Anak kesulitan hafalan? Temukan tips belajar IPA IPS yang ubah materi rumit jadi petualangan seru. Solusi tepat untuk orang tua sibuk di Jabodetabek!
Daftar Isi
ToggleTips Menarik Belajar IPA & IPS Agar Mudah Dipahami Siswa SD-SMP
Sebagian besar orang tua di wilayah Jabodetabek saat ini sedang gencar mencari metode pengajaran IPA dan IPS yang efektif, sehingga pelajaran di sekolah dapat menjadi lebih mudah dipahami oleh anak-anak di jenjang SD dan SMP.
Belajar IPA dan IPS sering jadi tantangan di rumah, ditandai dengan kondisi di mana anak terlihat malas belajar, cepat bosan, dan nilai mulai turun.
Padahal, waktu orang tua terbatas dan merasa kewalahan mendampingi anak belajar. Situasi ini semakin menantang mengingat tenaga juga sudah terkuras oleh pekerjaan yang menuntut banyak jam.
Apalagi jika kurikulum di sekolah menuntut anak untuk menghafal banyak teori dalam waktu singkat. Padahal, tips belajar ipa ips itu tidak melulu soal menghafal buku sampai pagi, lho.
Justru, jika pendekatannya diubah menjadi lebih menyenangkan, dua mata pelajaran ini bisa jadi favorit anak. Artikel ini membahas tips belajar IPA IPS yang lebih mudah, realistis, dan bisa langsung diterapkan di rumah.
Mengapa IPA & IPS Terasa Sulit bagi Anak?
Tips belajar IPA IPS menjadi penting dipelajari, terutama karena mata pelajaran ini kerap menghadapi stereotip bahwa IPA dan IPS sering dianggap ‘banyak hafalan’

Salah satu tantangan besar dalam pendidikan dasar dan menengah adalah tuntutan agar anak harus mengingat istilah, tanggal, dan konsep abstrak, meskipun kita tahu bahwa di usia SD dan SMP, anak masih terus belajar.
Pembelajaran efektif bagi anak tidak bisa mengandalkan teks semata, karena jika hanya membaca buku, otak anak cepat lelah. Inilah alasan mengapa mereka butuh melihat, menyentuh, dan merasakan pengalaman secara langsung.
Akhirnya, muncul label bahwa IPA susah dan IPS membosankan dalam persepsi banyak pelajar. Oleh karena itu, peran strategi belajar yang tepat sangat penting untuk mengubah stigma tersebut dan mencapai pemahaman.

7 Tips Belajar IPA IPS yang Mudah dan Menyenangkan
Berikut adalah tips belajar IPA IPS SD yang biasa kami terapkan di Edumaster, dan bisa Ayah Bunda coba praktikkan di rumah.
Ubah Materi Menjadi Cerita
Tips belajar IPA dan IPS harus mempertimbangkan fakta neurosains bahwa otak manusia dirancang untuk mengingat cerita, bukan data mentah.
Sebagai upaya membuat materi sejarah lebih mudah dipahami, kita dapat mengubah pendekatan pembelajaran. Alih-alih memaksa anak menghafal: “Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830”, cobalah ubah jadi dongeng.
Jika belajar IPS SD kita ceritakan sebagai sebuah drama, maka setiap babnya adalah akting dari berbagai elemen masyarakat, alur sejarah, serta setting ruang dan tempat yang beragam.
“Dahulu kala, hiduplah seorang pangeran yang gagah berani. Suatu hari, kabar buruk sampai ke telinganya: makam leluhurnya yang suci telah dihancurkan oleh para penjajah hanya untuk membuka jalan.
Api amarah membara di dalam dadanya. “Ini sudah keterlaluan,” geramnya. Dengan tekad baja, sang pangeran pun mengumpulkan para prajuritnya.
Dalam bayangan kemarahan yang suci, terkumpullah pasukan yang setia, siap membela kehormatan yang telah dinistakan. Perjalanan mereka yang dipicu oleh rasa hormat kepada leluhur dimulai….”
Dengan narasi, anak akan membayangkan adegan film di kepalanya. Tahun dan tanggal akan menempel dengan sendirinya jika mereka sudah paham alur ceritanya.
Storytelling untuk Belajar IPA SD
Ceritakan perjalanan sebutir nasi yang dimakan (Sistem Pencernaan) seolah-olah nasi itu sedang masuk ke taman hiburan (mulut) lalu meluncur di perosotan (kerongkongan).
Gunakan Teknik Mnemonic
Gunakan Teknik Mnemonic sebagai salah satu tips belajar IPA IPS yang terbukti efektif. Teknik ini klasik tapi sangat ampuh dan dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan daya ingat.
Anak sering lupa urutan planet atau klasifikasi makhluk hidup? Mari kita buatkan singkatan yang lucu dan nyeleneh sebagai solusi mudah untuk mengingatnya.
Dengan metode Mnemonic, prinsip bahwa semakin aneh singkatannya, semakin mudah diingat oleh otak anak dapat dibuktikan.
Contohnya dalam menghafal urutan planet yaitu Memanah Venus Bumi Marah Juga Satunya Uang Nanti (Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus).
Dalam pembelajaran IPA SD, orang tua dapat mengajak anak membuat singkatan versi mereka sendiri untuk mempermudah pemahaman.
Proses kreatif membuat singkatan itu sendiri sudah merupakan proses belajar yang mendalam, karena melibatkan analisis dan penguatan konsep.
Melakukan Visualisasi
Berdasarkan penelitian yang menunjukkan bahwa banyak anak adalah tipe pembelajar visual, maka melakukan visualisasi menjadi strategi kunci yang efektif dalam proses belajar IPA SD.
Teks panjang di buku belajar IPA SD sering kali membuat mereka mengantuk.
Untuk memudahkan anak memahami materi pelajaran yang rumit, Ayah Bunda bisa membantu dengan cara mencari video animasi di YouTube tentang topik tersebut, membuat Mind Map (Peta Konsep) warna-warni, serta menempelkan poster diagram di dinding kamar.
Butuh tutor yang sabar mengajarkan materi belajar IPA SD? Cek disini
Hubungkan Materi dengan Kehidupan Sehari-hari
Untuk membantu anak SD memahami IPA, kunci utamanya adalah menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Inilah tips favorit para orang tua sibuk yaitu ajarkan bahwa belajar tidak harus di meja belajar.
Dalam obrolan santai di meja makan, misalnya saat makan malam, Ayah bisa menyelipkan materi IPS (Ekonomi).
Contohnya, ketika seorang anak bertanya, “Kak, tahu nggak mengapa harga cabai dalam sambal ini semakin tinggi? Karena banyak petani mengalami kerugian hasil pertanian akibat hujan yang sangat deras.”
Belajar IPA (Kimia/Perubahan Wujud) tidak harus selalu di laboratorium, misalnya saat membuat kue di dapur. Lihat deh, menteganya cair kena panas. Ini namanya mencair, fenomena yang menjelaskan prinsip perubahan wujud.
Ketika anak melihat koneksi antara pelajaran sekolah dengan kehidupan nyata, motivasi mereka akan melonjak.

