Umum

Pengertian Biosfer: Karakteristik, Macam dan Fungsinya

Pengertian biosfer secara umum menunjuk pada lingkungan tempat tinggal suatu makhluk hidup. Seperti tempat tinggal ikan berada dalam perairan. Sedangkan tempat tinggal cacing berada di dalam tanah. Begitu juga lingkungan tanaman tumbuh berada di area hutan atau taman.

Semua makhluk hidup tentu mempunyai tempat tinggalnya masing-masing secara permanen ataupun berpindah-pindah. Materi tentang biosfer menjadi pelajaran penting pada mata pelajaran geografi untuk para pelajar SMP yang berada di kelas 8

Pengertian Biosfer

Secara sederhana, pengertian biosfer adalah sebuah lapisan yang terdapat di bumi. Dimana lapisan bumi tersebut bisa didiami oleh  makhluk hidup untuk berkembang biak. Lapisan bumi tersebut bisa berbagai macam rupa. Seperti dalam wujud di udara, perairan, dan daratan.

Dengan demikian pengertian biosfer dapat disimpulkan sebagai suatu wadah dan media berkumpulnya atau mempersatukan segala makhluk hidup. Media ini memiliki kaitan atau hubungan dengan komponen atmosfer bumi, antrofosfer, hidrosfer, dan litosfer.

Lapisan-lapisan bumi berbagai macam. Salah satunya lapisan yang tertipis yakni biosfer. Lapisan biosfer memiliki persamaan dan perbedaan dengan lapisan bumi yang lain. Namun lapisan biosfer lebih berkonsentrasi sebagai wadah makhluk hidup untuk bertempat tinggal. Contohnya pada fauna dan flora yang berdiam di perairan dan daratan.

Pengertian biosfer secara sederhana adalah tempat atau sebuah organisasi makhluk hidup yang mana semua makhluk tersebut dapat berkembang biak di dalamnya. Semua makhluk hidup menggunakan sistem kehidupan yang kompleks dan membentuk sistem yang utuh.

Mengenai wujud biosfer itu sendiri dapat dilihat dari ciri dan sifatnya.  Lapisan biosfer memiliki ketebalan sekitar 9 ribu meter.  Biosfer hanya terdapat pada tata surya bumi. Karena selama ini yang diketahui adanya kehidupan hanyalah di planet bumi.

Pengertian Biosfer Menurut Para Ahli

Para ahli memberikan pandangannya mengenai pengertian biosfer menurut kadar kemampuan dan ilmunya. Berikut ini beberapa pandangan para ahli tentang arti dan makna dari biosfer, antara lain :

1.M.Allaby

Salah seorang ahli dan ilmuwan bernama M Allaby memberikan definisi biosfer. Menurutnya, pengertian biosfer adalah sebagai tempat tinggal makhluk hidup yang menyusun suatu kesatuan utuh dalam kelompok. Hal tersebut mencakup pada semua ekosistem bumi.

2.John Wiley

Pandangan dari peneliti dan pakar yang lainnya yakni John Wiley menjelaskan makna dan pengertian biosfer. Biosfer adalah suatu wilayah yang di dalamnya memiliki kehidupan alami.

3.Vladimir Wanouich

Sedangkan Vladimir Wanouich meninjau pengertian biosfer sebagai sistem kehidupan makhluk hidup  yang terbuka. Diawali dari keberadaan sejarah makhluk hidup di muka bumi.

Fungsi Biosfer

Berikut ini beberapa fungsi dari biosfer yang sangat penting untuk kehidupan di bumi, yaitu:

1.Menyediakan makanan

Hal yang paling utama dari fungsi biosfer adalah menyediakan makanan bagi makhluk hidup di dalamnya. Sehingga fungsi ini disebut juga sebagai sumber makanan. Adapun makanan yang disediakannya terbagi dalam dua bentuk yakni  flora atau tumbuhan maupun fauna atau berbagai jenis  hewan.

