Umum

Menjawab Pertanyaan Sulit Anak dan Contohnya

Menjawab pertanyaan sulit anak yang tiba-tiba terlontar dari mulut anak terkadang membuat para orang tua merasa kebingungan. Apalagi anak tersebut memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dengan pertanyaan unik buah dari kecerdasan yang baik.

Pertanyaan anak memang terkadang unik. Ada yang mudah dijawab dan terkadang pula sangat sulit untuk dijawab dan tak terduga. Hal itu menunjukkan segi kecerdasan dan kreativitas anak.

Ada kebimbangan pada setiap orangtua jika diberikan pertanyaan yang sulit jawabannya oleh anak. Ia akan merasa malu jika tidak mampu menjawab pertanyaan anak. Orangtua sangat risau jika anaknya beralih dan mengajukan pertanyaan kepada orang lain yang belum tentu jawabannya benar.

Oleh sebab itu, sebaiknya orangtua tetap harus menjawab setiap pertanyaan anak dan berpikir bagaimana cara menjawabnya secara bijak dan sedehana sesuai umur anak.

Menjawab Pertanyaan Sulit Anak

Terkadang orangtua mengalami kesulitan ketika dihadapkan untuk menjawab pertanyaan sulit anak. Pertanyaan yang sering dilontarkan oleh seorang anak bersifat polos dan unik. Kadangkala bagi orangtua pertanyaan tersebut serasa pertanyaan bodoh yang mudah dijawab.

Namun karena dia tidak mengetahuinya maka pertanyaan pun sering terlontar dari mulutnya. Tidak ada rasa malu dalam diri anak terhadap pertanyaan yang dia lontarkan. Yang ada hanyalah dia ingin mengetahui jawaban yang sebenarnya dari apa yang dia penasaran dan belum tahu terhadapnya.

Setiap anak mempunyai karakter masing-masing dan mempunyai tingkat keingintahuan sangat tinggi. Untuk melepaskan rasa ingin tahu yang tinggi itu seorang anak akan mempelajari semuanya. Termasuk bertanya atau berdiskusi kepada orang dekatnya yang dikira mengetahui. Salah satu orangtuanya. Hingga tak aneh jika anak anda sering bertanya-tanya kepada anda selaku orangtua. Karena hal tersebut merupakan cara belajar anak.

Reaksi orangtua berbeda-beda dalam menyikapi pertanyaan sulit anak. Ada orangtua yang dibuat bingung karenanya. Ada orangtua yang merasa senang dengan pertanyaan anak tersebut. Karena pertanyaan yang dilontarkan anak mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi yang mencerminkan tingkat kecerdasan anak yang baik. Namun ada juga orangtua yang merasa kesal dan jengkel hingga marah atas pertanyaan anak yang sukar dijawab.

Salah satu contoh saja pertanyaan yang dilontarkan oleh anak yang sering buat orangtua sulit menjawabnya adalah “Kenapa ikan hidup di air? Apa tidak kedinginan hidup di air terus ?”Bagi orangtua yang tidak mengetahui dasar-dasar keilmuan pasti tidak bisa menjawabnya. Bahkan bagi orangtua yang berpendidikan tinggi sekalipun pertanyaan anak tersebut kadang tidak bisa menjawabnya secara baik.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orangtua dalam menjawab pertanyaan sulit anak. Cara yang paling baik adalah menjawab pertanyaan anak dengan baik semaksimal mungkin. Karena dengan cara ini anak anda semakin tahu dan belajar. Bagi orangtua untuk membantu menjawab pertanyaan anak bisa mencari jawaban secara cepat di internet.

Contoh Pertanyaan Sulit Anak

Sebenarnya ada contoh pertanyaan sulit anak yang sering kita dengar. Salah satunya, seperti “Pak, mengapa burung punya sayap dan burung bisa terbang, sedangkan ayam yang mempunyai sayap tidak bisa terbang? Mengapa pula manusia tidak punya sayap seperti burung?”

Ada sejumlah pertanyaan lainnya yang teramat sukar dijawab oleh orangtua. Hal tersebut menandakan mendidik anak jaman sekarang yang sangat kritis tidak mudah.

Menyikapi pertanyaan anak SD yang sulit dijawab maka orangtua akan berusaha sebaik mungkin untuk menjawabnya. Mungkin orangtua pada mulanya panik dengan pertanyaan anak yang sulit dijawab.

