Dalam materi TKA Ekonomi SMA, terdapat sejumlah indikator krusial untuk menilai pertumbuhan ekonomi, loh moms. Para pelajar kelas 12 jenjang SMA, MA, SMK, dan MAK perlu mempersiapkan diri dengan seksama. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis kerangka asesmen terbaru untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) Ekonomi melalui Keputusan Menteri Nomor 95/M/2025. Kebijakan ini sekaligus diperkuat oleh Peraturan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Nomor 045/H/AN/2025, yang menjadi acuan baku bagi satuan pendidikan dan peserta didik dalam menghadapi ujian seleksi masuk perguruan tinggi.

Kerangka asesmen TKA Ekonomi 2025 mencakup empat komponen materi inti yang dirancang untuk menguji pemahaman konseptual serta kemampuan analitis di bidang ekonomi. Keempat elemen tersebut meliputi prinsip dasar ekonomi mikro dan makro, kebijakan fiskal dan moneter, serta penerapan teori ekonomi dalam konteks aktual. Selain itu, tes ini mengukur tiga tingkatan kognitif, mulai dari pemahaman dasar, penerapan konsep, hingga analisis mendalam terhadap permasalahan ekonomi yang kompleks.
Penyusunan kerangka asesmen ini didasarkan pada kebutuhan akan sistem evaluasi yang terstandar, transparan, dan berkeadilan. Dengan adanya pedoman resmi ini, diharapkan proses seleksi akademik dapat berjalan lebih objektif, sekaligus memberikan gambaran yang jelas bagi peserta mengenai materi dan tingkat kesulitan yang akan diujikan. TKA Ekonomi tidak hanya menjadi alat ukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga berperan sebagai tolok ukur kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi.
Sebagai bagian dari rangkaian ujian nasional, pada materi TKA Ekonomi SMA yang dirancang untuk jenjang SMA/SMK ini memiliki bobot lebih tinggi karena berkaitan langsung dengan seleksi masuk perguruan tinggi. Oleh karena itu, pemahaman mendalam terhadap kerangka asesmen serta persiapan matang menjadi kunci kesuksesan dalam menghadapi evaluasi ini.
Daftar Isi
ToggleMenguasai Materi TKA Ekonomi SMA
Materi TKA Ekonomi SMA mencakup topik-topik seperti permintaan dan penawaran, kebijakan moneter, dan akuntansi dasar. Memasuki jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), siswa yang memilih peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) akan bertemu dengan mata pelajaran Ekonomi. Materi ini cukup penting untuk ujian sekolah dan menjadi komponen utama dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk seleksi masuk perguruan tinggi.
Rangkuman Materi TKA Ekonomi SMA
Berikut rangkuman materi TKA Ekonomi SMA yang dapat digunakan untuk mengulang pelajaran sebelum ujian. Agar sukses, siswa perlu memahami konsep dasar, penerapan, serta kemampuan penalaran dalam ekonomi. Artikel ini akan membahas secara mendalam materi TKA Ekonomi SMA, mulai dari konsep dasar hingga contoh soal, dengan pendekatan yang mudah dipahami dan aplikatif. Tidak hanya penting untuk ujian sekolah, rangkuman materi TKA Ekonomi SMA ini juga menjadi bagian yang penting dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur UTBK-SBMPTN.

Konsep Dasar Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi merupakan fondasi utama untuk mengerti bagaimana cara mendistribusikan sumber daya yang terbatas agar bisa memenuhi permintaan manusia yang tidak ada habisnya. Konsep ini muncul karena kelangkaan (scarcity), di mana sumber daya seperti bahan mentah, tenaga kerja, dan modal tidak cukup untuk memproduksi semua barang dan jasa yang diinginkan masyarakat. Akibatnya, setiap individu, bisnis, dan pemerintah harus membuat pilihan (choice) yang melibatkan pengorbanan alternatif terbaik, yang dikenal sebagai biaya peluang (opportunity cost). Misalnya, ketika seorang siswa memilih untuk membeli buku pelajaran daripada menonton bioskop, biaya peluangnya adalah kesenangan yang hilang dari menonton film tersebut.
