Umum

Sekolah Akselerasi, Keuntungan dan Programnya

Sekolah akselerasi menjadi dambaan banyak murid. Program pendidikan ini diperuntukkan khusus bagi murid yang berbakat. Tidak sembarang siswa bisa masuk ke sekolah jenis ini. Lalu apa yang membuat proses pendidikan dalam program akselerasi ini begitu cepat ketimbang sekolah reguler?

Pendidikan merupakan hak setiap warga negara Indonesia yang sudah dijamin undang-undang. Namun pendidikan itu cukup banyak jenis dan tingkatannya. Ada pendidikan formal dan pendidikan non formal.  Bila mengingat kepada amanat Pembukaan UUD 1945 tercantum bahwa salah satu tujuan pendirian negara Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu alat untuk mencapai kecerdasan itu adalah melalui pendidikan.

Betapa pentingnya pendidikan mendorong pemerintah mewajibkan pendidikan dasar hingga 9 tahun. Pendidikan akan mengubah seseorang yang tidak bisa menjadi bisa. Pendidikan membuat seseorang yang asalnya bodoh menjadi tahu dan pintar. Dalam perkembangan jaman yang semakin cepat dan dinamis ini membuat pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan kemajuan masyarakat dan negara di masa depan.

Pendidikan di Indonesia sangat beragam. Ada yang lebih fokus dalam pembentukan karakter dan ada juga menyeimbangkan antara pengetahuan umum dan pendidikan karakter. Misalkan dengan berdirinya berbagai sekolah dari SD, hingga universitas yang berbasis agama.

Pada jaman yang serba cepat berubah ini, seorang anak tidak hanya membutuhkan karakter yang baik dan kuat tapi juga kemampuan atas suatu kompetensi atau keterampilan.  Hal ini mengingat persaingan dunia kerja dan dunia bisnis yang semakin ketat.

Mengenal Sekolah Akselerasi

Pendidikan sesuai dengan namanya adalah proses pendidikan yang mengajarkan bagaimana cara berprilaku, dan berpikir setiap hari di lingkungan keluarga dan masyarakat serta pendidiikan bagaimana cara menguasai teknologi dan saintek.

Salah satu jenis sekolah yang mengajarkan hal itu adalah kelas akselerasi. Apa itu sekolah akselerasi?  Ini merupakan jenis sekolah unggulan yang hanya orang-orang unggul saja yang bisa masuk ke sekolah ini. Maksudnya, unggul dalam kecerdasan. Syarat untuk masuk sekolah ini adalah mempunyai kecerdasan IQ di atas rata-rata siswa di sekolah regular.

Yang membedakan jenis sekolah khusus ini dengan sekolah reguler utamanya dari aspek kurikulum dan waktu pembelajarannya. Jika untuk menempuh pendidikan SMP di sekolah reguler sampai lulus memerlukan waktu tiga tahun. Sedangkan pada kelas akselerasi SMP  hanya membutuhkan waktu dua tahun saja.

Baca juga Soft Skill Untuk Anak SD

Karena kecerdasan anak yang lebih tinggi sehingga bisa mengikuti kurikulum dan materi pendidikan dengan baik. Anak yang masuk sekolah akselerasi ini mempunyai kecerdasan di atas rata-rata anak seusianya. Dalam hal ini, anak yang masuk ke kelas akselerasi yang duduk di bangku SD terkadang sudah mampu mengerjakan soal-soal untuk pendidikan SMP dan SMA.

Pendek kata, anak-anak yang masuk program akselerasi adalah anak-anak yang istimewa yang memiliki kecerdasan dan IQ di atas rata-rata. Dalam masyarakat kita memang tak sedikit adanya anak yang menonjol sekali dalam kecerdasan intelektual IQ  seperti ini. Mereka sangat cocok masuk akselerasi setelah dilakukan serangkaian tes masuk.

Syarat Mengikuti Program Akselerasi

Lalu bagaimana ciri-ciri anak-anak yang bisa masuk program akselerasi? Sebenarnya seorang anak bisa dengan mudah dlihat apakah ia pantas masuk kelas akselerasi atau tidak dari sikap dan kecerdasannya. Berikut ini syarat-syarat khusus bagi mereka yang mau masuk sekolah akselerasi.