Namun secara perlahan-lahan orangtua akan bersikap tenang dan bisa menjawab semua pertanyaan sulit anak. Apalagi sekarang ini terdapat mesin pencarian google yang dapat mencari semua jawaban dari pertanyaan anak sesulit apapun.

Berikut ini beberapa contoh pertanyaan sulit anak, antara lain:

  1. ”Kenapa anak perempuan pakai anting?”
  2. ”Mengapa ayam bertelur? Dan mengapa induk ayam mesti mengerami telur ayam?”
  3. “Mengapa ayam jago mempunyai jawer?”
  4. ”Mengapa sepeda memiliki roda?”
  5. ”Mengapa kucing dan anjiing suka berkelahi?”
  6. ”Bu mengapa orang menyebutnya air putih tapi itu kan air bening dan tidak putih?”
  7. ”Kenapa ayam bertelur?”
  8. ”Mengapa gajah punya belalai?”

Trik Menjawab Pertanyaan Anak Yang Sulit Dijawab

Namun acapkali pertanyaan anak tidak sampai di situ. Seorang anak yang merasa tidak puas terhadap jawaban orangtuanya akan terus bertanya jika masih ada hal yang membuatnya penasaran. Sebagai orangtua tentu sangat bijak dengan menjawab semua pertanyaan anak dengan baik dan sabar. Karena hal tersebut berdampak pada perkembangan anak di masa depan.

Salah satu kesalahan dalam mendidik anak yang sering dilakukan oleh orangtua adalah memarahi anak ketika anak mengajukan pertanyaan yang sulit dijawab. Hal tersebut akan mengganggu psikologis dan proses tumbuh kembang anak. Sang anak di masa dewasanya akan menjadi pribadi pemalu dan pendiam serta kapok mengajukan pertanyaan kembali pada orangtuanya.

Kalau orang tuanya merasa kesal dan marah-marah dan bukannya menjawab pertanyaan sulit anak, maka besar kemungkinan anak menjadi  pemalu dan pendiam dan tidak ingin bertanya lagi kepada orangtuanya.

Berikut ini beberapa trik menjawab pertanyaan anak yang sulit dijawab yang semoga bisa memberikan inspirasi.

  1. Bertanya kembali apakah benar pertanyaan anak yang dimaksud tersebut. Misalkan sang anak bertanya mengapa burung suka berkicau maka orangtua menanyakan kembali, “Apakah sang anak menanyakan kenapa burung suka berkicau?”. Hal itu sebagai bagian menyamakan persepsi agar tak salah paham.
  2. Orangtua bisa menjawab pertanyaan anak dengan benar, lugas, jelas dan sederhana. Sedangkan jika pertanyaan anak di rasa susah untuk dijawab maka dengan terpaksa orangtua bisa tidak menjawabnya dengan tujuan untuk mendidik anak bersikap mandiri dalam mendapatkan jawaban. Orang tua bisa meminta pendapat atau jawaban dari anaknya jika ditanya pertanyaan seperti itu. Misalkan:  “Bagaimana pendapat kamu, mengapa burung suka berkicau?”

Jangan dikira pertanyaan sulit anak akan dilontarkan sekali saja. Dalam beberapa kondisi seringkali seorang anak mengajukan pertanyaan sulit secara berantai. Hal itu kadang membuat orangtua keteteran dalam menjawab pertanyaan anaknya.

Pertanyaan anak kecil yang sulit dijawab bisa meliputi berbagai bidang termasuk masalah agama Islam dan ketuhanan. Seperti: “Mengapa kalau mau solat harus berwudu terlebih dahulu?” “Mengapa jika kentut saat solat harus diulang kembali salatnya?”

“Lalu apakah Tuhan itu ada atau tidak? Lalu kalau Tuhan itu ada mengapa Tuhan tidak menampakan diri?” berlanjut dengan pertanyaan anak pada segi lain : “Lalu manusia mengapa harus mengalami kematian ? Apa yang terjadi sesudah mati?”. Itulah beberapa pertanyaan yang sulit dijawab oleh orangtua dan kesulitan menjelaskannya pada anak dengan bahasa sesuai logika anak.

