Gap year itu apa sih? Mungkin masih banyak orang yang belum tahu. Istilah ini begitu asing, bahkan tak sedikit yng belum perneh mendengarnya. Istilah gap year adalah sesuatu yang berkaitan dengan kuliah. Menuntut ilmu di pendidikan tinggi tidak semua orang bisa merasakannya. Apalagi biaya kuliah yang semakin tinggi hingga tidak terjangkau oleh mereka yang mempunyai keuangan terbatas.

Ada banyak manfaat yang membuat seseorang mesti kuliah. Kuliah akan membuat relasi anda semakin luas. Kuliah akan membuat anda banyak teman. Kuliah juga akan membuat kita lebih luas wawasan dan pikiran. Sehingga bagi lulusan SLTA bisa mengambil kuliah program S1 maupun Diploma menjadi sebuah kebanggaan dan kesempatan yang bagus.

Banyak alasan dan tujuan seseorang kuliah. Dari mulai untuk mengisi waktu luang, meningkatkan karir pekerjaan, hingga benar-benar menuntut ilmu sambil mendapatkan ijazah. Namun mayoritas orang memilih kuliah untuk memperbaiki taraf hidup ekonominya. Mereka berharap mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi selepas lulus kuliah.

Namun hal itu terkadang tidak berlaku bagi lulusan dari jurusan kuliah yang tidak prospektif. Sebagian orang sulit mendapatkan pekerjaan sesuai disiplin ilmu yang dikuasainya. Hal ini banyak faktor penyebabnya. Salah satunya lowongan pekerjaan bagi lulusan program studi tersebut yang sangat minim. Kalaupun ada maka ia mesti bersaing dengan jutaan pelamar kerja lainnya.

menunda kuliah

Tetapi tidak selamanya, seseorang menempuh kuliah berjalan lancar. Ada masa ketika seseorang merasa jenuh kuliah, mengalami stres atau ada kesibukan lain di samping kuliah. Beberapa rekan kuliah di kampus anda mungkin ada yang memilih keluar kuliah dan diantaranya memilih untuk cuti kuliah sementara. Untuk itu, mereka mengajukan cuti kuliah yang dinamakan gap year.

Mengenal Gap Year

Gap year adalah istilah dalam dunia perkuliahan. Istilah ini sudah muncul sejak lama dan sekarang ini sedang mengalami tren lagi. Banyak mahasiswa dan mahasiswi yang mengajukan cuti kuliah yang diikuti oleh mahasiswa lainnya.

Pada masa berhenti kuliah untuk sementara waktu ada banyak kegiatan selama gap year yang bisa dikerjakan oleh mahasiswa. Ia sudah lepas dari ikatan kuliah di kampus. Ia bisa merenung diri atau bekerja di perusahaan tanpa beban akademik.

Baca juga Kenapa Harus Kuliah? Ini Alasan Pentingnya!

Pengalaman penulis yang pernah kuliah merasakan pada masa kuliah ada beberapa mahasiswa yang memilih mengambil cuti. Dengan demikian, mereka akan terbebas dari beban kuliah beserta biaya pendidikan kuliah pada tahun itu.

Pengertian Gap Year

Pengertian gap year secara bahasa adalah menunda atau cuti kuliah. Pengertian ini ada dua yakni menunda kuliah sebelum ia mendaftarkan diri kuliah di lembaga perguruan tinggi atau universitas. Jadi selepas lulus SMA atau SMK, ia tidak langsung kuliah. Namun memutuskan dulu untuk istirahat beberapa tahun sebelum mendaftarkan diri kuliah di universitas.

Pengertian cuti kuliah yang kedua adalah seseorang sudah kuliah di universitas atau perguruan tinggi negeri atau swasta. Akan tetapi karena beberapa sebab, ia memutuskan untuk menunda kuliah. Inilah yang disebut cuti kuliah.

cuti kuliah

Untuk bisa melakukan cuti kuliah tidak mudah. Seorang mahasiswa atau mahasiswi mesti mengajukan surat ijin cuti kuliah. Setelah disetujui oleh pihak pimpinan universitas atau fakultas maka ia berhak cuti kuliah. Alasan cuti kuliah yang dibuat oleh seseorang harus sangat kuat supaya dapat disetujui.

Dalam satu sisi, menunda kuliah memberikan dampak negatif. Namun pada segi lain, seseorang yang melakukannya juga memberikan manfaat positif. Adapun penundaan kuliah bisa dimulai dari enam bulan hingga satu tahun. Ada anggapan bahwa menunda atau cuti kuliah bukan perkara baik. Namun kenyataannya, hal ini diperlukan bagi mereka yang menghendakinya.