Flora dan fauna tersebut tumbuh dan berkembang dalam lingkungan biosfer kemudian dapat dimakan atau dikonsumsi oleh manusia.  Tidak adanya fauna dan flora dalam biosfer akan membuat keberlangsungan hidup manusia terancam.

2.Riset dalam dunia pendidikan

Fungsi selanjutnya dari biosfer dalam flora dan fauna adalah sebagai media riset atau penelitian dalam ruang lingkup pendidikan. Objek riset ada banyak hal. Salah satunya adalah lapisan biosfer dengan sejumlah ciri dan karakteristiknya.

Bukan hanya bagi kepentingan riset bagi sekolah formal, fungsi dan pengertian biosfer juga bagi  kepentingan pendidikan non formal. Misalkan dalam hal orangtua memberikan edukasi kepada anak-anaknya tentang pengetahuan ekosistem flora dan fauna.

Dengan cara ini akan meningkatkan semangat anak dalam belajar dunia flora dan fauna yang terangkum dalam mata pelajaran IPA. Kemudian dapat pula meningkatkan kecintaan anak dalam melestarikan flora dan fauna di sekitarnya.

3.Wadah hiburan

Fungsi biosfer juga bisa sebagai wadah hiburan. Mengingat kesibukan dalam pekerjaan sehari-hari di kantor dan rutinitas yang membosankan membuat manusia memerlukan waktu untuk hiburan sejenak. Salah satu tempat yang dituju adalah flora dan fauna.

Misalkan dalam bentuk suaka marga satwa. Di dalamnya terdapat beaneka ragam hewan yang langka. Sehingga  menjadi suatu hiburan bagi manusia dalam satu tempat yang sama menyaksikan tingkah pola hewan yang lucu dan menggemaskan.

4.Wadah pelestarian

Suaka margasatwa menjadi tempat perlindungan dan pelestarian bagi hewan-hewan yang dilindungi dan langka ataupun terancam punah. Berbagai macam hewan terdapat di suaka margasatwa. Contohnya badak bercula satu. Binatang tersebut saling berinteraksi dengan sesamanya.

5.Cagar biosfer

Terakhir, fungsi biosfer adalah sebagai cagar biosfer.  Cagar biosfer adalah sebuah daerah yang eksistensi ekosistem yang berada di dalamnya telah didukung oleh badan atau organisasi dunia internasional. Pemerintah nasional sangat memperhatikan kehadiran cagar biosfer ini dengan berbagai bantuan yang disalurkannya.

Kehadiran cagar biosfer di masyarakat sangat bermanfaat dalam pelestarian  dan keseimbangan pembangunan budaya, ekonomi dan keseimbangan ekosistem hayati. Berdasarkan zona, cagar biosfer terdapat tiga macam, antara lain :

  1. Biosfer Zona Utama. Zona utama biosfer disebut juga zona inti. Zona ini diberikan perlindungan oleh pemerintah disebabkan dengan kekayaan flora dan fauna yang terdapat di dalamnya sangat lengkap.  Biosfer zona inti hanya diperuntukkan bagi aktifitas dunia pendidikan  dan riset. Sehingga tidak sembarang orang memasukinya dan tidak diperkenankan melakukan pengrusakan di dalamnya.
  2. Biosfer Zona Penyangga. Biosfer dari zona penyangga adalah suatu kawasan yang melingkupi zona inti. Zona penyangga umumnya tidak diperbolehkan untuk dipergunakan bagi kepentingan eksploitasi sumber daya alam hayati di dalamnya. Misalkan dalam bentuk riset, edukasi sampai wisata.
  3. Biosfer Zona Transisi. Biosfer zona transisi adalah sebuah kawasan yang melingkupi area penyangga. Pada area biosfer transisi diperkenankan melaksanakan aktifitas pemukiman, pertanian, dan aktifitas lainnya yang berorientasi dalam memanfaatkan lingkungan ekosistem bagi kepentingan umum.