Namun tidak selamanya seorang anak mengajukan pertanyaan sulit dijawab. Beberapa kali seorang anak bisa mengajukan pertanyaan lucu ataupun pertanyaan mudah dijawab untuk anak SD. Seperti berapa jumlah roda sepeda? Berapa kaki kambing?

Sifat kritis seorang anak dengan mengajukan pertanyaan yang sulit dijawab bukan hanya diutarakan pada orangtua di rumah. Sebab kalau dalam lingkungan sekolah seorang anak kadang mengajukan pertanyaan yang sulit dijawab diperuntukkan bagi guru di sekolah.

Adapun menjawab pertanyaan sulit anak yang dilontarkan bermanfaat bagi orang tua dalam menambah wawasannya. Karena dengan demikian orangtua akan berusaha mencari jawabannya sendiri. Dengan cara bertanya langsung kepada ahlinya maupun mencari referensinya di internet.

Mengapa Anak Sering Bertanya Banyak Hal?

Salah satu pertanyaan yang kadang muncul di benak anda adalah mengapa anak sering bertanya banyak hal? Oleh sebab itu, berikut ini sejumlah alasan mengapa anak suka bertanya banyak hal yang penting Anda tahu.

1.Proses pembelajaran

Adapun yang menjadi alasan anak bertanya banyak hal kepada orang di dekatnya yang bisa dipercaya atas segala sesuatu yang ia tak mengerti adalah sebagai upaya proses pembelajaran. Seorang anak tidak bisa belajar secara mandiri. Namun memerlukan bimbingan dari orangtua.

Ada banyak hal yang belum diketahui oleh anak di dunia ini. Sehingga sang anak tertarik mempelajari semuanya. Hal tersebut tentu berbeda dengan kalangan orangtua yang sudah mempelajari sebagiannya hingga tak begitu tertarik pada setiap bidang.

2.Ingin diperhatikan

Alasan lain mengapa anak sering bertanya banyak hal adalah rasa ingin diperhatikan oleh orangtuanya. Dengan orangtua menjawab pertanyaan maka sang anak merasa senang karena diperhatikan ditengah kesibukan orangtua di rumah.

3.Mengetes kecerdasan orangtuanya

Anak yang sering bertanya juga kadang berniat untuk menguji kemampuan kecerdasan orangtuanya. Sang anak berusaha mencari pertanyaan sulit yang dijawab oleh orangtuanya. Karena selama ini orangtua selalu bisa menjawab semua pertanyaan anak dengan baik

Pendek kata, jika seorang anak sering bertanya dengan pertanyaan yang sulit maka orangtua harus bersyukur. Karena sang anak memiliki kecerdasan yang baik dan mempunyai semangat tinggi dalam belajar.

Ketika seorang anak tidak sering bertanya maka hal itu menandakan sang anak tidak sedang dalam proses belajar. Karena salah satu cara belajar anak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan adalah dengan banyak bertanya. Bertanya akan membuat anak mengetahui apa saja yang benar dan yang salah. Seperti sebuah pepatah bijak bahwa “malu bertanya sesat di jalan.”

Pertanyaan Logika Yang Susah Dijawab Tapi Menghibur

Untuk mengetes kecerdasan anak maka anda sebagai orangtua bisa mengajukan pertanyaan untuk mengetahui kemampuan logika anak. Hal tersebut tidak mesti seorang anak mengajukan pertanyaan pada orangtuanya.

Kalau seorang ayah atau ibu yang mengajukan pertanyaan kepada anak umumnya bersifat teka-teki atau lelucon untuk mengisi waktu luang dengan sesuatu yang menyenangkan.

Berikut ini beberapa pertanyaan logika yang susah dijawab anak beserta trik menjawab pertanyaan anak yang sulit dijawab.

1.Lebih berat mana besi satu kilo atau kapas satu kilo?

Ini contoh pertanyaan sulit anak yang menarik. Anak pastinya akan berpikir dengan kemampuan yang ada. Mungkin anak akan menjawab bahwa lebih berat besi. Namun anda sebagai orangtua bisa memberikan jawaban yang tepat yaitu tidak ada yang lebih berat. Semuanya seimbang. Karena masing-masing bobot sebesar 10 kg.

2.Sebutkan hewan darat yang sangat pandai berenang?

Jawabannya : bebek. Karena bebek bukan hanya bisa berenang di air tapi juga menyelam.

3.Sesuatu yang dibalik menjadi berkurang. Apakah bilangan itu?

