Kalimat sumbang yang tidak selaras terkadang membuat pembaca bingung dan menjauh dari teks. Pernahkah Anda mengalami saat-saat di mana akhir kalimat tertentu mengganggu Anda? Mempelajari dan mengenali kalimat sumbang dapat menambah kualitas keseluruhan teks yang diberikan. Dengan memulai proses penyempurnaan tulisan Anda dengan mengidentifikasi sifat kalimat sumbang dan memahami bagaimana cara mengatasinya. Edumaster memberikan saran untuk mempraktikkan semua tips ini sekarang juga untuk meningkatkan kejelasan dan daya tarik tulisan Anda.

kalimat sumbang

Apa Itu Kalimat Sumbang?

Kalimat sumbang adalah kalimat yang tidak relevan atau tidak sesuai dengan pemikiran atau subjek dalam paragraf atau teks tertentu. Isinya biasanya tidak berhubungan dengan konsep yang sedang dikembangkan, dan penyisipan kalimat sumbang mengganggu narasi atau perkembangan logis dari kasus atau argumen yang diberikan. Pernyataan yang tidak berhubungan atau tidak sesuai dapat mengganggu alur dan kesinambungan suatu karya, menyesatkan audiens, dan menyimpang dari topik diskusi.

kalimat sumbang

Kalimat sumbang biasanya muncul karena beberapa alasan, antara lain:

Kurangnya Perencanaan

Penulis tidak merencanakan dengan baik struktur paragraf dan isi dari setiap kalimat, sehingga ada kalimat yang tidak relevan dengan topik utama.

Pengembangan Ide yang Tidak Tepat

Penulis mencoba untuk mengembangkan ide tetapi tersesat dalam prosesnya, sehingga menyertakan informasi yang tidak relevan.

Interupsi Pikiran

Penulis mungkin terganggu oleh pikiran lain yang tidak berkaitan dengan topik utama saat menulis, sehingga memasukkan kalimat yang tidak relevan.

Lebih khusus lagi, dalam tulisan akademis atau yang berhubungan dengan bisnis, penggunaan kalimat yang tidak sesuai dapat merusak reputasi penulis. Pembaca mungkin merasa bahwa penulis tidak memiliki penguasaan yang memadai atas pokok bahasan yang sedang dibahas atau bahwa penulis tidak memiliki keteraturan dan koherensi dalam menyampaikan ide-idenya.

Sebagai contoh, pertimbangkan situasi di mana Anda membaca sebuah artikel yang menyoroti manfaat berlatih yoga untuk kesehatan mental. Di tengah-tengah artikel, penulis menyisipkan topik yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan tema artikel: “Bunga matahari biasanya mekar di musim panas.

Untuk menghindari kalimat sumbang, penulis harus selalu memastikan bahwa setiap kalimat yang ditulis mendukung atau berkaitan erat dengan ide utama paragraf atau teks secara keseluruhan. Ini bisa dilakukan dengan:

Membuat Kerangka Tulisan

Sebelum menulis, buatlah kerangka tulisan yang jelas sehingga setiap paragraf dan kalimat memiliki peran yang jelas dalam mendukung ide utama.

Revisi dan Penyuntingan

Setelah menulis, selalu revisi dan edit tulisan Anda untuk memastikan bahwa tidak ada kalimat yang keluar dari konteks.

Minta Pendapat Orang Lain

Terkadang, penulis mungkin tidak menyadari kalimat sumbang dalam tulisannya sendiri. Meminta pendapat orang lain bisa membantu mengidentifikasi dan menghapus kalimat yang tidak relevan.

Memahami dan menghindari kalimat sumbang sangat penting untuk menghasilkan tulisan yang jelas, kohesif, dan efektif dalam menyampaikan pesan kepada pembaca.

Contoh Kalimat Sumbang

kalimat sumbang

Berikut adalah beberapa contoh paragraf yang mengandung kalimat sumbang, lengkap dengan penjelasan mengapa kalimat tersebut dianggap sumbang:

Contoh 1:

“Buah-buahan sangat baik untuk kesehatan karena kaya akan vitamin dan serat. Apel, jeruk, dan pisang adalah beberapa buah yang sering dikonsumsi sehari-hari. Kucing adalah hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Buah-buahan juga bisa dijadikan jus yang menyegarkan.”

Penjelasan

Kalimat “Kucing adalah hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan” tidak berhubungan dengan topik utama tentang buah-buahan dan manfaatnya bagi kesehatan. Kalimat ini mengganggu alur paragraf dan membuat pembaca bingung.

Contoh 2:

“Dengan pendidikan yang baik, seseorang dapat memperoleh pekerjaan terbaik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Musim dingin di negara-negara Eropa sangat dingin dan bersalju. Sekolah dan universitas menawarkan program yang berbeda di mana siswa dapat mempelajari kemampuan dan pengetahuan baru.”

