Umum

Kerja Kelompok, Manfaat, Maksud, dan Metodenya

Kerja kelompok merupakan salah satu bagian dari metode pembelajaran dan pengajaran di kelas. Pada umumnya istilah pembelajaran ini diterapkan pada dunia belajar mengajar di sekolah. Hal ini dilakukan oleh tenaga pengajar agar lebih efektif dalam proses pengajaran di sekolah.

Biasanya istilah kerja bersama ini mulai diperkenalkan oleh seorang guru pada waktu anak-anak murid sekolah berada di kelas satu sekolah dasar (SD). Kegiatan ini melibatkan beberapa orang atau lebih dari satu orang.

Misalnya dalam satu kelas terdapat 50 orang murid. Dari jumlah murid itu dibagi 5 kelompok. Sehingga satu kelompok terdiri-dari 10 orang murid. Itulah hal yang paling dasar dari contoh pembagian kerja bersama.

Kita tentu mengenal istilah kerja atau belajar kelompok sejak duduk di SD ketika awal masuk sekolah dasar. Pada waktu itu, jumlah murid sebanyak 30 murid. Kemudian dibagi menjadi enam kelompok. Sehingga dalam satu kelas terdapat enam kelompok yang setiap kelompok beranggotakan 5 orang murid.

Penerapan model pembelajaran ini mempunyai banyak maksud, tujuan dan manfaat. Seorang guru yang bijak dapat mengetahui kapan waktu yang tepat baginya melakukan kegiatan belajar mengajar secara kelompok maupun individu.

Untuk membedakan setiap kelompok maka diberi nama berbeda-beda berdasarkan nama ciri khas yang dikehendaki. Misalkan nama binatang, nama bunga atau nama buah-buahan dan lain-lain. Ada kelompok kerja bernama Salak, Mangga, Apel, Strawberry, Nanas, dan Jeruk.

Setiap kelompok terdiri-dari anggota dan ketua kelompok. Kemudian setiap kelompok itu bekerja masing-masing diketuai oleh ketua kelompok. Cara ini sekaligus melatih jiwa kepemimpinan seseorang sekaligus melatih sikap baik untuk saling bekerjasama dengan orang lain secara baik.

Dalam kelas terdapat pelaku pendidikan yakni guru dan murid. Guru sebagai tenaga pengajar sekaligus tenaga pendidik yang bertugas untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan sekaligus mendidik anak murid dengan baik. Di dalam ruang lingkup kelas dan sekolah tugas guru untuk memberikan pengajaran yang baik kepada anak muridnya.

Kerja Kelompok dalam Proses Pembelajaran

Kerja kelompok merupakan istilah yang tak asing lagi dalam dunia pembelajaran dan dunia pendidikan di Indonesia. Sistem dan cara kerja model pembelajaran ini sangat efektif untuk memotivasi para siswa siswi untuk belajar lebih bersemangat lagi secara kerjasama tim.

Sistim pembelajaran bersama ini bisa diterapkan pada mata pelajaran IPS, IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Fisika, Agama Islam, Kimia, Biologi, Sejarah dan mata pelajaran lainnya. Bahkan semua mata pelajaran bisa dikerjakan dengan metode kerja kelompok. Dalam arti, pembelajaran dilakukan per kelompok dengan tugas masing-masing yang telah ditentukan.

Baca juga Metode Penelitian Sosial, Definisi dan Contohnya

Untuk contoh kerja bersama dalam kelompok pada bidang mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) biasanya dalam bentuk pembuatan kliping atau makalah yang dibuat bersama-sama dalam satu kelompok.

Kemudian pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) bentuk contoh cara bekerja dalam berkelompok biasanya disuruh membuat riset oleh guru mengenai objek tertentu di alam. Misalkan medan magnet ataupun pembedahan hewan.

Fakta di lapangan, manfaat kerja kelompok sangat efektif untuk memberikan kemampuan dan pengetahuan kepada siswa siswi dengan lebih baik. Pengetahuan yang didapatkan berdasarkan pengalaman dan memacu para siswa siswi untuk belajar lebih giat lagi dalam mata pelajaran tersebut.