Penerapan konsep dasar ekonomi terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, ketika harga cabai naik akibat gagal panen, konsumen mungkin beralih ke bawang sebagai substitusi. Di tingkat makro, kebijakan seperti subsidi BBM mencerminkan upaya pemerintah mengatasi kelangkaan energi dengan mengurangi beban masyarakat. Namun, kebijakan ini juga memiliki biaya peluang, seperti anggaran pendidikan atau kesehatan yang mungkin dikurangi.
Kemampuan penalaran ekonomi diperlukan untuk menganalisis dampak kebijakan atau perubahan pasar. Misalnya, jika pemerintah menaikkan upah minimum, siswa harus bisa memprediksi efeknya terhadap pengangguran, daya saing usaha kecil, dan inflasi. Contoh lain adalah memahami bagaimana kenaikan suku bunga Bank Indonesia memengaruhi konsumsi, investasi, dan nilai tukar rupiah. Penalaran ini membutuhkan penguasaan konsep elastisitas, kebijakan fiskal-moneter, serta interaksi pelaku ekonomi dalam sistem tertutup maupun terbuka.
Ekonomi Mikro dan Makro
Ekonomi mikro dan makro adalah dua cabang utama dalam ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku pelaku ekonomi dari sudut pandang berbeda. Ekonomi mikro mengedepankan hubungan antara individu, keluarga, dan bisnis dalam proses pengambilan keputusan mengenai distribusi sumber daya. Prinsip penting dalam ekonomi mikro adalah hukum permintaan dan penawaran, yang menerangkan cara harga barang dan jasa ditentukan di pasar. Apabila permintaan tumbuh sedangkan penawaran tidak berubah, harga biasanya akan mengalami peningkatan, dan sebaliknya. Selain itu, ekonomi mikro juga membahas struktur pasar, mulai dari persaingan sempurna di mana banyak penjual dan pembeli memiliki informasi sempurna, hingga pasar monopoli di mana hanya ada satu produsen yang mendominasi.

Di sisi lain, ekonomi makro menginvestigasi keadaan perekonomian secara umum, mencakup indikator seperti Produk Domestik Bruto (PDB), tingkat inflasi, angka pengangguran, serta strategi fiskal dan moneter. PDB mengukur keseluruhan nilai barang dan layanan yang diproduksi oleh suatu negara dalam periode tertentu, dan pertumbuhannya digunakan sebagai indikator kondisi ekonomi. Inflasi, atau kenaikan harga umum secara terus-menerus, dapat dipengaruhi oleh faktor seperti permintaan agregat yang tinggi atau kenaikan biaya produksi. Pengangguran, terutama yang bersifat struktural atau siklikal, menjadi masalah penting karena berdampak pada daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Penerapan ekonomi mikro dapat dilihat dalam keputusan sehari-hari, seperti ketika seorang produsen menentukan harga jual berdasarkan biaya produksi dan persaingan pasar. JJika harga bahan mentah meningkat, perusahaan bisa jadi akan meningkatkan harga atau mencari pilihan bahan yang lebih terjangkau. Di tingkat rumah tangga, konsumen memilih antara membeli produk merek A atau B berdasarkan harga, kualitas, dan preferensi. Sementara itu, ekonomi makro terlihat dalam kebijakan seperti subsidi BBM yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat atau kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia untuk menekan inflasi.
Kemampuan penalaran dalam ekonomi mikro dan makro sangat penting untuk menganalisis dampak kebijakan atau perubahan pasar. Misalnya, jika pemerintah menaikkan upah minimum, bagaimana dampaknya terhadap lapangan kerja dan biaya produksi usaha kecil? Di tingkat makro, bagaimana defisit anggaran jangka panjang memengaruhi utang negara dan pertumbuhan ekonomi? Siswa perlu memahami hubungan antara variabel-variabel ini untuk menjawab soal-soal TKA yang membutuhkan analisis mendalam.
