Umum

Sumber Energi: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Sumber energi mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tanpa adanya energi manusia akan mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya. Bahkan keberadaan energi ini pula yang membedakan kehidupan peradaban modern dengan primitif.

Namun tahukah kamu apa sebenarnya energi itu dan bagaimana proses terbentuknya energi. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang topik yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat modern ini.

Pengertian Sumber Energi Adalah

Sumber energi adalah segala sumber daya yang dapat diubah menjadi energi yang bisa digunakan untuk melakukan pekerjaan atau menghasilkan tenaga. Energi diperlukan dalam berbagai bentuk kehidupan sehari-hari, seperti untuk menggerakkan kendaraan, menghasilkan listrik, memasak makanan, dan lainnya.

Pengertian sumber energi ini mencakup berbagai jenis sumber daya alam yang bisa kita manfaatkan untuk kebutuhan energi manusia. Perkembangan teknologi dan kesadaran tentang keberlanjutan telah mendorong banyaknya penelitian dan penggunaan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.

Pengertian Sumber Energi Menurut Para Ahli

Pengertian sumber energi menurut para ahli dapat berbeda sudut pandang. Namun secara umum ini adalah semua jenis sumber daya alam yang dapat diubah menjadi energi yang bisa digunakan untuk melakukan pekerjaan atau menghasilkan tenaga.

Berikut adalah beberapa pengertian sumber energi menurut para ahli yang sebaiknya kamu ketahui.

1.Peraturan Pemerintah (PP) No. 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional

PP Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional menjelaskan definisi sumber energi sebagai segala sesuatu yang bisa menghasilkan atau memproduksi energi, baik secara langsung maupun tidak langsung yaitu melalui proses yang disebut konversi atau transformasi.

2.United States Energy Information Administration (EIA)

Menurut United States Energy Information Administration, sumber energi adalah sumber daya alam yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi dalam berbagai bentuk, termasuk energi fosil (seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam) serta energi terbarukan (seperti energi surya, energi angin, dan energi hidro).

3.International Renewable Energy Agency (IRENA)

Sumber energi, menurut IRENA, adalah sumber daya alam yang dapat diperbaharui secara alami dan secara berkelanjutan, seperti sinar matahari, angin, air, panas bumi, dan biomassa. Jumlah energi ini tidak terbatas dan dapat digunakan tanpa mengurangi ketersediaannya di masa depan.

Jenis dan Macam-Macam Sumber Energi

Sumber energi dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu energi konvensional atau yang tidak dapat diperbaharui dan energi terbarukan atau alternatif.

Setiap jenis energi memiliki karakteristik dan potensi penggunaan yang berbeda-beda. Hal ini tergantung pada sejumlah faktor seperti ketersediaan, dampak lingkungan, dan teknologi yang tersedia.

Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai kedua jenis sumber energi yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi yang penting diketahui.

A.Sumber Energi Konvensional (Tidak Dapat Diperbaharui) dan Contohnya

Sumber energi konvensional adalah jenis energi yang umum digunakan secara luas selama ini dan keberadaannya terbatas atau tidak dapat diperbarui dengan cepat. Jenis energi yang tidak dapat diperbaharui ini umumnya berasal dari bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam.

Penggunaan berlebihan atau eksploitasi energi ini dapat menyebabkan kehabisan atau krisis energi yang tidak dapat pulih secara alami. Karena itulah sumber energi yang tidak dapat diperbaharui harus digunakan secara bijak dan efisien.

Selain itu, nuklir juga dapat dianggap sebagai jenis energi konvensional karena sifatnya yang tidak dapat diperbarui dengan cepat. Jenis energi ini dapat diubah menjadi energi listrik, energi panas, atau energi mekanik.

Berikut adalah beberapa contoh sumber energi yang tidak dapat diperbaharui yang penting untuk diketahui.

1.Minyak Bumi

Minyak bumi adalah sumber energi fosil yang dihasilkan dari sisa-sisa organisme laut yang terkubur dan mengalami proses perubahan kimia. Ketersediaan minyak bumi terbatas dan permintaan yang tinggi telah menyebabkan penurunan cadangan minyak yang signifikan di berbagai wilayah.

2.Batu Bara

Batu bara adalah salah satu sumber energi fosil yang paling umum digunakan. Namun, proses terbentuknya memakan waktu jutaan tahun dan jumlahnya terbatas di bumi. Penambangan dan pembakaran batu bara juga berkontribusi pada polusi udara dan emisi gas rumah kaca.

3.Gas Alam

Gas alam terbentuk bersamaan dengan minyak bumi dan juga merupakan sumber energi fosil yang tidak dapat diperbaharui. Meskipun gas alam dianggap lebih bersih dibandingkan dengan batu bara dan minyak bumi dalam hal emisi gas rumah kaca, ketersediaannya juga terbatas.