Untuk tingkatan kuliah, bentuk cara pembelajaran ini bisa berkembang lebih luas lagi. Ia bisa dalam bentuk diskusi, organisasi kampus dan di luar kampus.

Para pakar dan ahli pendidikan terus bereksperimen dalam menyajikan sistem pendidikan yang efektif. Pendidikan sensorik dan motorik terus dikembangkan lebih lanjut. Kemudian dilakukan pula sistem pendidikan tradisional dan progresif. Semua itu dilakukan utamanya untuk memajukan pendidikan.

Maksud Kerja Kelompok

Pembelajaran secara berkelompok adalah sebuah upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan tugas sekolah yang dibebankan kepada murid secara bersama. Ada maksud seorang guru memberikan tugas dan harus dikerjakan oleh setiap kelompok.

Maksud guru memberikan tugas untuk dikerjakan secara berkelompok oleh para siswa siswi mengandung banyak hal. Berikut ini tujuan dan maksud kerja kelompok.

  1. Lebih memudahkan siswa siswi dalam menyelesaikan tugas. Dengan kerja sama ini bisa dikerjakan oleh para pelajar dan mahasiswa. Misalkan tugas kelompok pembuatan makalah dan presentasinya.
  2. Menilai siapa yang menguasai materi. Diadakannya cara pembelajaran ini juga untuk menilai siapa yang benar-benar menguasai materi dan siapa yang kurang menguasai materi. Sehingga dapat dilihat mana yang lebih cerdas dan aktif dalam kelompok kerja tersebut. Hal ini akan memudahkan tenaga pengajar dalam memberikan penilaian pada anak didiknya.
  3. Kerjasama berkelompok di rumah. Seiring dengan wabah pandemik Covid-19 membuat pembelajaran berkelompok lebih aman dilakukan di rumah dengan menggunakan prosedur kesehatan yang ketat. Seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan sampai bersih
  4. Menilai siapa yang menjadi pemimpin. Maksud kerja kelompok juga akan membuat setiap orang antusias untuk menyelesaikan tugas bersama-sama. Tidak ada lagi mengutamakan kepentingan pribadi. Yang penting adalah mengutamakan kepentingan bersama. Ia lebih mengutamakan kepentingan kelompok dibanding pribadi.
  5. Melatih individu untuk bisa bekerjasama yang baik. Dengan adanya pembagian kelompok dalam belajar akan melatih setiap siswa dapat menjalin kerjasama dan bersosialisasi dengan baik. Secara tak langsung juga melatih siswa untuk mendelegasikan tugas masing-masing dengan baik. Misalkan satu orang bertindak sebagai pembawa acara, satu orang pemateri, satu orang lagi sebagai penulis, dan lain sebagainya.

Kegiatan belajar secara kelompok adalah hal positif yang mesti didukung oleh setiap anggota kelompok dan orang tua siswa serta guru. Guru sebagai penyedia fasilitas belajar. Begitu juga orang tua.

Soal teknis pelaksanaan metode kerja kelompok dan tempatnya itu bisa didiskusikan oleh para peserta kelompok. Misalkan untuk tempat bisa dilaksanakan secara bergilir atau memilih tempat yang nyaman dan memadai dengan fasilitas yang lengkap.

Tujuan Kerja Kelompok

Sistem pembelajaran bisa dilakukan dengan macam-macam cara. Seperti diskusi, belajar kelompok dan lain sebagainya. Diantara cara belajar yang banyak itu maka yang paling disukai orang adalah belajar dengan metode kerja kelompok. Cara ini sangat efektif untuk meningkatkan semangat belajar pada anak. Dengan belajar secara kelompok maka belajar akan lebih seru dan menyenangkan.

Baca juga Kenapa Harus Kuliah? Ini Alasan Pentingnya!

