Manfaat bermain bagi anak usia dini mencakup berbagai hal. Bermain dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan sosial anak, maupun berbagai kemampuan lain. Anak yang terbiasa bertemu teman dan bergaul bersama mereka akan timbul rasa saling menyayangi dan menghargai, sehingga sikap toleransi sudah terpupuk sejak dini. 

Manfaat Bermain bagi Anak Usia Dini Berdasarkan Pendapat Para Ahli

  • Menurut Parke dan Hetherington

Manfaat bermain bagi anak usia dini menurut para ahli salah satunya diungkapkan oleh Parke dan Hetherington. Mereka menyebutkan jika bermain dapat memudahkan perkembangan kognitif yang terjadi pada anak usia dini. Sebab, dengan bermain, mereka akan terdorong untuk meneliti lingkungan dan mempelajari hal-hal yang sedang dihadapinya.

Selain itu, Parke dan Hetherington juga menyebutkan jika bermain juga dapat. berdampak pada perkembangan sosial yang terus meningkat. Adanya berbagai jenis peran yang diamati oleh anak, mereka secara alamiah akan turut memahami peran yang dimiliki orang lain serta menghayati peran apa yang akan dipilih ketika dewasa.

  • Menurut Dworetzky

Beliau memiliki pendapat yang sejalan dengan Parke dan Hetherington, bahwa manfaat bermain bagi anak usia dini mampu meningkatkan perkembangan sosial dan kognitif dari anak. Sebab, dengan bermain, anak akan bertemu dengan banyak orang, baik yang seusia dengan dirinya maupun tidak. 

Mereka akan belajar bagaimana caranya bersikap ketika sedang berada di tengah-tengah lingkungan tertentu. Terutama di lingkungan yang belum terlalu dikenalinya.

  • Menurut Montololu

Montololu berpendapat bahwa anak yang senang bermain akan memiliki kreativitas yang lebih tinggi. Sebab, dalam aktivitas permainan, anak akan menemukan berbagai ide kemudian mendayagunakan kemampuannya sehingga dapat memperkaya cara berpikir anak. Ketika anak telah terbiasa menggunakan ide yang muncul dari dirinya, ia akan mudah berkembang.

  • Menurut Vygotsky

Manfaat bermain bagi anak usia dini menurut para ahli juga disampaikan oleh Vygotsky. Dirinya menyebutkan jika bahasa menjadi salah satu faktor yang penting dalam perkembangan intelektual sang anak. Ketika anak bermain, maka ia akan mengenal lebih banyak bahasa, sehingga bermain bisa menjadi langkah efektif untuk meningkatkan kemampuan intelektual anak.

Manfaat Bermain untuk Perkembangan Anak Usia Dini

manfaat bermain bagi anak usia dini

  • Mengembangkan Kemampuan Gerak/ Motorik

Bermain untuk perkembangan anak usia dini dapat berdampak pada kemampuan motorik anak. Ketika Anda memperhatikan anak ketika memasuki usia dua tahun, mereka senang bermain sembari berlari kecil. Kemudian ketika usianya sudah mencapai tiga tahun, anak sudah mampu berlari dengan terampil. 

Oleh karena itu, sebagai orang tua, Anda harus memberikan kesempatan pada untuk melakukan hal yang demikian. Sebab, jika anak tidak melakukan aktivitas yang demikian, kemampuan motoriknya tidak akan sebaik mereka yang memiliki kesempatan yang terbuka lebar. Tidak hanya berlari saja, melainkan juga aktivitas lain seperti meloncat, berjumpalitan, dan meniti.

Manfaat bermain bagi anak usia dini dalam hal ini dapat melatih kelincahannya dalam bergerak. Dengan demikian sangat penting bagi anak untuk terus melakukan berbagai aktivitas tersebut. Sebab, ketika anak kemampuan motorik yang matang, tidak akan berkembang tanpa adanya latihan yang dilakukan secara terus menerus.

  • Mengembangkan Kemampuan Daya Pikir/ Kognitif

Melalui berbagai macam aktivitas bermain, anak dapat mempelajari berbagai konsep dasar maupun pengetahuan tertentu. Sehingga, untuk memperkenalkan anak pada pengetahuan tertentu, bermain merupakan langkah efektif yang dapat Anda lakukan. Edumaster selalu memberikan kesempatan bermain bagi anak usia dini, agar bisa terasah kemampuan kognitifnya.

