Jajar genjang adalah salah satu bentuk dasar dalam geometri yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang pengertian jajar genjang, sifat-sifatnya, rumus-rumus penting yang berkaitan dengan jajar genjang, serta beberapa contoh soal untuk membantu pemahaman kita. Mari kita mulai dengan pengertian dasar dari jajar genjang.

jajar genjang

Pengertian Jajar Genjang

Jajar genjang adalah sebuah bentuk empat sisi atau segi empat yang memiliki dua pasang sisi yang sejajar dan sama panjang. Ciri khas dari jajar genjang adalah bahwa sisi-sisi yang berlawanan adalah sejajar dan sama panjang, serta sudut-sudut yang berlawanan juga sama besar. Dalam bahasa Inggris, jajar genjang dikenal sebagai parallelogram.

Jajar genjang adalah salah satu bentuk bangun datar dalam matematika yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelajaran geometri. Bentuk dasar dari jajar genjang sangat mirip dengan persegi panjang, namun dengan ciri khas bahwa sisi-sisinya tidak tegak lurus satu sama lain.

Jajar genjang adalah bangun datar yang memiliki sisi-sisi berlawanan yang sejajar dan sama panjang, serta sudut-sudut berlawanan yang sama besar. Dengan memahami karakteristik jajar genjang, kita dapat lebih mudah mengaplikasikan konsep ini dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bidang akademik maupun praktis.

Sifat-Sifat Jajar Genjang

Untuk memahami apa itu jajar genjang, berikut ini menceritakan sifat jajar antara lain

Sisi Berlawanan yang Sejajar dan Sama Panjang

Sisi-sisi berlawanan dari jajar genjang selalu sejajar satu sama lain dan memiliki panjang yang sama. Misalnya, jika satu sisi memiliki panjang 5 cm, maka sisi yang berseberangan juga akan memiliki panjang 5 cm.

Sudut Berlawanan yang Sama Besar

Sudut-sudut yang berseberangan di dalam jajar genjang memiliki ukuran yang sama. Artinya, jika salah satu sudut adalah 60 derajat, maka sudut yang berlawanan juga akan berukuran 60 derajat.

Diagonal yang Saling Membagi Dua Sama Panjang

Diagonal-diagonal jajar genjang akan saling membagi dua menjadi dua bagian yang sama panjang. Ini berarti bahwa titik potong dari dua diagonal akan menjadi titik tengah dari kedua diagonal tersebut.

Mengapa Jajar Genjang itu Penting?

jajar genjang

Jajar genjang merupakan salah satu bentuk geometri yang mungkin tampak sederhana, ternyata memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan kita. Meskipun seringkali diabaikan atau dianggap kurang menarik dibandingkan bentuk-bentuk geometri lainnya, jajar genjang memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya begitu berharga.

Dalam dunia arsitektur dan desain, jajar genjang sering dimanfaatkan untuk menciptakan struktur yang unik dan menarik. Contohnya, atap bangunan dengan desain jajar genjang memberikan kesan modern dan dinamis. Selain itu, penggunaan jajar genjang dalam desain interior juga dapat memberikan nuansa yang berbeda dan memikat.

Jajar genjang juga berperan penting dalam bidang rekayasa. Dalam konstruksi jembatan, jajar genjang digunakan sebagai komponen utama untuk mendistribusikan beban secara merata dan memberikan stabilitas yang diperlukan. Bahkan, struktur rangka atap pada bangunan seringkali mengadopsi bentuk jajar genjang untuk memberikan kekuatan dan ketahanan yang maksimal.

Jenis-Jenis Jajar Genjang

Jajar genjang merupakan salah satu bangun datar segiempat yang akrab dengan kehidupan sehari-hari kita. Dari jendela rumah hingga atap bangunan, jajar genjang hadir dengan bentuknya yang khas dan menarik. Namun, tahukah Anda bahwa jajar genjang memiliki beberapa jenis yang unik dan istimewa? Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dunia jajar genjang dan mengupas tuntas keragaman jenisnya.

Jajar Genjang Biasa

Jajar genjang biasa adalah jenis jajar genjang yang paling sederhana. Ia memiliki dua pasang sisi yang sejajar namun tidak sama panjang, serta sudut-sudut yang tidak sama besar. Jajar genjang biasa ini sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti pada bingkai foto atau papan tulis.