Maksud belajar kelompok sangat efektif untuk memahami setiap mata pelajaran yang diajarkan. Mereka yang masih kurang paham atas suatu ilmu maka ia bisa bertanya langsung kepada ketua kelompok yang umumnya memiliki kecerdasan yang lebih tinggi.

Gaya belajar seseorang mungkin berbeda-beda. Ada orang yang baru bisa belajar dengan baik jika ia menyendiri di kamar. Namun ada juga seseorang yang baru bisa belajar dengan baik jika ditemani oleh orang. Adapun yang menjadi tujuan kerja atau belajar kelompok, antara lain:

1.Memudahkan Tugas

Dengan adanya pola pembelajaran ini seberapa pun besar pekerjaan yang harus dilakukan maka akan dapat diselesaikan secara baik.

2.Meningkat Pemahaman

Tujuan pembelajaran kelompok juga membantu meningkatkan pemahaman setiap orang atas ilmu yang diberikan. Pembelajaran ini sangat efektif untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan.

3.Meningkatkan Kemampuan Bersosialisasi

Model kerja ini juga bisa menjadi sarana untuk belajar bagi seseorang dalam bersosialisasi yang baik dengan orang lain. Karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu dengan yang lain.

Gangguan dan Kelemahan Kerja Kelompok

Dalam dunia pendidikan Indonesia, pembelajaran berkelompok ini kerapkali dibentuk oleh seorang guru dalam menyelesaikan suatu tugas tertentu. Selain manfaat pembelajaran berkelompok, ada juga sejumlah halangan, gangguan, atau kelemahan model pembelajaran ini, seperti:

1.Bergosip

Sering kali pada cara belajar kelompok dijadikan sebagai alat ghibah atau ngerumpi. Disaat waktu santai anda bergosip dengan rekan anda. Sehingga tugas dan peran kelompok kerja menjadi tidak efektif.

2.Peserta Tak Aktif

Gangguan pembelajaran kelompok lainnya adalah adanya anggota kelompok yang tidak aktif. Sehingga hanya beberapa orang saja yang aktif mengerjakan tugas kelompok. Yang namanya tugas kelompok berarti tugas itu harus dilakukan bersama-sama.

Manfaat Kerja Kelompok

Setiap pelajar pastinya memiliki gaya belajar masing-masing. Misalkan ada yang suka belajar dengan cara menyendiri di kamar. Namun ada juga sebagian pelajar yang lebih menyukai cara belajar di tengah keramaian atau kelompok. Untuk itulah, lahir kerja secara berkelompok sebagai sebuah teknik pembelajaran yang cocok bagi mereka yang memiliki gaya belajar suka bersama-sama.

Pembelajaran kelompok dalam dunia pendidikan adalah belajar bersama-sama dalam satu kelompok. Pembelajaran dilakukan tidak sendirian. Namun bersama-sama. Inilah metode pembelajaran sebagai bentuk variatif supaya para pelajar tidak bosan dengan gaya pembelajaran yang dilangsungkan selama ini.

Lalu apa sajakah keutamaan bekerja secara berkelompok dalam belajar? Berikut ini beberapa manfaat kerja kelompok, antara lain:

1.Tugas Sekolah Menjadi Lebih Gampang

Salah satu manfaat diadakannya pembelajaran berkelompok adalah memudahkan dalam menyelesaikan tugas sekolah di SD, SMP, SMA maupun perguruan tinggi. Setiap orang mempunyai kelebihan masing-masing. Kelebihan itulah yang dimanfaatkan dalam pembelajaran kelompok. Yang masing-masing pelajar mempunyai tugas masing-masing sesuai kemampuan dan bakatnya.

Tugas pekerjaan yang sulit dapat dipecahkan lebih ringan dengan pembelajaran kelompok. Biasanya dalam satu kelompok terdapat orang yang pintar yang bisa diandalkan dalam menyelesaikan tugas sekolah tersebut.