Penjelasan

Kalimat pertama dari teks tersebut adalah kalimat “Musim dingin di negara-negara Eropa sangat dingin dan bersalju” adalah kalimat sumbang karena tidak relevan dengan konsep utama pendidikan.

Contoh 3:

“Banyak orang suka memasak sesuatu yang baru dan berbeda. Banyak orang senang memasak berbagai jenis masakan. Film horor sering kali menampilkan adegan yang menegangkan. Kita bisa memasak di rumah dengan menghindari penggunaan bahan-bahan yang tidak baik untuk kesehatan.”

Penjelasan

Kalimat “Film horor sering kali menampilkan adegan yang menegangkan” tidak relevan dengan pembahasan mengenai memasak dan manfaatnya. Informasi dari sumber ini tidak sesuai dengan argumen utama paragraf yang diberikan.

Contoh 4:

“Teknologi telah mengubah cara kita berkomunikasi dan bekerja. Dengan bantuan teknologi kita dapat berbicara dengan orang-orang di berbagai belahan dunia dalam hitungan menit. Bunga matahari adalah salah satu jenis bunga yang indah dan sering dijadikan hiasan. Teknologi juga memungkinkan kita bekerja secara remote dan meningkatkan produktivitas.”

Penjelasan

Kalimat “Bunga matahari adalah salah satu jenis bunga yang indah dan sering dijadikan hiasan” adalah tidak relevan, sehingga bisa dianggap sebagai kalimat sumbang yang tidak ada hubungannya dengan topik teknologi dan dampaknya terhadap komunikasi dan pekerjaan.

Contoh 5:

“Kesehatan mental adalah aspek penting dari kesejahteraan keseluruhan. Berolahraga secara teratur, makan makanan sehat, dan cukup tidur dapat membantu menjaga kesehatan mental. Banyak orang yang menyukai warna biru karena memberikan kesan tenang. Mengelola stres dan mencari dukungan sosial juga penting untuk kesehatan mental.”

Penjelasan

Kalimat “Banyak orang yang menyukai warna biru karena memberikan kesan tenang” tidak relevan dengan topik utama tentang kesehatan mental. Kalimat ini tidak mendukung atau memperjelas ide utama paragraf.

Dengan memahami contoh-contoh ini, kita dapat lebih mudah mengenali dan menghindari kalimat sumbang dalam penulisan kita. Pastikan setiap kalimat yang ditulis relevan dan mendukung topik utama untuk menjaga alur dan fokus paragraf.

Ciri-Ciri Kalimat Sumbang

kalimat sumbang

Untuk mengenali kalimat sumbang, Edumaster akan memberikan ciri-ciri kalimat sumbang yang perlu kamu ketahui yaitu:

Tidak Relevan

Kalimat sumbang tidak memiliki hubungan yang jelas dengan ide utama paragraf. Misalnya, dalam sebuah paragraf yang membahas manfaat olahraga, kalimat yang berbicara tentang hobi membaca buku akan terasa tidak relevan.

Mengganggu Alur

Kehadiran kalimat sumbang dapat mengganggu alur pemikiran yang sedang dibangun. Kalimat ini bisa membuat pembaca teralihkan dari topik utama, sehingga alur cerita atau argumen menjadi tidak konsisten dan sulit diikuti.

Tidak Terintegrasi dengan Kalimat Lain

Kalimat sumbang biasanya tidak terintegrasi dengan baik dalam struktur paragraf. Kalimat tersebut terasa seperti ditempelkan begitu saja tanpa ada transisi yang mulus atau kaitan yang jelas dengan kalimat lainnya. Kurangnya koneksi ini dapat membuat paragraf terasa terputus-putus dan tidak mengalir dengan lancar.

Mengurangi Efektivitas Paragraf

Paragraf yang mengandung kalimat sumbang cenderung kurang efektif dalam menyampaikan pesan atau argumen. Efektivitas paragraf sangat bergantung pada seberapa baik semua kalimat bekerja sama untuk mendukung ide utama.

Menambah Kebingungan

Kalimat sumbang sering kali menambah kebingungan bagi pembaca karena informasi yang disampaikan tidak sesuai dengan konteks paragraf. Pembaca mungkin akan bertanya-tanya tentang relevansi informasi tersebut dengan topik yang sedang dibahas.

Mengandung Informasi Tidak Terkait

Kalimat sumbang sering kali membawa informasi yang sama sekali tidak terkait dengan topik utama. Misalnya, dalam paragraf tentang teknologi terbaru, kalimat tentang resep masakan akan menjadi sumbang.

Mengubah Fokus Paragraf

Kalimat sumbang bisa mengubah fokus paragraf dari topik yang sedang dibahas ke topik lain yang tidak relevan. Hal ini bisa menyebabkan paragraf kehilangan kejelasan dan tujuan penulisannya.