  1. Ia mempunyai IQ dalam tingkat paling sedikitnya 130
  2. Mempunyai macam-macam prestasi
  3. Tingkat kreatifitas dan motivasi yang tinggi sekali.

Jika anda mendapatkan anak anda  memenuhi syarat di atas maka anda bisa mengajukan anak untuk mengikuti program akselerasi yang unggul. Namun jika tak memenuhi syarat di atas maka jangan sekali-kali memaksakan pada anak untuk masuk akselerasi.

Anak yang menonjol dan pantas masuk program akselerasi adalah mereka yang memiliki tingkat IQ yang tinggi dengan terbiasa mengajukan pertanyaan  di luar perkiraan manusia.

Perbedaan lain dari program akselerasi dengan sekolah reguler selain dalam segi pembelajaran waktu yang lebih dipercepat, sekolah akselerasi mengajarkan materi pembelajaran yang dikemas secara khusus dan menarik hingga bisa menjadikan anak yang cerdas dan sangat berbakat dengan potensi dan prestasi yang dicapainya sangat optimal.

Untuk masuk sekolah kelas akselerasi maka sang murid harus melakukan serangkaian tes dan persyaratan utama , antara lain:

  • Mempunyai Intellegence Quotient yang tinggi khususnya dalam materi mata pelajaran bahasa Inggris, sains dan matematika. Nilai rata-rata mata pelajaran itu lebih dari 7,5
  • Mempunyai kecerdasan sosial yang sangat baik. Mereka yang mau masuk sekolah akselerasi juga di syaratkan untuk mempunyai keceredasan emosional yang baik. Contohnya adalah kemampuan bersosialisasi dengan orang lain, bekerjasama dan mengendalikan diri secara baik dan mampu menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya.
  • Mempunyai kecerdasan spiritual yang baik.

Dengan demikian sangat jelas, seorang anak yang mau masuk sekolah kelas akselerasi harus mempunyai tiga kecerdasan yang terdapat di manusia yaitu kecerdasan IQ, emosional dan spiritual.

Bisa dibilang anak yang masuk ke kelas akselerasi adalah seorang anak yang sempurna secara kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. Dan itu semua syarat di atas sangat jarang didapatkan pada seorang anak. Sehingga jumlah murid kelas akselerasi sangat sedikit ketimbang jumlah murid sekolah reguler.

Program Kelas Akselerasi

Kelas akselerasi yang terdapat di sekolah SD, SMP maupun SMA adalah suatu bentuk sekolah formal yang diakui oleh pemerintah dan untuk siswa berbakat. Mereka yang bersekolah di kelas akselerasi akan lebih cepat menyelesaikan sekolah ketimbang siswa di kelas konvensional.

Baca juga Waktu Belajar Anak yang Efektif

Lalu apa saja program sekolah akselerasi? Untuk lebih jelas, berikut ini sejumlah program kelas akselerasi, antara lain :

1.Menyelesaikan pendidikan SMA hanya 2 tahun

Salah satu program akselerasi adalah menyelesaikan pendidikan SMA dalam waktu singkat yakni hanya dua tahun.

2.Mempertahankan nilai-nilai mata pelajaran agar lebih stabil dan di atas rata-rata KKM

Kelas akselerasi akan lebih mengoptimalkan siswa dalam mendapatkan nilai yang terbaik dan tinggi secara konsisten. Mereka yang tidak bisa mempertahankan nilai di atas KKM maka tidak bisa masuk lagi dalam program kelas akselerasi. Melainkan ia harus masuk lagi ke kelas konvensional.

3.Kegiatan belajar yang lebih padat

Kelas akselerasi membuat pembelajaran lebih dipadatkan. Misalkan seorang siswa yang harus sekolah selama enam bulan, maka dengan sekolah akselerasi sekolah hanya selama tiga bulan. Adapun materi pelajaran sama.

