Ada sejumlah mitos tentang belajar bilingual dalam masyarakat kita. Anggapan ini umumnya bersifat negatif yang hanya akan melemahkan potensi dan kemampuan anak. Padahal, banyal bukti bahwa seorang anak bisa menguasai beberapa bahasa sekaligus dengan baik.

Secara istilah, pengertian bilingual merujuk pada kemampuan seseorang dalam menggunakan dua bahasa atau lebih. Seiring perkembangan jaman saat ini, makin banyak orang dan anak-anak yang tertarik belajar bilingual. Seperti bahasa Inggris dan bahasa Mandarin, atau yang lain.

Hal tersebut tentu merupakan kabar yang bagus untuk meningkatnya kesadaran para orang tua tentang pentingnya seorang anak belajar berbagai bahasa.

Justru dengan seorang anak belajar bilingual akan semakin meningkatkan kreativitas dan kecerdasan otak pada anak. Pada zaman era globalisasi saat ini tidak cukup anak hanya mempunyai kemampuan berbahasa 2 bahasa saja tapi seorang anak mesti mempunyai kemampuan menguasai tiga bahasa atau lebih.

Mitos Tentang Belajar Bilingual

Setiap anak tumbuh di lingkungan keluarga masing-masing. Ada keluarga yang mengajarkan dua bahasa di lingkungan keluarga tersebut. Hal tersebut membuat sang anak mesti menyesuaikan diri dan belajar dua bahasa berbeda yang dinamakan anak bilingual.

manfaat belajar bilingual

Anak bilingual adalah sebuah fenomena yang bukan hal aneh lagi di masyarakat. Kita bisa dengan mudah mendapatkan anak-anak bilingual yang mempelajari dua bahasa sekaligus. Namun ada sedikit kekhawatiran dari orang tua mengenai mitos tentang belajar bilingual.

Anak bilingual adalah anak yang bisa berbicara dua bahasa sekaligus secara baik dan benar. Secara akal mempelajari dua bahasa harus mempunyai keterampilan khusus. Inilah yang menjadi kelebihan dari anak bilingual yang bisa menguasai dua bahasa sekaligus yang berbeda.

Pada satu sisi anak bilingual mendapatkan pujian dan kebanggaan dari orang tuanya. Namun pada satu sisi yang lain beberapa orangtua mengkhawatirkan kondisi anak bilingual. Apakah seorang anak tidak dibebankan terlalu berat dengan keharusan menguasai 2 bahasa berbeda yang sekaligus?

Beberapa orang tua mengkhawatirkan kondisi anak yang mengharuskan mempelajari dua bahasa sekaligus sejak dini. Sebagian dari mereka menganggap berlebihan dan sebagian lagi menganggap mustahil seorang anak bisa menguasai dua bahasa secara bersamaan di usia dini.

Pada dasarnya  mengajarkan kepada anak dua bahasa berbeda adalah hal yang manusiawi dan bisa dilakukan oleh seorang anak. Bahkan anak bilingual yang mempelajari dua bahasa berbeda sangat bagus kesehatan dan kecerdasannya dengan manfaatnya yang beragam dengan anak belajar dua bahasa. Terutama dari segi kognitif anak.

Mendidik anak untuk mempelajari beberapa bahasa sekaligus adalah hal yang penting dan diperbolehkan untuk dilakukan pada anak. Aplagi saat ini ada banyak komunitas belajar bahasa untuk melatihnya.

Anggapan Keliru tentang Belajar Bahasa

Saat ini masih saja ada mitos tentang belajar bilingual yang sifatnya negatif. Padahal seorang anak bisa mempelajari beberapa bahasa sekaligus dengan baik. Hal ini karena manusia diberikan oleh Allah SWT kemampuan luar biasa untuk menguasai berbagai macam bahasa.

pentingnya belajar bilingual

Bahkan manfaat belajar bahasa baik untuk kesehatan kognitif dan meningkatkan rasa percaya diri anak. Bahkan tak kalah penting, kemampuan ini juga dapat memperluas pergaulan anak dengan berbagai kalangan.

Berikut ini beberapa mitos tentang belajar bilingual bagi seorang anak yang mungkin saja masih Anda anggap benar.

1.Gangguan Bicara

Beberapa mitos berkembang di masyarakat tentang seorang anak belajar bilingual. Misalkan bisa membuat anak mengalami gangguan berbicara. Benarkah demikian? Anggapan atau mitos tersebut keliru.

Karena sang anak yang mempunyai kemampuan dua bahasa tidak mengalami gangguan bicara. Justeru sebaliknya dengan anak belajar dan menguasai bilingual akan membuat anak lancar berbicara.

2.Membuat Bingung Anak

Mitos lainnya tentang belajar bahasa yang juga berkembang di masyarakat adalah anak yang bilingual akan membuat sang anak menjadi akan semakin bingung dan banyak melamun atau melongo. Mitos tersebut tidak benar. Anak bilingual adalah seorang anak yang tak bisa melamun. Otaknya akan terus berpikir.