4.Uranium

Uranium adalah bahan bakar yang digunakan dalam pembangkit listrik tenaga nuklir. Meskipun ketersediaan uranium di alam ada, cadangan yang dapat diekstraksi dengan biaya yang terjangkau dan dalam jumlah besar terbatas. Selain itu, penggunaan energi nuklir juga melibatkan risiko keamanan dan dampak lingkungan.

5.Gas alam terkompresi (CNG)

Gas alam terkompresi, yang terdiri dari campuran metana dan gas alam lainnya, digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk kendaraan. Meskipun dianggap lebih bersih dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya, gas alam terkompresi masih merupakan jenis energi yang terbatas.

6.Gas alam cair (LNG)

Gas alam cair adalah gas alam yang diproses menjadi bentuk cair untuk mempermudah penyimpanan dan transportasi. Meskipun gas alam cair lebih efisien dalam hal volume, ketersediaannya masih terbatas.

B.Sumber Energi Terbarukan (Alternatif) dan Contohnya

Sumber energi terbarukan adalah jenis energi yang dapat diperbarui secara alami dan bisa digunakan secara berkelanjutan tanpa membahayakan lingkungan dan keberlanjutan sumber dayanya. Jenis energi ini umumnya berasal dari energi matahari, angin, air, panas bumi, dan biomassa.

Jenis energi yang dapat diperbaharui ini dapat diubah menjadi energi listrik, energi panas, atau energi mekanik. Jenis energi ini semakin populer karena ramah lingkungan, ketersediaannya yang tidak terbatas, serta biayanya yang semakin terjangkau.

Sumber energi terbarukan memiliki potensi besar untuk menggantikan energi konvensional yang semakin langka dan tidak ramah lingkungan. Namun, pengembangan energi terbarukan masih menghadapi beberapa tantangan seperti biaya produksi yang tinggi dan keterbatasan teknologi.

Berikut adalah beberapa contoh sumber energi yang dapat diperbaharui yang penting diketahui para pelajar.

1.Energi Matahari

Energi yang dihasilkan dari sinar matahari dapat dimanfaatkan melalui panel surya untuk menghasilkan energi listrik atau pemanas matahari untuk menghasilkan energi panas.

2.Energi Angin

Energi kinetik angin dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui turbin angin. Kecepatan angin memutar kincir turbin, yang kemudian menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik.

3.Energi Air

Energi air dapat dimanfaatkan melalui pembangkit listrik tenaga air. Sungai yang mengalir atau air yang disimpan di waduk/bendungan digunakan untuk menggerakkan turbin air yang kemudian menghasilkan listrik.

4.Energi Biomassa

Energi biomassa diperoleh dari bahan organik seperti sisa-sisa tumbuhan, limbah pertanian, atau limbah kayu. Biomassa dapat digunakan untuk menghasilkan energi termal melalui pembakaran langsung atau menghasilkan energi biogas melalui fermentasi anaerobik.

5.Energi Geothermal

Energi geothermal dihasilkan dari panas yang terdapat di dalam bumi. Panas bumi dapat dimanfaatkan melalui pembangkit listrik geothermal atau pemanas geothermal untuk menghasilkan energi termal atau listrik.

6.Energi Pasang Surut

Energi pasang surut dihasilkan dari perbedaan tinggi air laut antara pasang dan surut. Turbin pasang surut digunakan untuk mengubah energi kinetik air pasang surut menjadi energi listrik.

7.Energi Ombak

Energi ombak dihasilkan dari energi kinetik gelombang laut. Sistem konversi ombak dapat digunakan untuk mengubah energi ombak menjadi energi listrik.

8.Energi Hidrogen

Energi hidrogen dihasilkan melalui elektrolisis air, di mana energi listrik digunakan untuk memisahkan molekul air menjadi hidrogen dan oksigen. Hidrogen dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi listrik melalui sel bahan bakar.

Proses Terbentuknya Sumber Energi

Proses terbentuknya energi berbeda-beda tergantung pada jenis sumber energi yang dimaksud. Pemahaman tentang proses terbentuknya energi ini membantu kita menghargai dan memahami keunikan serta keterbatasan sumber daya energi yang tersedia.

Pemahaman ini juga penting dalam melihat dampak lingkungan dan keberlanjutan penggunaan energi yang ada. Di bawah ini adalah penjelasan tentang proses terbentuknya beberapa sumber energi yang penting kita tahu.

1.Energi Fosil

Sumber energi fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam terbentuk melalui proses yang panjang dan melibatkan sisa-sisa organisme yang terkubur dan terdekomposisi. Proses ini terjadi dalam skala waktu yang sangat lama, jutaan tahun. Ketika organisme seperti tumbuhan dan hewan mati, mereka terkubur di lapisan sedimen bumi.

Tekanan dan suhu yang tinggi di dalam tanah menyebabkan dekomposisi organisme dan mengubahnya menjadi bahan bakar fosil. Misalnya, batu bara terbentuk dari tumbuhan yang terkubur di rawa-rawa dan kemudian mengalami pengubahan kimia menjadi lapisan batuan berkarbon.