Hal ini bisa dilakukan karena siswa siswi di kelas akselerasi memiliki tingkat kecerdasan yang sangat tinggi. Dengan demikian, program harian sekolahnya lebih banyak PR dan ujian yang lebih mematangkan seorang pelajar.

4.Jumlah murid sangat sedikit

Program kelas akselerasi lainnya adalah jumlah murid yang sedikit. Karena sejalan dengan jumlah murid yang berbakat dan cerdas sangat kecil jumlahnya di setiap sekolah. Misalkan dalam satu kelas akselerasi hanya ada 10 murid. Bandingkan dengan kelas konvensional yang dapat mencapai 30 murid per kelas.

Keuntungan Kelas Sekolah Akselerasi

Bagi orang tua yang anaknya mengikuti program akselerasi pastinya merasa bangga. Karena anaknya termasuk anak pintar dan cerdas di atas rata-rata. Apalagi ada berbagai keuntungan kelas sekolah akselerasi.

Dengan memasukkan anak ke kelas akselerasi maka sang anak akan diajarkan bagaimana cara meningkatkan bakat tersebut secara maksimal. Setiap siswa berbakat itu akan diperhatikan secara baik sehingga kemajuannya dapat terukur dari waktu ke waktu.

Selanjutnya siswa berbakat itu akan diberikan pelajaran yang lebih cepat dibandingkan siswa lain dalam kelas reguler. Sehingga siswa akselerasi SD,SMP,SMA yang lulus akan mempunyai umur lebih muda ketimbang siswa dalam kelas reguler.

Lihat juga Berpikir Kritis, Pengertian, Cara, dan Contohnya

Adanya kelas akselerasi dibuat oleh pemerintah sebagai upaya dalam melayani pendidikan bagi semua orang, termasuk bagi anak-anak mereka yang memiliki kecerdasan dan IQ tinggi. Sehingga bisa menyelesaikan sekolah dengan lebih cepat dengan kemampuan lebih baik.

Orang yang luarbiasa berbakat dan pintar akan diperlakukan dengan baik oleh pemerintah. Salah satunya dimasukkan ke dalam kelas khusus ini. Berikut ini beberapa keuntungan kelas sekolah akselerasi.

  1. Meningkatkan bakat dan kecerdasan anak secara efektif
  2. Memiliki kelapangan waktu yang lebih banyak dalam meniti  karir yang lebih baik di masa depan
  3. Peningkatan produktifitas seorang anak
  4. Berada dalam komunitas yang sama dengan anak berbakat lainnya.

Contoh Sekolah Akselerasi di Bandung dan Jakarta

Berikut ini contoh sekolah akselerasi di Bandung, antara lain:

  1. SMA negeri 1 Bandung
  2. SMAN 3 Bandung
  3. SMP Taruna Bakti

Sedangkan contoh sekolah akselerasi di Jakarta, antara lain:

  1. SMP Islam Al Azhar1 Kebayoran Baru
  2. SMP Bhakti Mulia 400 Jakarta Selatan
  3. SDN Percontohan Makassar 06 Jakarta Timur
  4. SDK 10 BPK Penabur
  5. SD Islam Al Azhar Syifa Budi Kemang
  6. SD Negeri Rawamangun 12 Komplek UNJ
  7. SD Islam PB Sudirman
  8. SD Al Azhar Kelapa Gading

Berikut ini contoh lembaga penddikan yang menyelenggarakan program akselerasi di Surabaya, antara lain:

  • -SMP Labschool 3 UNESA
  • -Elementary School Laboratory UNESA
  • -SMAN5 Surabaya

Sekolah Akselerasi di Luar Negeri

Dengan adanya sekolah akselerasi maka anda tak usah heran jika ada seorang calon dokter atau guru yang masih berumur 14 tahun dan ia tengah kuliah. Karena kelas akselerasi akan membuat pandai seorang anak berbakat dan pintar lebih cepat lagi.

