sendiri yang kritis dan benar.

2 1 Contoh Kegiatan Kognitif Anak dan Perkembangannya