Minyak bumi terbentuk dari organisme laut mikroskopis yang terkubur di dasar laut dan mengalami proses pemecahan dan pengubahan kimia yang kompleks.

2.Energi Nuklir

Sumber energi nuklir, seperti uranium, terbentuk melalui proses yang kompleks di dalam bintang. Pada tahap akhir evolusi bintang yang besar, reaksi nuklir di dalam inti bintang menghasilkan elemen-elemen yang lebih berat, termasuk uranium.

Ketika bintang ini meledak sebagai supernova, mereka melepaskan materi mereka ke ruang angkasa. Uranium yang terbentuk ini kemudian terjebak dalam formasi batuan di Bumi selama proses pembentukan planet.

3.Energi Terbarukan

Sumber energi terbarukan, seperti energi matahari, angin, dan energi air berasal dari sumber daya alam yang terus-menerus diperbaharui. Energi matahari dihasilkan oleh reaksi nuklir pada inti matahari yang menghasilkan cahaya dan panas. Radiasi matahari yang mencapai bumi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi panas atau listrik.

Energi angin terbentuk karena adanya perbedaan suhu di permukaan bumi yang menyebabkan pergerakan udara dan terciptanya angin. Energi air dihasilkan oleh siklus air di bumi, dengan penguapan air, pembentukan awan, dan presipitasi yang menghasilkan aliran air yang dapat digunakan untuk menggerakkan turbin air.

Sumber Energi Paling Aman Untuk Lingkungan

Lantas mana jenis sumber energi paling aman untuk lingkungan? Jenis energi yang paling aman untuk lingkungan adalah energi yang terbarukan atau alternatif. Jenis energi ini memiliki keuntungan utama dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, polusi udara, dan dampak negatif lainnya terhadap lingkungan.

Berikut adalah contoh sumber energi terbarukan yang dianggap aman untuk lingkungan yang meliputi:

1.Energi Matahari

Energi matahari adalah sumber energi terbarukan yang paling melimpah dan aman untuk lingkungan. Panel surya dapat mengubah sinar matahari menjadi energi listrik tanpa menghasilkan emisi atau limbah berbahaya. Penggunaan energi ini tidak berefek negatif pada lingkungan seperti polusi udara atau air.

2.Energi Angin

Energi angin dihasilkan oleh turbin angin yang memanfaatkan energi kinetik angin. Proses ini tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca atau polusi udara. Penggunaan sumber energi paling aman untuk lingkungan ini juga bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan energi lokal.

3.Energi Air

Energi air atau energi hidro diperoleh dari aliran air yang menggerakkan turbin untuk menghasilkan energi listrik. Selain bersifat terbarukan, energi hidro juga tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca.

4.Energi Geothermal

Energi geothermal menggunakan panas bumi untuk menghasilkan energi listrik atau panas. Energi geothermal memiliki jejak karbon yang sangat rendah dan hampir tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca.

5.Energi Biomassa

Energi biomassa memanfaatkan limbah organik seperti serasah tumbuhan, limbah pertanian, atau limbah kayu untuk menghasilkan energi termal atau listrik. Penggunaan biomassa dapat mengurangi limbah organik yang terbuang dan juga menggantikan bahan bakar fosil.

Demikian penjelasan tentang sumber energi, baik pengertian, jenis maupun contohnya. Pemanfaatan energi yang bijak sangat penting agar tidak membawa dampak negatif untuk linngkungan. Untuk memperdalam materi pelajaran ini para siswa sebaiknya mengikuti les privat pada lembaga yang berpengalaman dan profesional.

Yusuf C

Recent Posts

Panduan Lengkap Belajar Bahasa Belanda untuk Pemula

Belajar bahasa Belanda bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berharga. Jika Anda mahir berbahasa Belanda,…

4 jam ago

Panduan Belajar Bahasa Korea: Dari Alasan Hingga Metode Efektif

Belajar bahasa baru seperti belajar bahasa Korea akan membuka banyak hal baik di masa mendatang.…

6 jam ago

Belajar Bahasa Jepang: Mengapa Penting dan Bagaimana Tahap Awalnya

Kenapa Belajar Bahasa Jepang itu Penting? Kenapa belajar bahasa Jepang itu penting? Karena ada banyak…

10 jam ago

Belajar Bahasa Arab: Kenapa Penting dan Bagaimana Tahapannya

Kenapa Belajar Bahasa Arab itu Penting? Kenapa belajar bahasa Arab itu penting? Bahasa Arab adalah…

1 hari ago

Memahami Harmoni Sosial Materi Kelas 11: Definisi, Ciri-Ciri, Prinsip dan Contohnya

Harmoni Sosial Adalah Harmoni sosial adalah suatu kondisi masyarakat di mana semua individu dan kelompok…

4 hari ago

Mengenal Apa itu Organisasi Budi Utomo, Sejarah, Pendiri, Tokoh dan Tujuan

Apa itu Organisasi Budi Utomo? Organisasi Budi Utomo adalah sebuah organisasi pemuda yang didirikan di…

5 hari ago