Berikut ini contoh gambaran singkat tentang seorang anak yang mengikuti kelas akselerasi dari awal sampai akhir. Penulis akan memberikan perumpamaan seorang anak berrnama Budi. Budi masuk SD dan menyelesaikan pendidikan di SD dalam waktu 5 tahun. Kemudian ia melanjutkan ke SMP, ia berhasil menamatkan pendidikan di SMP dalam waktu 2 tahun. Lalu, ia melanjutkan ke sekolah SMA dan berhasil menyelesaikan pendidikan SMA dalam waktu 2 tahun.

Bukan negara Indonesia saja yang memberlakukan model sekolah ini tapi di negara-negara maju  pun menerapkan program akselerasi dengan ketentuannya masing-masing. Untuk negara maju lebih ketat dalam menyeleksi siswa siswi yang bisa masuk kelas akselerasi. Syarat utamanya adalah siswa siswi akselerasi wajib mempunyai tingkat IQ melebihi 140 level. Sementara di Indonesia mensyaratkan siswa ber- IQ pada kisaran level 100 sampai 110.

Sekolah akselerasi bukan sekolah untuk juara. Tapi ini adalah program layanan bagi mereka yang memiliki IQ tinggi hingga ia bisa menguasai suatu mata pelajaran dengan lebih cepat.  Inilah yang membuat program kelas akselerasi lebih terarah dan lebih fokus dalam pembelajaran. Kelas akselerasi sering disebut juga sebagai kelas percepatan.  Jangka waktu sekolah bisa lebih singkat. Misalkan sekolah di SMA tak perlu lama sampai 3 tahun. Tapi cukup 2 tahun saja.

Masih banyak orang tua maupun murid sekolah yang menanyakan apakah kelas akselerasi masih ada? Sejak tahun 2015 sampai 2016 hingga sekarang program  akselerasi ditiadakan. Hal ini berdasarkan beberapa pertimbangan yang matang dari pemerintah khususnya dari segi negatif.

Lihat juga Perbedaan Sensorik dan Motorik Anak dengan Contoh

Pro kontra soal program akselerasi bergulir sudah sejak lama. Beberapa pakar pendidikan ada yang setuju terhadap kelas akselerasi. Sebagian pakar pendidikan tidak setuju dengan adanya kelas akselerasi. Salah satu sisi negatif kelas akselerasi akan membuat beban yang berat bagi siswanya hingga super sibuk belajar. Belum lagi dengan kemungkinan anak akselerasi menjadi kurang pergaulan  dan terkesan eksklusif.

Dengan tingkat pembelajaran yang lebih ringkas dan lebih intensif bisa membuat anak mudah stres. Apalagi mereka harus mempertahankan nilai-nilai ujian, UN atas semua mata pelajaran di SMA  agar stabil. Ujian akan sangat sering sehingga dituntut lebih keras belajar.  Dengan ini akan membuat siswa mudah stres dan terganggu segi psikis. Atas fakta inilah yang membuat program sekolah akselerasi di Indonesia dihapus.

Yusuf C

Recent Posts

Rekomendasi Tempat Penitipan Anak di Bintaro

Apakah Anda sering kali merasa khawatir saat harus meninggalkan buah hati Anda untuk bekerja di…

7 jam ago

Rekomendasi Tempat Bermain Anak di Jakarta Selatan yang Lengkap dan Terjangkau

Ingin mencari tempat bermain anak di Jakarta Selatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik?…

1 hari ago

Memahami Statistik Inferensial : Pengertian, Ciri-Ciri, Fungsi, Rumus dan Contohnya

Statistik inferensial seringkali menjadi momok bagi banyak orang yang ingin memahami data dengan lebih dalam.…

2 hari ago

Memahami Materi Kewirausahaan SD: Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri dan Contohnya

Materi kewirausahaan sd merupakan aspek penting dalam kurikulum pendidikan, namun seringkali dihadapi dengan tantangan dalam…

3 hari ago

Memahami Cara Belajar Auditori pada Anak

Bosan belajar dengan cara biasa? Yuk, coba cara belajar auditori. Pernahkah kamu merasa kesulitan memahami…

4 hari ago

Cara Memilih Menu Makanan Anak yang Sehat dan Bergizi

Ingin memberi makan anak dengan cara yang sehat dan bergizi tetapi bingung cara memilih menu…

5 hari ago