Macam-macam Biosfer

Setelah mengenal pengertian biosfer kita juga akan membahas tentang macam-macam biosfer yang terdapat dalam kehidupan bumi. Berdasarkan lapisannya, biosfer terdiri-dari 3 macam jenis, yaitu:

1.Hidrosfer

Hidrosfer adalah lapisan biosfer yang terbentuk dari beberapa perairan. Misalkan laut, samudera hingga pada sungai.  Hidrosfer memegang peranan yang sangat penting untuk keberlangsungan makhluk hidup di muka bumi. Disebabkan beberapa makhluk hidup lebih tepatnya sekitar 70 persen lebih menyandarkan kehidupannya pada ekosistem di hidrosfer.

2.Litosfer

Bentuk biosfer berikutnya adalah litosfer. Litosfer merupakan lapisan bumi yang terdapat sebelum lapisan atmosfer. Litosfer terbentuk dari bebatuan.  Seperti contohnya pada lapisan magma yang berasal dari letusan gunung berapi.

3.Atmosfer

Lapisan bumi yang teratas di muka bumi adalah atmosfer. Atmosfer mempunyai fungsi khusus dalam memberikan perlindungan kepada bumi terhadap benda-benda luar angkasa berukuran besar yang bisa mengenai bumi.  Makhluk hidup yang terdapat di bumi dapat hidup aman dan nyaman dengan adanya lapisan atmosfer.

Karakteristik Biosfer

Mengenal pengertian biosfer juga penting mengetahui bagaimana karakteristiknya. Berikut ini sejumlah karakteristik biosfer yang penting untuk diketahui para pelajar, yaitu:

1.Fauna

Biosfer memiliiki sejumlah karakteristik. Salah satunya adalah dalam bentuk fauna. Untuk contohnya adalah padang rumput. Padang rumput adalah suatu tempat yang istimewa. Di dalamnya terdapat pasokan air yang melimpah. Banyak binatang atapun fauna yang menggantungkan hidupnya di ekosistem padang rumput.

Mayoritas fauna yang hidup di padang rumput adalah sejenis hewan herbivora atau hewan pemakan rerumputan atau tumbuhan.  Hal ini disebabkan sumber makanannya yang sangat melimpah di padang rumput.

Disamping itu, pada padang rumput juga terdapat ekosistem hewan carnivora yang dinamakan juga binatang pemakan daging. Misalkan pada binatang harimau, cheetah, singa, srigala dan lain sebagainya. Binatang tersebut memangsa binatang herbivora yang memakan rumput. Sehingga membentuk suatu rantai makanan di dalam tempat tinggal makhluk hidup tersebut.

2.Hutan

Karakteristik biosfer selanjutnya adalah berwujud hutan. Adapun bentuknya terdiri dari berbagai jenis hutan. Seperti hutan hujan, hutan musim, hutan iklim sedang, hutan gugur, stepa, sabana, dan hutan taiga.

3.Terumbu karang

Karakteristik biosfer berikut adalah berwujud terumbu karang.  Terumbu karang adalah tempat makhluk hidup bertempat tinggal di lautan.  Terumbu karang merupakan suatu komunitas organisasi di bawah laut yang memiliki daftar hewan yang terdapat di dalamnya.  Negara Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang mempunyai lautan dalam dengan terumbu karang paling lengkap dan paling besar di seluruh dunia.

Itulah beberapa karakteristik biosfer. Tampaklah Indonesia mempunyai kekayaan dari segi biosfer dalam bentuk flora dan fauna. Setelah memahami pengertian biosfer, lantas yang menjadi pertanyaan adalah apa saja faktor penyebab beragamnya biosfer atau kekayaan flora dan fauna di Indonesia?

Faktor Pendorong Kekayaan Biosfer

Ada beberapa faktor yang mendorong Indonesia memiliki kekayaan biosfer dari beragamnya flora dan fauna, yaitu meliputi:

1.Air

Air adalah sumber kehidupan. Dalam arti, dengan adanya air akan membentuk suatu kehidupan makhluk hidup di kawasan yang dekat dengan air. Kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya seperti binatang dan tumbuhan sangat bergantung dengan keberadaan air di dalam wilayah tersebut.