Ekonomi Internasional
Ekonomi internasional merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari interaksi ekonomi antarnegara, mencakup perdagangan luar negeri, investasi lintas batas, nilai tukar mata uang, dan kerja sama ekonomi global. Pemahaman mendalam tentang ekonomi internasional sangat penting di era globalisasi, di mana kebijakan suatu negara dapat berdampak signifikan terhadap perekonomian dunia. Salah satu konsep dasar dalam ekonomi internasional adalah teori keunggulan komparatif, yang dikemukakan oleh David Ricardo. Teori ini menjelaskan mengapa negara-negara cenderung berspesialisasi dalam memproduksi barang dan jasa yang paling efisien bagi mereka, kemudian mengekspornya ke negara lain, sambil mengimpor produk yang kurang efisien untuk diproduksi sendiri.
Penerapan ekonomi internasional dapat dilihat dalam kebijakan perdagangan yang diambil oleh berbagai negara, seperti tarif impor, kuota, atau subsidi ekspor. Misalnya, ketika suatu negara memberlakukan tarif tinggi pada impor mobil, tujuan utamanya adalah melindungi industri otomotif dalam negeri dari persaingan luar negeri. Namun, kebijakan proteksionis seperti ini juga dapat memicu perang dagang jika negara mitra membalas dengan kebijakan serupa. Selain itu, fluktuasi nilai tukar mata uang juga menjadi aspek krusial dalam ekonomi internasional. Jika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS, maka harga barang impor seperti bahan baku industri akan menjadi lebih mahal, yang berpotensi memicu inflasi.
Kemampuan penalaran dalam ekonomi internasional dibutuhkan untuk menganalisis isu-isu kompleks seperti defisit neraca perdagangan, utang luar negeri, atau dampak globalisasi terhadap perekonomian domestik. Sebagai contoh, jika suatu negara terus-menerus mengalami defisit neraca perdagangan, artinya nilai impor lebih besar daripada ekspor, yang dalam jangka panjang dapat melemahkan posisi mata uangnya dan meningkatkan ketergantungan pada pinjaman luar negeri. Di sisi lain, globalisasi telah mempermudah arus barang, jasa, dan modal, tetapi juga menciptakan tantangan seperti persaingan yang lebih ketat bagi industri lokal. Siswa perlu memahami bagaimana kebijakan seperti perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) atau pembentukan blok ekonomi (seperti ASEAN Economic Community) dapat memengaruhi perekonomian suatu negara.
Akuntansi Keuangan Dasar
Akuntansi keuangan dasar merupakan salah satu pilar penting dalam materi ekonomi yang wajib dikuasai oleh siswa SMA, terutama bagi mereka yang akan menghadapi TKA. Secara mendasar, akuntansi adalah sistem pencatatan yang terstruktur untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan melaporkan transaksi keuangan suatu entitas, baik itu perusahaan, organisasi, maupun individu. Tujuan utama akuntansi adalah menyajikan informasi keuangan yang akurat dan relevan bagi para pemangku kepentingan, seperti pemilik bisnis, investor, kreditur, dan pemerintah.

Salah satu konsep fundamental dalam akuntansi adalah persamaan akuntansi, yang dirumuskan sebagai Aset = Liabilitas + Ekuitas. Persamaan ini berfungsi sebagai landasan untuk mencatat setiap aktivitas transaksi, karena memperkuat bahwa semua pencatatan keuangan harus tetap harmonis. Aset terdiri dari semua sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan, termasuk uang tunai, piutang, stok, dan alat. Sementara liabilitas merupakan kewajiban yang harus dibayar di masa depan, seperti utang usaha atau pinjaman bank. Ekuitas, di sisi lain, mewakili hak pemilik atas aset perusahaan setelah dikurangi liabilitas, yang mencakup modal disetor dan laba ditahan.
Dalam penerapannya, akuntansi tidak hanya berguna bagi perusahaan besar, tetapi juga bagi usaha kecil dan bahkan keuangan pribadi. Misalnya, seorang pedagang kecil perlu mencatat setiap transaksi pembelian dan penjualan untuk mengetahui apakah usahanya menghasilkan laba atau justru merugi. Tanpa pencatatan yang sistematis, mustahil bagi pemilik usaha untuk mengambil keputusan finansial yang tepat, seperti menentukan harga jual, mengontrol pengeluaran, atau merencanakan ekspansi bisnis.