Jawaban yang benar adalah angka 9 yang kalau dibalik akan menjadi angka enam.

4.Sebutkan sepatu yang bisa digunakan untuk memasak makanan di dapur?

Jawaban : Spatula

5.Mengapa Superman suka menggunakan huruf S di depan bajunya?

Jawaban : karena kalau menggunakan huruf XL atau M akan kegedean kostumnya.

6.Apa itu jika tamu telah masuk maka orang itu keluar rumah?

Jawaban tukang becak yang sedang ada penumpang.

Pertanyaan Anak Kecil Dan Jawabannya

Salah satu yang unik dari dalam diri anak adalah suka bertanya segala sesatu secara polos atau apa adanya. Hal tersebut berbeda dengan pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang tua kadang menjebak dan dibuat-buat. Salah satu hal yang menarik lainnnya dari dalam diri seorang anak adalah kadang bertanya dengan pertanyaan yang sukar sekali dijawab orangtuanya sendiri.

Bagi orang tua perlu mengetahui cara menjawab pertanyaan sulit anak yang sering dilontarkan. Berikut ini dua contoh pertanyaan sulit anak yang sering dilontarkan.

1.Mengapa ini begini dan kenapa ini begitu?

Sang anak mengamati kejadian alam yang membuatnya aneh dan terheran. Oleh sebab itu sang anak bertanya kepada orangtuanya dengan kata pertama kali yang terucap adalah “kenapa atau mengapa?”

Salah satu pertanyaan yang mungkin terlontar dari mulut anak yang sudah kritis adalah  kenapa dirinya harus sekolah sedangkan orangtuanya tidak sekolah? Jawaban setiap orangtua mungkin berbeda-beda. Misalkan “Karena anak tidak ada pekerjaan di rumah. kecuali harus sekolah. Namun ada jawaban orangtua yang lebih bijak yaitu “Karena sekolah itu merupakan kewajiban dari aturan negara dan agama Islam. Bersekolah merupakan bagian dari upaya menuntut ilmu yang harus dilakukan setiap anak sepanjang masa.

2.Mengapa harus tidur?

Ketika malam sudah larut maka seorang anak diajak untuk tidur oleh orangtuanya. Secara refleks sang anak bertanya kepada orangtuanya, “Mengapa saya harus tidur?” orangtua bisa menjawab bahwa tidur merupakan hal yang penting untuk menjaga kesehatan badan dan untuk beristirahat setelah seharian bermain atau belajar agar bisa bangun tidur lebih semangat dan bugar.

Itulah beberapa pertanyaan anak dan cara menjawab pertanyaan sulit anak yang baik dan benar. Semoga bisa membantu para orangtua dalam menjawab segala pertanyaan anak yang kritis.

Yusuf C

Recent Posts

Mengenal Energi Kinetik: Manfaat, Bentuk, Rumus dan Contohnya

Energi kinetik, pernahkah kamu mendengarnya? Itu adalah kekuatan yang mendorong segala sesuatu bergerak, dari bola…

4 jam ago

Mengenal Pengertian Zat Aditif, Jenis, Ciri-Ciri, Dampak dan Contohnya

Apakah Anda tahu bahwa zat aditif sering digunakan dalam berbagai produk makanan dan minuman yang…

24 jam ago

Memahami Struktur Kloroplas, Fungsi, Ciri-Ciri dan Cara Kerjanya

Kloroplas merupakan struktur membran dari sel tumbuhan yang berfungsi sebagai mesin kehidupan yang mengubah sinar…

2 hari ago

Memahami Pengertian Zat Adiktif, Jenis, Ciri-Ciri, Contoh dan Dampaknya

Zat adiktif merajalela karena akan berpotensi merusak kehidupan banyak orang dan meruntuhkan masyarakat kita. Setiap…

3 hari ago

Apa itu Globalisasi, Ciri-Ciri, Proses, Bentuk dan Pengaruhnya

Globalisasi telah menjadi isu yang mendesak dalam beberapa dekade terakhir. Dengan semakin hilangnya batas-batas geografis,…

4 hari ago

10 Ide Rahasia Edit Video Wisuda Terbaik dan Berkesan

Pernahkah kamu berpikir untuk mengedit video wisuda yang berkesan? Wisuda merupakan salah satu momen penting…

5 hari ago