Sementara itu, negara Indonesia mempunyai dua musim yakni musim hujan dan kemarau. Dengan memiliki musim hujan membuat ketersediaan air mencukupi bagi keberadaan makhluk hidup di dalamnya. Sehingga beraneka ragam hewan dan tumbuhan hidup di Indonesia.

2.Iklim

Faktor pendorong terbentuknya biosfer yang beraneka ragam dalam flora dan fauna di Indonesia selanjutnya adalah faktor iklim. Iklim mencakup situasi kelembapan udara,angin, curah hujan, dan temperatur udara.

Situasi iklim di Indonesia sangat mendukung terbentuknya ekosistem. Contohnya saja pada angin yang membantu proses penyerbukan tumbuhan, dan kondisi suhu udara yang sangat nyaman untuk hewan bertempat tinggal dan berkembang biak.

3.Biotik

Negara Indonesia mempunyai wilayah yang luas dan tanahnya sangat subur. Sehingga dengan mudahnya menjadi tempat tinggal makhluk hidup di dalamnya, baik di darat, lautan maupun udara. Banyak makhluk hidup yang membentuk ekosistemnya masing-masing.

4.Kondisi geologi

Faktor berikutnya yang mendorong Indonesia mempunyai biosfer beraneka ragam dalam jenis tumbuhan dan binatang adalah situasi geologi. Temperatur udara, air dan lingkungannnya sangat mendukung keberlangsungan makhluk hidup dalam jangka waktu panjang sekali. Sehingga banyak makhluk hidup yang bertempat tinggal di tempat tersebut.

5.Peran tumbuhan, binatang dan manusia

Faktor yang turut mendukung kekayaan flora dan fauna di Indonesia adalah persebaran yang merata pada makhluk hidup pada lapisan biosfer. Semua itu dibuat oleh tumbuhan, binatang dan yang paling penting manusia.

Penduduk Indonesia dengan mudah melakukan pengubahan dari hutan jadi area persawahan maupun perkebunan. Beberapa makhluk hidup dengan cepat melakukan pengubahan dan adaptasi dengan lingkungannya.

Demikianlah penjelasan singkat tentang pengertian biosfer, macam-macam biosfer, karakteristik dan fungsi dari biosfer. Pembahasan ini dipelajari oleh siswa siswi yang duduk di bangku SMP pada kelas 8 dalam materi mata pelajaran Geografi. Jika kamu ingin memperdalam pelajaran ini penting mengikuti les privat agar nilai akademiknya meningkat.

Yusuf C

Recent Posts

Mempelajari Hewan Avertebrata: Pengertian, Ciri-Ciri, Klasifikasi, Sistem Produksi, dan Contohnya

Hewan Avertebrata merupakan kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang yang mendominasi kehidupan di Bumi.…

2 jam ago

Penjelasan Lengkap Kalimat Intransitif: Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri dan Contoh

Apakah Anda pernah merasa bingung saat menemui kalimat intransitif dalam bahasa Indonesia? Banyak orang mengalami…

1 hari ago

Penjelasan Lengkap Mengenai Kalimat Transitif: Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri dan Contohnya

Anda pernah merasa bingung dengan konsep kalimat transitif? Kalimat transitif yang merupakan pondasi penting dalam…

2 hari ago

Mengenal Organ Gerak Hewan: Pengertian, Fungsi, Komponen dan Contohnya

Organ gerak hewan merupakan struktur vital yang memungkinkan mereka bergerak dengan grasi dan efisiensi. Namun,…

3 hari ago

Mengenal Organ Gerak Manusia: Pengertian, Fungsi, Kelainan, Gangguan, dan Contohnya

Masalahnya, organ gerak manusia seringkali diabaikan dalam kehidupan sehari-hari, tanpa kita sadari betapa pentingnya peran…

4 hari ago

Pentingnya Memahami Morfologi dan Semantik dalam Berbahasa

Morfologi dan semantik merupakan dua pilar penting dalam memahami bahasa, bagaikan dua sisi mata uang…

5 hari ago