2.Silaturahmi

Manfaat pembelajaran kelompok lainnya secara tak langsung adalah menjalin silaturahmi. Seseorang bisa mengenal orang lain. Misalkan pembelajaran kelompok dilakukan di rumah si A. Dengan demikian, para pelajar lainnya akan mengetahui rumah kediaman si A beserta keluarganya.

3.Berlatih Berkomunikasi dengan Baik

Kerja secara berkelompok juga akan mengajarkan anda bagaimana menjalin komunikasi yang baik dengan orang. Belajar bagaimana cara menyampaikan materi pada orang lain dan belajar bagaimana menjadi pendengar yang baik.

Metode Kerja Kelompok

Pengertian kerja kelompok menurut Widodo Supriyono dan Abu Ahmadi adalah sebuah rangkaian proses pencapaian dalam belajar yang dilakukan oleh perorangan dengan cara belajar bersama-sama dalam satu kelompok.

Tujuan dan maksud kerja atau belajar kelompok adalah untuk mendapatkan perubahan yang positif secara bersamaan. Perubahan dalam skill, perbuatan, pola pikir, keahlian dan pengetahuan.

Pembelajaran kelompok dalam wujud nyatanya terdiri-dari berbagai metode. Berikut ini beberapa metode kerja kelompok yang kerap dilakukan orang dalam proses pembelajaran yang meliputi.

1.Kerja Kelompok Jangka Pendek

Kerja atau pembelajaran kelompok ini dinamakan juga rapat singkat. Pertemuan belajar bersama hanya memakan waktu kurang dari 15 menit. Untuk teknisnya bisa berbagai macam. Misalkan yang satu menjadi pemateri atau pembaca materi. Sedangkan yang lainnya menjadi audiens.

Lihat juga Metode Pembelajaran Progresif Lebih Baik?

Kelompok kerja yang melakukan pertemuan singkat itu bertujuan untuk memperdalam ilmu yang sedang dipelajari. Beberapa diantaranya mungkin untuk mencari solusi atas permasalahan dalam bidang ilmu yang dibahas.

2.Kerja Kelompok Jangka Panjang

Kerja atau belajar kelompok jangka panjang adalah belajar bersama-sama dengan sesama rekan yang memerlukan waktu sangat lama. Contohnya tiga hari ataupun satu minggu lebih. Hal tersebut bisa diakibatkan oleh permasalahan yang sangat pelik atau banyak yang mesti dicarikan jalan keluar. Adapun yang dibahas oleh model pembelajaran ini bisa terkait pembuatan rencana pembelajaran.

Demikianlah pengertian, manfaat, maksud, dan metode kerja kelompok. Mudah-mudahan dapat memberikan tambahan referensi yang berguna bagi anda semuanya.

Yusuf C

Recent Posts

Hukum Hardy Weinberg: Pengertian, Syarat dan Contoh Soalnya

Hukum Hardy Weinberg merupakan suatu konsep persamaan yang mendeskripsikan adanya kesetimbangan faktor keturunan pada jumlah…

3 menit ago

Rumus ABC: Pengertian dan Cara Menyelesaikannya

Rumus ABC, apa yang kalian bayangkan saat mendengar istilah ini? Ini adalah sebuah rumus yang…

1 hari ago

Determinan Adalah: Pengertiannya dalam Matriks

Determinan adalah suatu materi penting yang diajarkan oleh guru matematika di kelas dan dipelajari lebih…

2 hari ago

Molalitas Adalah: Pengertian dan Perbedaan dengan Molaritas dan Normalitas

Molalitas adalah suatu hal yang berkaitan dengan normalitas dan molaritas. Ketiga istilah tersebut tampak sama.…

3 hari ago

Tekanan Udara, Penyebab dan Cara Mengukurnya

Tekanan udara adalah suatu bagian yang berpengaruh sekali pada kondisi iklim dan cuaca pada satu…

4 hari ago

Destilasi Adalah: Pengertian, Fungsi dan Proses Terjadinya

Destilasi adalah sebuah metode atau teknik memisahkan antar bagian zat cair. Metode ini sudah dikenal…

5 hari ago