3.Menurunkan Prestasi Akademik di Sekolah

Mitos anak yang belajar bilingual lainnya yang berkembang di masyarakat adalah anak akan mendapatkan prestasi akademik yang buruk di sekolah. Namun pada kenyataannya anggapan tersebut salah besar. Justru sebagian besar anak bilingual dapat menoreh prestasi yang sangat baik dalam akademik di sekolah.

belajar bilingual

Hal tersebut karena anak yang belajar bilingual terbiasa  dapat memecahkan masalah serumit apapun. Yang membuat anak lebih rajin dan tekun dalam mempelajari suatu materi mata pelajaran. Anak bilingual juga terbiasa melakukan penggunaan dua bahasa yang berbeda atau multitasking.

4.Memicu Pengelompokan Tipe Anak

Anggapan keliru belajar bilingual juga adalah mitos tentang pengelompokan anak dalam dua bagian yaitu anak bilingual dan anak non bilingual. Jika anak tidak pandai dalam menguasai kedua bahasa yang berbeda maka itu berarti ia bukan anak bilingual.

Sebaliknya jika seorang anak bisa menguasai 2 bahasa secara sekaligus dengan baik dan benar maka itu berarti anak billingual. Hal tersebut menjadikan orang tua tidak boleh memaksakan anaknya untuk menguasai 2 bahasa yang berbeda jika anaknya bukan termasuk anak bilingual.

Mitos tentang sang anak non bilingual akan menjadi orang yang selalu bingung dengan belajar bilingual adalah mitos yang tidak benar. Karena seorang anak yang tidak pandai belajar menguasai 2 bahasa yang berbeda bukan berarti ia bukan anak non bilingual.

Seorang anak bisa menguasai dua bahasa atau lebih yang berbeda. Yang diperlukan oleh seorang anak adalah kerajinan untuk mempelajari bahasa tersebut beserta latihan-latihan dalam bercakap-cakap dan menulis dalam 2 bahasa berbeda tersebut.

belajar bahasa bilingual

Sayang sekali jika anak anda tidak pandai menguasai dua bahasa berbeda sekaligus dianggap sebagai anak non bilingual dan mustahil bisa bilingual. Padahal sejatinya kemampuan anak anda dalam menguasai berbagai bahasa sangat besar. Potensi seorang anak bersifat tak terbatas.

Manfaat Belajar Bilingual

Mitos-mitos atau anggapan negatif hanya akan memberikan penilaian potensi dan kekuatan pada seorang anak yang rendah. Oleh sebab itu, jika anda mendengar beberapa mitos tentang belajar bilingual maka anda harus selektif dalam memilihnya jangan sampai potensi besar anak anda terhambat olehnya.

Berikut ini beberapa manfaat seorang anak mempelajari 2 bahasa berbeda sekaligus atau belajar bilingual bagi perkembangan anak, antara lain :

1.Anak Cepat Tanggap

Dengan anak sudah terbiasanya melakukan peralihan dari satu bahasa ke bahasa lain (bilingual) maka akan membuat anak lebih peka dan cepat tanggap terhadap apa yang terjadi di sekitarnya.

mitos tentang belajar bilingual

2.Anak Gampang Beradaptasi

Dengan anak bilingual yang terbiasa melakukan peralihan dua bahasa akan mendidik anak untuk menjadi pribadi yang bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Pada saat salah seorang temannya menggunakan bahasa tertentu maka sang anak bisa menyesuaikan dengan menggunakan bahasa tersebut.

3.Peluang Sukses Lebih Besar

Anak bilingual juga mempunyai kesempatan lebih besar untuk mendapatkan kesuksesan dalam bidang pergaulan atau pendidikan, dan karir pekerjaan atau bisnisnya. Apalagi kelak ia sudah dewasa.

4.Mempertajam Daya Ingat Anak

Dengan belajar bahasa asing sejak dini juga akan membuat anak akan terlatih untuk mengingat. Daya ingat seorang anak akan semakin terasah dengan rajin belajar bilingual.

5.Kemampuan Berbahasa Akan Semakin Baik

Dengan belajar bilingual seorang anak akan semakin baik dalam kemampuan berbahasa seperti dalam kosa kata maupun percakapan.

mitos tentang belajar bahasa

Pendek kata, ada banyak kelebihan dan manfaat bagi seorang anak belajar bilingual. Hal tersebut dapat meningkatkan kesehatan dan menambah kecerdasan lainnya pada anak. Dengan manfaat belajar bilingual pada anak harusnya memotivasi para orangtua untuk mengajarkan kepada anak mereka dua bahasa berbeda atau lebih untuk mendapatkan manfaat tersebut.

Yang pada akhirnya menjadi suatu kebanggaan bagi setiap orangtua menyaksikan anaknya fasih dalam berbicara pada dua bahasa yang berbeda. Kelak semua itu akan berguna bagi anak dalam menghadapi perkembangan jaman yang terus berubah ke depannya. Karena itu Ada bisa mengikutsertakan anak dalam bimbel bahasa Inggris yang ada.

Itulah berbagai mitos tentang belajar bilingual yang sebaiknya segera Anda singkirkan. Justru dengan belajar bilingual akan makin meningkatkan kreativitas dan kecerdasan otak anak. Pada zaman era globalisasi saat ini tidak cukup anak hanya mempunyai kemampuan dua bahasa saja tapi perlu menguasai lebih banyak bahasa lainnya.