Menurunkan Kualitas Tulisan

Kehadiran kalimat sumbang dapat menurunkan kualitas tulisan secara keseluruhan. Tulisan yang memiliki banyak kalimat sumbang cenderung dianggap tidak terstruktur dengan baik dan kurang profesional.

Memperpanjang Paragraf Tanpa Manfaat

Kalimat sumbang sering kali memperpanjang paragraf tanpa menambahkan nilai atau informasi yang berguna. Hal ini bisa membuat paragraf terasa bertele-tele dan membosankan bagi pembaca.

Contoh Soal Kalimat Sumbang

Untuk membantu memahami lebih dalam mengenai kalimat sumbang, berikut adalah contoh soal yang bisa digunakan:

Soal 1

Identifikasi kalimat sumbang dalam paragraf berikut ini:

“Olahraga sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Berlari, berenang, dan bersepeda adalah beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan. Banyak orang yang suka bermain game online di waktu luang mereka. Olahraga juga bisa membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.”

Jawaban: Kalimat sumbang dalam paragraf tersebut adalah “Banyak orang yang suka bermain game online di waktu luang mereka.” karena kalimat ini tidak relevan dengan topik tentang manfaat olahraga untuk kesehatan.

Soal 2

Tentukan kalimat sumbang dalam paragraf berikut:

“Tanaman membutuhkan air dan sinar matahari untuk tumbuh dengan baik. Proses fotosintesis terjadi ketika tanaman mendapatkan cukup cahaya. Anjing adalah hewan yang setia dan sering dijadikan sahabat manusia. Tanaman juga memerlukan nutrisi dari tanah untuk berkembang.”

Jawaban: Kalimat “Anjing adalah hewan yang setia dan sering dijadikan sahabat manusia.” merupakan kalimat sumbang karena tidak berhubungan dengan topik tentang kebutuhan tanaman.

Soal 3

Carilah kalimat sumbang dalam paragraf berikut ini:

“Mengonsumsi makanan bergizi sangat penting untuk menjaga kesehatan. Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli kaya akan vitamin dan mineral. Menonton film adalah salah satu hobi yang disukai banyak orang. Buah-buahan juga merupakan sumber nutrisi yang baik untuk tubuh.”

Jawaban: Kalimat sumbang dalam paragraf tersebut adalah “Menonton film adalah salah satu hobi yang disukai banyak orang.” karena tidak ada kaitannya dengan topik mengenai makanan bergizi.

Soal 4

Identifikasi kalimat sumbang dari paragraf berikut:

“Perpustakaan adalah tempat yang tenang dan cocok untuk belajar. Di perpustakaan, kita bisa menemukan berbagai macam buku, mulai dari fiksi hingga non-fiksi. Kucing sering kali menghabiskan waktu tidur sepanjang hari. Selain buku, perpustakaan juga menyediakan akses ke komputer dan internet.”

Jawaban: Kalimat “Kucing sering kali menghabiskan waktu tidur sepanjang hari.” adalah kalimat sumbang karena tidak relevan dengan topik tentang perpustakaan.

Soal 5

Tentukan kalimat sumbang dalam paragraf ini:

“Pantai adalah tempat yang populer untuk berlibur. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di pantai, seperti berenang, berjemur, dan bermain voli pantai. Ikan-ikan di laut memiliki berbagai macam bentuk dan warna yang menarik. Banyak restoran di sekitar pantai yang menyajikan makanan laut segar.”

Jawaban: Kalimat “Ikan-ikan di laut memiliki berbagai macam bentuk dan warna yang menarik.” adalah kalimat sumbang karena tidak berhubungan langsung dengan topik tentang aktivitas berlibur di pantai.

Dengan mengerjakan berbagai contoh soal di atas, pembaca diharapkan dapat lebih terampil dalam mengidentifikasi kalimat sumbang dan memastikan setiap paragraf yang ditulis memiliki alur yang logis dan koheren.

Kalimat sumbang adalah elemen yang sebaiknya dihindari dalam penulisan paragraf atau teks agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh pembaca. Dengan mengenali ciri-ciri kalimat sumbang dan memahami contoh-contohnya, penulis dapat memastikan bahwa setiap kalimat yang ditulis relevan dan mendukung ide utama yang ingin disampaikan.

Demikian pembahasan artikel mengenai kalimat sumbang yang dilengkapi dengan definisi, ciri-ciri dan contohnya. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat untuk anda. Anak anda kesulitan belajar membaca dan berhitung? Anda tidak perlu khawatir, segera daftarkan anak anda untuk mengikuti bimbingan Les Privat Edumaster. Edumaster akan membantu anda untuk mengajarkan anak di rumah jadi anda tidak perlu khawatir dengan keadaan anak karena akan didampingi oleh guru yang kompeten di bidangnya dan materi yang diberikan sangat mudah dipahami.