Lakukan Eksperimen Kecil di Rumah
Belajar IPA SD paling efektif lewat praktik, karena IPA akan terasa sangat membosankan jika hanya dibaca.
Cobalah eksperimen sederhana di akhir pekan. Eksperimen tidak harus mahal, kamu hanya memerlukan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah.
Mari kita lakukan eksperimen kecil di rumah. Sebagai langkah awal, cobalah contoh sederhana seperti air ditambah minyak untuk belajar massa jenis.
Dalam percobaan fotosintesis sederhana menggunakan kecambah kacang hijau, penting untuk membiarkan anak mencoba sendiri langkah-langkahnya.
Biarkan juga anak salah dalam proses belajarnya, dari situ pemahaman tumbuh alami melalui pengalaman langsung dan refleksi.
Roleplay (Bermain Peran)
Roleplay atau bermain peran adalah metode yang efektif. Untuk belajar IPS SD, ajak anak bermain peran mengenai berbagai profesi di masyarakat.
Untuk mempelajari mekanisme pasar dengan mudah, cobalah praktik langsung dengan membuka “warung-warungan” di ruang tamu. Misalnya, sedang belajar tentang kegiatan ekonomi (Produksi, Distribusi, Konsumsi).
Kita dapat mengajak anak memahami peran ekonomi sederhana, misalnya Ayah jadi distributor yang mengantar barang, Bunda jadi produsen yang masak, Anak jadi konsumen yang membeli.
Sambil bermain, jelaskan peran masing-masing agar konsep ini mudah dipahami. Ini jauh lebih efektif daripada menyuruh anak menghafal definisi “Distribusi adalah…” dari buku paket.
Gunakan Pertanyaan Pemantik
Mengapa beberapa benda tenggelam sementara yang lain mengapung di air? Untuk memahami konsep ini dalam belajar IPA SD, kita perlu mengajukan pertanyaan pemantik yang merangsang penalaran, bukan langsung rumus.
Banyak orang tua tanpa sadar melontarkan, ‘Tadi di sekolah belajar apa? Sudah hafal belum?’ kepada anak mereka. Sayangnya, pertanyaan tertutup seperti itu membuat anak malas menjawab.
Ganti dengan pertanyaan yang memancing nalar seperti “Kak, menurutmu kalau Matahari tiba-tiba hilang, apa yang terjadi sama tumbuhan di halaman kita ya?”
Pertanyaan yang terlihat sederhana ini justru membuka pintu menuju pemahaman mendasar tentang fotosintesis, rantai makanan, dan kelangsungan hidup ekosistem.
Biarkan imajinasi mereka liar ketika kamu mengajukan pertanyaan sains yang terbuka, lalu diskusikan jawabannya dengan santai dalam percakapan sehari-hari; ini melatih logika IPA mereka tanpa mereka sadari sedang diuji.
Contoh Studi Kasus: Cerita Dino dan Peta Buta
Mari kita lihat contoh nyata dari salah satu siswa (sebut saja Dino, kelas 5 SD). Dino sangat benci pelajaran IPS, terutama Geografi.
Baginya, melihat peta buta dan menghafal nama provinsi itu menyiksa. Nilainya selalu merah. Orang tuanya yang sibuk bekerja di area Sudirman sempat frustrasi dan hampir memarahi Dino karena dianggap “malas”.
Namun, setelah berkonsultasi dengan pendamping belajar dari Edumaster, pendekatannya diubah. Strateginya adalah Dino ternyata hobi bermain game petualangan.
Tutor Edumaster mengajaknya belajar peta dengan cara “Merencanakan Liburan Impian”. Dino diminta memilih provinsi mana yang ingin ia jelajahi di peta.
Lalu, ia diminta mencari tahu seperti apa kondisi geografis sebuah daerah, yang pertama-tama muncul pertanyaan ‘Di sana ada gunung apa?’.
Untuk memahami kehidupan masyarakatnya, kita perlu menjawab ‘Orang di sana makan apa?’. Setelah itu, pembahasan berlanjut mengenai ‘Bagaimana cara ke sana?’ sebagai bagian dari analisis transportasi.
Semua pertanyaan mendasar ini merupakan inti dari materi belajar IPS SD yang bertujuan membangun pemahaman menyeluruh tentang suatu tempat.
Hasilnya? Dino jadi antusias. Ia tidak merasa sedang belajar, tapi sedang merencanakan misi petualangan.
Dalam ulangan berikutnya, Dino bisa menjawab soal letak provinsi dengan mudah karena ia sudah “mengunjungi” tempat itu dalam imajinasinya.
Pelajaran penting yang perlu dipahami yaitu masalahnya bukan pada kemampuan otak anak, tapi pada metode penyampaiannya.

