Perbedaan SBMPTN dengan SNMPTN ternyata masih banyak yang belum mengetahuinya. Namun bagi seorang pelajar dituntut untuk mengetahui perbedaan antara SBMPTN, SNMPTN dan jalur mandiri. Sehingga proses menuntut ilmu di sekolah bisa berjalan lancar. Apabila anda masih kebingungan dalam menentukan perbedaan UTBK SBMPTN dengan SNMPTN maka anda bisa menyimak artikel ini.

Bagi mereka yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) wajib untuk mengetahui persamaan antara SBMPTN dengan SNMPTN. Kemudian mengetahui pula antara perbedaan SBMPTN dan SNMPTN. Hingga bisa memahami secara dalam arti istilah itu yang akan mereka dengar dalam dunia akademik di sekolah.

Pada dasarnya istilah SBMPTN dan SNMPTN adalah suatu jalur seleksi masuk ke PTN. Untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN), pemerintah dan lembaga universitas negeri melakukan proses seleksi. Hal itu dilakukan oleh PTN supaya perguruan tinggi negeri tersebut benar-benar menerima calon mahasiswa dan mahasiswi yang pintar, berpotensial dan bisa mengikuti pelajaran di pendidikan tinggi dengan baik. Seleksi dilakukan melalui ujian tertulis berbasis komputer (UTBK).

Dalam proses SBMPTN dan SNMPTN yang merupakan dua proses seleksi dalam memasuki perguruan tinggi negeri (PTN) akan diikuti oleh ribuan calon mahasiswa. Diantara mereka ada yang lulus seleksi SBMPTN dan SNMPTN. Namun lebih banyak dari mereka yang tidak lulus.

perbedaan sbmptn dengan snmptn

Salah satu yang menjadi pilihan bagi lulusan SMA, SMK, dan MA setelah lulus sekolah adalah memilih bekerja, berwiraswasta maupun melanjutkan ke pendidikan tinggi seperti universitas. Pilihan mereka yang mau melanjutkan ke pendidikan tinggi biasanya memilih masuk ke universitas negeri. Namun untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) tidak mudah. Seseorang mesti melalui seleksi bernama SBMPTN dan SNMPTN.

Mengenal Perbedaan SBMPTN

Meskipun sama-sama merupakan sistim seleksi masuk PTN, namun ada perbedaan SBMPTN dengan SNMPTN. SBMPTN kepanjangannya adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Seseorang yang berniat masuk ke universitas negeri maka mesti melalui ujian SBMPTN.

Baca juga Daftar Jurusan Baru SBMPTN, Pilih yang Terbaik!

Ujian seleksi dilakukan secara UTBK atau ujian tertulis berbasis komputer yang menggunakan komputer. Sistem ujian ini sudah mulai dilaksanakan sejak tahun 2019 pada sistim SBMPTN.

Sejarah SBMPTN

SBMPTN mulai diberlakukan di Indonesia pada tahun 2019. Ujian seleksi ini harus ditempuh bagi mereka yang mau menuntut ilmu ke perguruan tinggi negeri di tanah air. Seperti Universitas Padjajaran (UNPAD), ITB, UGM, UI, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, dan perguruan tinggi negeri lainnya.

Pada proses ujian seleksi SBMPTN dilakukan memakai teknologi modern. Dalam hal ini, sistem ini menggunakan komputer yang dinamakan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK). Kalau anda ingat pada masa-masa sebelum 2018, SBMPTN dilakukan dengan menggunakan lembaran kertas dan pensil. Namun semua ini telah berubah dengan sistem komputer.

perbedaan sbmptn dan ptn

Seleksi UTBK SBMPTN dilakukan oleh lembaga resmi profesional yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mengurus penyelenggaraan tes masuk perguruan tinggi negeri. Lembaga ini bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Hasil ujian dinilai sangat transparan, standar, dan kredibel. Salah satunya hasil SBMPTN tahun sekarang.

Tujuan UTBK SBMPTN

Adapun yang menjadi tujuan diselenggarakannya UTBK SBMPTN banyak sekali. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk melakukan proses seleksi calon mahasiswa yang berkualitas yang diperkirakan dapat mengikuti pendidikan di perguruan tinggi negeri dengan lancar sesuai target waktu yang ditentukan. Dalam hal ini, manfaat bisa dirasakan oleh perguruan tinggi negeri tersebut maupun bagi siswa yang bersangkutan.

Syarat Mengikuti SBMPTN 2021

Perbedaan SBMPTN juga terlihat dari persyratan agar bisa mengikuti tes seleksinya. Menyangkut tentang persyaratan untuk bisa mengikuti SBMPTN pada 2021 meliputi.