Anda yang sedang berstatus mahasiswa dan menempuh kuliah maka anda bisa mengambil cuti kuliah. Anda bisa melakukan cuti kuliah yang sesuai prosedur yang ditentukan. Sebagian orang menilai bahwa cuti kuliah adalah hal baik dan berguna. Namun di pihak lain sebagian mahasiswa menilai cuti kuliah tak baik bagi karir seseorang.

Lihat juga Metode Penelitian Sosial, Definisi dan Contohnya

Menurut anggapan para pakar pendidikan tinggi, cuti kuliah sangat dibutuhkan oleh seseorang ketika mahasiswa tersebut berada pada jalan buntu tentang perkuliahan yang dialaminya. Banyak mahasiswa dan mahasiswi memanfaatkan fase cuti kuliah sebagai langkah awal untuk merubah hidupnya ke arah yang lebih baik.

Sejarah Gap Year

Istilah gap year dikenal sebelum Perang Dunia kesatu. Kebiasaan ini sudah biasa dijalani oleh para pemuda Jerman. Yang menjadi tujuan mereka adalah berkeliling ke seluruh dunia Eropa dalam rangka rekreasi sekaligus mendapatkan hakikat kehidupan yang sejati serta mendewasakan diri.

Di tahun 1970 kebiasaan menunda kuliah ini berkembang sangat pesat sampai jadi populer di kalangan para mahasiswa. Kegiatan belajar mengajar adalah memerlukan pikiran yang fokus. Namun manusia memerlukan waktu yang rileks untuk sementara waktu.

manfaat gap year

Kegiatan yang dipilih adalah rekreasi maka pilih saja cuti kuliah dengan mengajukannya ke fakultas. Istilah penundaan kuliah sangat cocok bagi penuntut ilmu yang suka jalan-jalan. Salah satu buku pedoman untuk cuti kuliah untuk rekreasi adalah Lonely Planet.

Cuti kuliah sangat populer di Amerika Serikat tahun 1980. Kebiasaan cuti kuliah mulai merebak dari benua Eropa hingga berkembang ke benua Asia. Selanjutnya berkembang luas ke seluruh negara di dunia seperti Selandia Baru, Australia, Venezuela, Afrika Selatan dan Ghana.

Gap Year di Amerika Serikat semakin populer setelah Malia Obama, puteri Presiden AS Barack Obama memilih cuti kuliah di Universitas Harvard. Ia memilih untuk beraktifitas menemani bapaknya dalam menunaikan tugas negara dan tugas magang.

Kenapa Harus Menunda Kuliah?

Opsi cuti kuliah berbeda dengan opsi ijin. Kalau opsi cuti kuliah memakan waktu lama seperti setengah tahun lebih bebas kuliah. Sedangkan ijin kuliah hanya terbebas dari beban kuliah dalam beberapa hari saja. Misalkan ijin sakit, ijin naik haji dll.

Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah apakah cuti kuliah itu baik atau tidak? Pengaruhnya apa saja terhadap seorang mahasiswa? Menunda kuliah berarti seseorang berhenti sementara dalam menuntut ilmu untuk beberapa waktu.

Kalau berlangsung lama perbuatan ini akan membuat seorang mahasiswa tertinggal dari mahasiswa seangkatannya. Dampaknya adalah ketika teman kuliah seangkatannya lulus maka ia masih menempuh kuliah.

Kebiasaan menunda adalah kebiasaan buruk termasuk dalam kuliah. Kecuali menunda kuliah dengan alasan yang tepat dan darurat maka itu diperbolehkan. Bahkan ada beberapa keuntungan cuti kuliah yang bisa kita dapatkan.

manfaat cuti kuliah

Sabbatical year atau Gap year menjadi istilah populer di kalangan mahasiswa. Dengan maksud, seseorang istirahat sejenak dari kegiatan di kampus dalam studi. Istilah yang lebih dikenal cuti kuliah ini hanya dilakukan sebagian kecil mahasiswi dan mahasiswa. Kebanyakan mahasiswa tidak mengambil opsi ini karena mereka ingin cepat lulus kuliah dan bekerja.

Cuti kuliah seringkali dipilih oleh mahasiswa yang ingin bekerja, traveling maupun jadi voluntir. Dalam hal ini, tak mungkin dua pekerjaan sekaligus dikerjakan bersamaan antara kuliah dan bekerja. Maka salah satu yang mesti kita korbankan adalah kuliah dengan cuti kuliah terlebih dahulu.