FAQ: Pertanyaan Sering Diajukan Orang Tua
Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering masuk ke DM Instagram atau WhatsApp Edumaster terkait tips belajar ipa ips.
Bagaimana jika anak saya benar-benar tidak suka membaca?
Gunakan media audio-visual. Cari podcast sejarah atau video dokumenter sains yang durasinya pendek. Setelah menonton, minta anak menceritakan kembali dengan bahasa mereka sendiri. Itu sama efektifnya dengan membaca.
Apakah Les Privat efektif untuk anak yang pemalu?
Justru sangat efektif. Di kelas besar, anak pemalu sering takut bertanya karena takut ditertawakan. Dalam setting privat (1-on-1), mereka merasa aman dan nyaman untuk bertanya hal-hal mendasar yang mereka belum paham.
Berapa lama durasi belajar yang ideal di rumah?
Jangan terlalu lama. Untuk SD, 30-45 menit fokus berkualitas jauh lebih baik daripada 2 jam tapi sambil melamun. Terapkan teknik Pomodoro dengan sesi belajar yang berlangsung 25 menit, diikuti dengan istirahat sejenak selama 5 menit.
Anak saya mau Homeschooling, bagaimana kurikulum IPA/IPS-nya?
Homeschooling memberikan fleksibilitas luar biasa. Edumaster memiliki kurikulum khusus homeschooling yang menyeimbangkan standar akademik dengan minat bakat anak.
Dengan menerapkan tips belajar IPA & IPS di atas secara konsisten, pemahaman kamu akan kedua mata pelajaran ini akan semakin matang. Meningkatkan nilai IPA dan IPS anak bukan dengan menambah jam belajar menjadi dua kali lipat lebih lama.
Tapi dengan membuat prosesnya dua kali lipat lebih seru. Sebagai orang tua, peran Ayah Bunda adalah sebagai fasilitator yang mendukung minat mereka.
Namun, kami mengerti bahwa menjadi “guru serba bisa” di rumah itu tidak mudah.
Ada kalanya Ayah Bunda butuh bantuan profesional yang tidak hanya mengajar materi, tapi juga mengerti psikologis anak dan bisa menjadi “kakak” yang asik bagi mereka.

Ingin Anak Lebih Semangat Belajar Tanpa Drama?
Jika Ayah dan Bunda merasa tips di atas menarik namun kesulitan mempraktikkannya karena kesibukan, Les Privat Edumaster siap menjadi partnermu.
Kami menyediakan layanan Les Privat datang ke rumah (Guru ke Rumah) untuk wilayah Jabodetabek, maupun pendampingan Homeschooling.
Tutor-tutor kami di Edumaster sangat pintar di bidang akademis, juga dilatih untuk melakukan pendekatan secara personal.
Kami pastikan anak kamu belajar IPA, IPS, Matematika, hingga skill non-akademik (seperti Coding atau Mengaji) dengan cara yang paling sesuai dengan gaya belajar mereka.
Jangan biarkan si Kecil berjuang sendirian. Hubungi Tim Edumaster Sekarang untuk Konsultasi Gratis Les Privat SD
Mari bantu anak menemukan kegembiraan dalam belajar bersama Edumaster.
Referensi
Cara Belajar IPA