  1. Lulusan SMK, MA, SMA tahun 2019, 2020 atau 2021 atau lulusan paket C tahun tersebut
  2. Umur paling tinggi 25 tahun
  3. Ikut serta pada UTBK
  4. Setiap siswa diberikan kesempatan ikut serta pada UTBK 2021 hanya 1 kali
  5. Mempunyai Kewarganegaraan Indonesia
  6. Mempunyai akun LTMPT
  7. Peserta yang mengambil program studi Saintek, ia akan diberikan materi Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Saintek
  8. Peserta yang mengambil program studi Soshum, ia akan diberikan materi Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik Soshum
  9. Untuk peserta yang mengambil program studi campuran antara Soshum dan Saintek, ia akan diberikan materi Tes Potensi Skolastik (TPS) dan TKA Saintek dan Soshum.
  10. Peserta sehat jasmani dan rohani sehingga tidak mengalami hambatan dalam proses menuntut ilmu di perguruan tinggi negeri.
  11. Melakukan pembayaran biaya SBMPTN lewat BRI, BTN, BNI atau Bank Mandiri.

Perbedaan SBMPTN dengan SNMPTN

Perbedaan SBMPTN dengan SNMPTN terletak pada beberapa aspek. Hal ini patut diketahui oleh mereka yang mau melanjutkan ke pendidikan tinggi negeri di universitas favorit mereka. Proses seleksi SNMPTN dan SBMPTN tak dilakukan bersamaan yang diikuti oleh semua peserta.

perbedaan sbmptn

Memahami kedua istilah itu penting untuk memudahkan anda dalam menyusun siasat supaya anda bisa melanjutkan kuliah sesuai yang anda kehendaki. Berikut ini perbedaan SBMPTN dan SNMPTN yang terdapat pada beberapa aspek.

1.Singkatan

Untuk memudahkan pemahaman yang benar terhadap pengertian suatu istilah maka kita perlu mengetahui kepanjangan dari singkatan. Dalam hal ini SBMPTN adalah singkatan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Adapun SNMPTN adalah singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri lewat perekrutan undangan.

Baca juga Materi TPS yang Sering Keluar di SBMPTN

Bagi anda yang mau daftar diri mengikuti SBMPTN maka anda diharuskan ikut serta terlebih dahulu dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Nilai pada ujian tulis berbasis komputer ini jadi dasar bisa melakukan pendaftaran SBMPTN.

2.Waktu Seleksi SBMPTN dan SNMPTN

Perbedaan SBMPTN dengan SNMPTN lainnya adalah dari segi waktu pelaksanaan seleksi. Waktu untuk pelaksanaan SBMPTN dan SNMPTN tidak dilakukan secara bersamaan. Namun waktu masing-masing berbeda. Waktu seleksi SBMPTN dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni. Sedangkan waktu berlangsungnya seleksi SNMPTN pada kisaran bulan Januari dan Februari.

Dengan perbedaan waktu diadakan SBMPTN dan SNMPTN akan memberikan kemudahan dan keringanan bagi para peserta. Pada waktu seorang peserta dinyatakan tidak lulus pada seleksi SNMPTN maka ia masih bisa mempunyai peluang untuk kuliah di perguruan tinggi negeri. Dengan cara ia mengikuti seleksi SBMPTN pada bulan Mei atau Juni.

3.Proses Seleksi

Yang jadi pembeda lainnya dari SBMPTN dan SNMPTN dilihat dari segi cara proses seleksi. Untuk jalur SNMPTN proses seleksi menggunakan jalur prestasi yang dilihat dari nilai UN dan prestasi akademik melalui nilai raport pada lima semester serta nilai indeks sekolah. Dengan mengambill jalur masuk lewat SNMPTN maka anda tak perlu ikut jalur SBMPTN atau jalur mandiri.

Sedangkan proses seleksi di SBMPTN tidak mempersyaratkan nilai raport yang bagus. Yang dinilai adalah dari nilai hasil ujian SBMPTN UTBK sistem ujian tertulis berbasis komputer. Adapun materi yang diujiankan adalah Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

4.Biaya

Perbedaan SBMPTN dengan SNMPTN yang terakhiradalah dari segi biaya. Biaya untuk menjadi peserta SNMPTN adalah gratis. Sedangkan apabila kamu memilih mengikuti jalur SBMPTN mesti membayar biaya pendaftaran Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu.

Apa Itu SNMPTN

Salah satu yang menjadi harapan setiap pelajar yang baru lulus di tahun ajaran baru adalah dapat mengenyam pendidikan tinggi. Pilihan mereka akan lebih terpaku pada perguruan tinggi negeri (PTN) yang dinilai lebih baik dalam segalanya ketimbang perguruan tinggi swasta (PTS). Misalkan perguruan tinggi negeri akan lebih baik dari kualitas pengajaran, biaya kuliah yang lebih murah, dosen yang lebih kompeten dan berkualitas unggul.

perbedaan sbmptn dengan snmptn

Namun untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dicita-citakan tersebut, pemerintah telah membuat ketentuan bagi setiap lulusan SMA, SMK atau MA yang mau masuk ke perguruan tinggi negeri maka ia mesti melewati proses seleksi bernama SNMPTN. Lalu apa arti yang sebenarnya dan selengkapnya tentang SNMPTN itu di samping sebuah arti proses seleksi?