Salah satu permainan yang dapat diterapkan yaitu permainan konstruktif. Anda dapat meminta anak untuk menyusun beberapa balok maupun kepingan plastik supaya menjadi bentuk tertentu.  Anda juga bisa memberikan kesempatan pada anak untuk menggambarkan apa yang ada pada imajinasinya.

Anda juga bisa mengajaknya untuk bermain di alam, sehingga mereka bisa melihat langsung bagaimana kehidupan tumbuhan maupun binatang yang ada di lingkungan sekitar. Jadi, sembari bermain di lapangan ataupun kebun, mereka akan mendapatkan pengetahuan baru. Apa yang mereka lihat di buku dapat diamati secara langsung, sehingga pemahamannya akan lebih mudah.

  • Mengembangkan Kemampuan Sosial

Ketika memasuki usia dini, maka ia membutuhkan waktu belajar bersama orang tua mereka maupun pengasuhnya. Akan tetapi, tidak selamanya anak akan bersama dengan mereka sepanjang waktu. Adakalanya anak menghabiskan waktu sendirian. Pada kesempatan inilah anak bisa menikmati waktunya untuk bermain.

Bermain untuk perkembangan anak usia dini juga meliputi kemampuan sosial anak. Dengan bermain, anak menjadi semakin mudah untuk berbaur atau bersosialisasi dengan teman-temannya. Di sini mereka akan belajar banyak hal, seperti berbagi dan bersabar menanti giliran.

Edumaster dapat membantu anak supaya terbiasa untuk bersosialisasi. Langkah yang ditempuh yaitu dengan membiarkan anak bermain dengan teman-temannya sembari terus melakukan pemantauan. Perkembangan anak juga akan diperhatikan dengan baik, sehingga anak bisa tumbuh dengan baik.

Dampak Positif Bermain untuk Anak Usia Dini yang Dapat Terjadi

pujian kepada anak

  • Mempelajari banyak hal

Salah satu dampak positif bermain untuk anak usia dini yaitu memberikan kesempatan pada anak untuk mempelajari banyak hal. Aktivitas bermain dengan temannya, akan mengasah keterampilan dirinya dalam hal mendengarkan dan bahasa pragmatik.

Bahasa pragmatik ini mengarah kepada kemampuan dalam hal melakukan kontak pandangan dan menafsirkan raut wajah orang lain. Lambat laun, kemampuan ini akan berkembang menjadi kemampuan berkomunikasi. Manfaat bermain bagi anak usia dini juga dapat membuat dirinya meniru tindakan yang dilakukan oleh teman sepermainannya.

  • Membangun rasa percaya diri pada anak

Langkah yang paling mudah meningkatkan rasa percaya diri pada anak yaitu dengan membiarkannya bermain bersama teman-temannya. Dengan bermain, rasa percaya dirinya akan terus terpupuk. Bahkan bagi mereka yang terbiasa bermain, akan mempunyai daya emosional yang tangguh.

Adanya kepercayaan diri dan keberanian dalam diri anak, akan berdampak positif pada kemampuannya bertahan dan berkembang dalam kehidupan di usia yang selanjutnya. Itulah penyebab mengapa anak dapat lebih mudah berkomunikasi ketika sering bermain bersama teman-temannya.

  • Terhindar dari sifat egois

Egois merupakan salah satu sifat yang sebaiknya tak boleh ada pada diri anak. Karena nantinya dirinya tidak akan menjalani hidupnya secara individual, melainkan berkelompok untuk saling menolong satu sama lain. Dampak positif bermain untuk anak usia dini yang selanjutnya yaitu bisa mengajarinya untuk berbagi dengan sesama. 

Dengan terbiasa bermain bersama teman-teman yang lain, maka akan menumbuhkan rasa percaya pada orang lain. Di sini, lambat laun sifat egois yang mungkin akan timbul dapat terkikis secara perlahan.

Manfaat bermain bagi anak usia dini sangatlah banyak. Sehingga sebagai orang tua, Anda harus memberikan kesempatan yang luas untuk mereka bermain bersama teman-temannya. Jika Anda terlalu membatasinya, justru akan berdampak buruk untuk perkembangan anak. Memberikan ruang untuk anak agar bisa berinteraksi dengan orang di sekitarnya akan memberikan manfaat yang bagus untuk perkembangannya.