Baca juga Kuliah Jurusan Logistik dan Prospek Kerjanya

Ada beberapa teman yang juga pernah melakukan cuti kuliah selama beberapa tahun lebih. Pada saat lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), beristirahat dulu dari kegiatan sekolah akademik formal. Hal ini untuk mencari tujuan hidup dan perubahan hidup. Hal ini berakibat mereka menjadi salah seorang mahasiswa yang tua di kampusnya.

Keuntungan Gap Year

Menunda kuliah itu bukanlah aib meskipun ada anggapan dalam masyarakat bahwa hal ini adalah sesuatu yang aib. Itu berarti seseorang tidak bisa mengikuti perkuliahan dan kata-kata negatif cenderung mengarah kepadanya. Padahal anggapan itu keliru karena cuti kuliah adalah perkara yang baik.

kegiatan selama gap year

Untuk berhenti sementara kuliah bagi seseorang mesti berpikir matang. Karena adanya resiko dan dampak negatifnya disamping dampak positifnya. Dampak positifnya adalah cuti kuliah mampu memberikan ketenangan dan kesegaran pikiran. Seseorang bisa mengambil waktu istirahat dan jauh dari kepenatan kuliah di kampus.

Beberapa universitas di dunia memberikan kesempatan kepada setiap mahasiswanya untuk mengambil cuti kuliah. Karena mereka mengetahui manfaat yang diberikannya bagi mahasiswanya. Berikut ini beberapa manfaat atau keuntungan gap year bagi mahasiswa.

1.Menemukan Jati Diri

Cuti kuliah juga berguna untuk menemukan jati diri sehingga mahasiswa mengetahui cita-cita dan eksistensi dirinya. Berikut ini beberapa orang terkenal yang pernah memilih berhenti kuliah sementara, antara lain JK Rowling, Benedict Cumberbatch, dan Pangeran William.

gap year

2.Bebas dari Rutinitas dan Tekanan

Seseorang yang kuliah pastinya mendapatkan tekanan dari dosen untuk menyelesaikan tugas tertentu dengan batasan waktu. Hal tersebut cukup menyita dan menguras energi dan waktu. Dengan mengambil cuti kuliah maka seseorang bisa bebas dari rutinitas kuliah dan beban pikiran akademik.

3.Memperbaiki Hidup

Keuntungan gap year juga berguna untuk melakukan evaluasi hidup. Misalkan apakah sudah benar jurusan kuliah yang dipilih sudah terbaik baginya? Kalau tidak maka kehidupannya bisa diubah lagi menjadi haluan yang tepat. Inilah yang dinamakan sebagai masa cuti kuliah sebagai fase mendewasakan diri sendiri.

4.Mandiri

Di sejumlah negara barat, masa cuti belajar disebut sebagai momen penting bagi seseorang untuk memulai hidup baru yang penuh dengan jiwa kemandirian. Ada banyak kegiatan selama gap year yang bisa mereka lakukan, seperti menambah keterampilan atau menyalurkan hobi yang mereka sukai tanpa terkungkung beban kuliah.

Kegiatan Selama Gap Year

Jumlah pendaftar seleksi masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) pada tahun 2021 terus bertambah banyak. Pada tahun 2020 saja jumlahnya mencapai 702.402 peserta. Adapun jumlah peserta yang lulus sekitar 167.653 atau hanya 24 persen.

keuntungan gap year

Dengan banyaknya jumlah peserta yang tidak lulus SBMPTN membuat mereka mesti menunggu di tahun depan jika mau menuntut ilmu di perguruan tinggi negeri apabila tak mau masuk universitas swasta.

Masa menunda kuliah sudah bukan hal yang asing lagi di tengah masyarakat. Banyak lulusan SLTA ataupun yang sudah kuliah memilih nunda kuliah. Mereka mempunyai alasan tertentu.

Sedangkan kegiatan selama gap year sangat banyak. Dari mulai berkeliling ke daerah tertentu, melakoni keterampilan dan hobi baru sampai melakukan refleksi dan evaluasi kehidupan untuk pendewasaan.

Berikut ini beberapa kegiatan selama gap year yang bisa dan umum dilakukan mahasiswa yang mengambil cuti kuliah yang sebaiknya anda tahu.

  1. Menjadi sukarelawan sosial
  2. Menekuni profesi baru yang menghasilkan uang
  3. Menjalani keterampilan atau hobi baru sesuai apa yang kita mau. Misalkan menjadi penulis buku, membuat blog, buat film, dan lain sebagainya.
  4. Bekerja magang atau bekerja full time di sebuah perusahaan atau kantor.

Demikianlah informasi tentang gap year, pengertian, sejarah, keuntungan, manfaat dan kegiatan apa yang bisa kita lakukan selama menunda kuliah. Mudah-mudahan dapat memberikan tambahan wawasan untuk anda.