SNMPTN adalah singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Bagi mereka yang mau masuk ke perguruan tinggi negeri yang dituju oleh mereka maka mereka harus melalui jalur seleksi bernama SNMPTN.

Lalu siapa saja yang bisa mengikuti seleksi SNMPTN? Yang bisa mengikuti SNMPTN adalah siswa-siswi khusus yang berprestasi dan mendapatkan undangan dari pihak perguruan tinggi negeri. Hal ini berbeda dengan halnya SBMPTN yang bisa diikuti oleh semua siswa-siswi di seluruh Indonesia walaupun tak prestasi.

Pengertian SNMPTN dan Penjelasannya

Untuk lebih mengenal perbedaan SBMPTN dan SNMPTN kita mulai mengenal kepanjangannya. SNMPTN adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Untuk mengikuti SNMPTN, anda tak memerlukan ujian seleksi. Karena ini sistemnya undangan. Hanya orang-orang yang diundang saja yang bisa mengikuti SNMPTN.

Jika anda tak diundang untuk mengikuti SNMPTN maka jangan berkecil hati dan minder karena anda tetap bisa masuk ke universitas negeri pilihan anda. Dengan cara mengikuti SBMPTN. Namun kalau ujian SBMPTN, anda tak lulus maka langkah terakhir masuk perguruan tinggi negeri dengan cara mengambil jalur mandiri.

Baca juga: Daftar Jurusan Baru SBMPTN, Pilih yang Terbaik!

Setiap jalur masuk ke perguruan tinggi negeri mempunyai besaran alokasi masing-masing. Untuk alokasi terbanyak terdapat pada SNMPTN sebesar 40 persen. Kemudian ditempat kedua alokasi sebesar 30 persen bagi SBMPTN. Sisanya 30 persen lagi diperuntukkan bagi kuota jalur mandiri.  Kuota pembagian jatah masuk PTN itu dirasa cukup adil.

Berikut ini kriteria siswa siswi yang berhak mendapatkan undangan untuk mengikuti SNMPTN yaitu memiliki nilai raport yang baik. Ini merupakan ciri siswa siswi tersebut mempunyai kecerdasan akademik yang mumpuni selama tiga tahun belajar di SMA, MA atau SMK. Setelah mempunyai nilai raport yang baik maka perlu didukung oleh indeks penilaian sekolah yang bagus. Misalkan sekolah sudah terakreditasi A.

Jadwal seleksi SNMPTN ditentukan oleh pemerintah yang waktunya sekitar Januari dan Februari. Jadi pada waktu ini biasanya siswa siswi yang terpilih akan disibukkan dengan mempelajari materi-materi soal SNMPTN yang akan keluar. Mereka akan mempelajari materi soal SNMPTN pada tahun-tahun sebelumnya. Karena materi soal yang diujiankan di SNMPTN terbaru tidak akan jauh beda.

perbedaan sbmptn dan snmptn

Kalau saja seorang peserta tidak lulus dalam SNMPTN maka ia masih bisa berpeluang untuk masuk perguruan tinggi negeri favoritnya dengan cara mengikuti SBMPTN. Dengan demikian sudah jelas bahwa untuk memasuki perguruan tinggi negeri hanya dapat dilakukan dengan tiga cara yakni melalui ikut serta pada SNMPTN, SBMPTN dan jalur mandiri.

Jika anda hendak kuliah di universitas negeri maka anda mesti mengetahui istilah-istilah tersebut, seperti SNMPTN, SBMPTN, hingga jalur mandiri. Bukan hanya mengetahui dan memahami istilahnya tapi juga mengetahui kapan pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN serta jalur mandiri supaya anda tidak tertinggal informasi.

Berdasarkan pengalaman, tak sedikit orang yang tidak bisa mengikuti SNMPTN dan SBMPTN karena waktu yang terlewat. Kalau begini jadinya, maka masuk ke perguruan tinggi swasta menjadi solusi akibat kekurangtahuan apa itu SNMPTN dan SBMPTN beserta jadwalnya.

Biasanya pada bulan Juli adalah waktu mulainya tahun ajaran baru. Namun pada bulan Januari merupakan bulan baru dimulainya SNMPTN. Bagi mereka yang tak lulus SNMPTN maka ia bisa berharap masuk ke PTN dengan mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri pada bulan Mei atau Juni. Karena itu penting mengetahui perbedaan SBMPTN dengan SNMPTN.