Kemampuan penalaran dalam akuntansi sangat diperlukan untuk menganalisis laporan keuangan dan mengambil keputusan strategis. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan memiliki rasio likuiditas (seperti current ratio) yang rendah, hal ini menandakan bahwa perusahaan mungkin kesulitan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Di sisi lain, rasio profitabilitas seperti Return on Investment (ROI) atau Gross Profit Margin dapat mengindikasikan seberapa efisien perusahaan menghasilkan keuntungan dari operasinya. Selain itu, analisis tren keuangan dari periode ke periode dapat membantu mengidentifikasi potensi masalah, seperti penurunan penjualan atau peningkatan biaya yang tidak terkendali.
Contoh Soal TKA Ekonomi SMA
Untuk membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) Ekonomi SMA, berikut disajikan contoh soal TKA Ekonomi SMA beserta pembahasan lengkap yang mencakup seluruh materi inti. Contoh Soal TKA Ekonomi SMA ini dirancang sesuai dengan Materi TKA Ekonomi SMA yaitu
Konsep Dasar Ilmu Ekonomi
Soal 1 :
“Kelangkaan sumber daya ekonomi mendorong orang untuk membuat pilihan. Hal ini berkaitan erat dengan konsep…”
Pilihan Jawaban:
- Biaya peluang
- Permintaan elastis
- Inflasi
- Pasar monopoli
Jawaban: 1. Biaya peluang
Pembahasan:
Kelangkaan memaksa individu atau masyarakat untuk memilih antara alternatif yang ada. Biaya peluang merujuk pada nilai pilihan terunggul yang hilang saat sebuah keputusan dibuat. Misalnya, jika seorang siswa memilih bekerja paruh waktu daripada les tambahan, biaya peluangnya adalah peningkatan nilai akademik yang mungkin didapat dari les tersebut.

Ekonomi Mikro dan Makro
Soal 2 :
“Hukum permintaan menyatakan bahwa…”
Pilihan Jawaban:
- Jika harga naik, permintaan akan turun (ceteris paribus)
- Jika pendapatan naik, permintaan akan selalu naik
- Harga tidak memengaruhi permintaan barang kebutuhan pokok
- Penawaran menentukan permintaan
Jawaban: 1. Jika harga naik, permintaan akan turun (ceteris paribus)
Pembahasan:
Hukum permintaan menjelaskan hubungan yang berlawanan antara harga dan jumlah barang yang diperlukan, dengan anggapan bahwa variabel lain (seperti pendapatan atau preferensi) tetap sama. Contoh: Jika harga kopi naik dari Rp10.000 ke Rp15.000 per gelas, konsumen mungkin beralih ke teh.
Ekonomi Internasional
Soal 3 :
“Neraca perdagangan suatu negara dikatakan defisit jika…”
Pilihan Jawaban:
- Nilai impor > nilai ekspor
- Nilai ekspor > nilai impor
- Nilai investasi asing langsung tinggi
- Kurs valuta asing stabil
Jawaban: 1. Nilai impor > nilai ekspor
Pembahasan:
Defisit neraca perdagangan terjadi ketika negara mengimpor lebih banyak barang/jasa daripada yang diekspor. Contoh: Indonesia kerap menghadapi kekurangan dalam pengadaan bahan bakar minyak (BBM) serta gandum.
Materi TKA Ekonomi SMA mencakup empat pilar utama yaitu konsep dasar, ekonomi mikro-makro, ekonomi internasional, dan akuntansi. Pemahaman teori harus diimbangi dengan kemampuan penerapan dan penalaran untuk menjawab soal secara komprehensif. Dengan pendekatan praktis dan analitis, siswa dapat menguasai materi ini sekaligus meningkatkan peluang sukses di ujian seleksi perguruan tinggi.
Setelah menyadari betapa pentingnya penguasaan materi TKA Ekonomi SMA, saatnya untuk meningkatkan persiapanmu dengan bimbingan Les Privat SMA dari les privat Edumaster! Tutor berkualitas siap membantumu memperoleh nilai terbaik dengan metode pembelajaran yang personal dan materi yang paling lengkap. Ayo, silahkan kunjungi edumasterprivat.com sekarang dan nikmati penawaran spesial untuk pendaftaran bulan ini! Belajar menjadi lebih gampang dan efisien dengan Edumaster.