Jajar Genjang Sama Kaki

Jenis jajar genjang yang satu ini memiliki keistimewaan tersendiri. Jajar genjang sama kaki memiliki dua pasang sisi yang sejajar, dimana salah satu pasangannya memiliki panjang yang sama. Dengan kata lain, jajar genjang ini memiliki sepasang sisi yang sejajar dan sama panjang. Contoh jajar genjang sama kaki dapat ditemukan pada atap rumah atau bangunan tertentu.

Jajar Genjang Siku-siku

Jajar genjang siku-siku adalah jenis jajar genjang yang memiliki salah satu sudutnya berukuran 90 derajat atau membentuk sudut siku-siku. Keunikan jajar genjang ini terletak pada sudut siku-sikunya yang memberikan kesan kokoh dan stabil. Jajar genjang siku-siku sering dimanfaatkan dalam konstruksi bangunan, seperti pada rangka atap atau struktur jembatan.

Jajar Genjang Sembarang

Jenis jajar genjang sembarang adalah jajar genjang yang tidak memiliki sifat khusus seperti jajar genjang sama kaki atau jajar genjang siku-siku. Ia memiliki sisi-sisi yang tidak sama panjang dan sudut-sudut yang tidak sama besar. Meskipun demikian, jajar genjang sembarang tetap memiliki dua pasang sisi yang sejajar, membuatnya termasuk dalam kategori jajar genjang.

Belah Ketupat

Belah ketupat merupakan jenis jajar genjang yang paling istimewa. Ia memiliki sifat-sifat khusus, yaitu semua sisinya sama panjang dan sudut-sudutnya juga sama besar. Keunikan belah ketupat ini membuatnya sering dimanfaatkan dalam desain arsitektur, dekorasi, atau bahkan perhiasan.

Setiap jenis jajar genjang memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing. Jajar genjang biasa dengan kesederhanaannya, jajar genjang sama kaki dengan keseimbangannya, jajar genjang siku-siku dengan kekokohanny

Simetri Lipat pada Jajar Genjang

Berbeda seperti persegi atau lingkaran yang memiliki banyak sumbu simetri, jajar genjang tidak memiliki simetri lipat. Artinya, tidak ada cara untuk melipat jajar genjang sehingga kedua sisi yang dilipat saling berimpit secara sempurna. Hal ini disebabkan oleh sifat dasar jajar genjang itu sendiri. Meskipun sisi-sisi berlawanan sejajar dan sama panjang, sudut-sudut dalam jajar genjang tidak memungkinkan adanya garis lipatan yang membagi bentuk tersebut menjadi dua bagian yang identik.

Untuk memahami mengapa jajar genjang tidak memiliki simetri lipat, kita perlu memperhatikan struktur sudut-sudutnya. Sudut-sudut pada jajar genjang tidaklah sama dan tidak membentuk sudut 90 derajat. Jika kita mencoba melipat jajar genjang melalui berbagai garis yang mungkin, kita akan menemukan bahwa tidak ada satu pun garis yang bisa membuat kedua sisi yang dilipat menjadi identik.

Rumus Luas Jajar Genjang

Sebelum membahas rumus luas jajar genjang, mari kita pahami dulu apa itu jajar genjang. Jajar genjang adalah bangun datar segiempat yang mempunyai dua pasang sisi sejajar dan sama panjang. Sisi-sisi yang berhadapan dalam jajar genjang selalu sejajar dan sama panjang.

jajar genjang

Rumus luas jajar genjang adalah:

Luas = alas x tinggi

Sederhana bukan? Anda hanya perlu mengalikan panjang alas jajar genjang dengan tingginya.

Penjelasan Lebih Lanjut:

Alas: Sisi dari jajar genjang yang dijadikan sebagai acuan atau dasar. Dalam beberapa kasus, alas bisa berupa sisi mana pun dari jajar genjang tersebut.

Tinggi: Jarak terpendek antara alas dan sisi sejajar di atasnya. Tinggi selalu tegak lurus dengan alas.

Rumus Keliling Jajar Genjang

Dalam kasus jajar genjang, kita memiliki empat sisi, dua pasang sisi sejajar dengan panjang yang sama. Untuk menghitung keliling jajar genjang, kita perlu menjumlahkan panjang keempat sisi tersebut.

Rumus Keliling Jajar Genjang

Rumus keliling jajar genjang dinyatakan sebagai berikut:

Keliling = 2 x (sisi + sisi sejajar)

Atau secara sederhana:

Keliling = 2 x (a + b)

Di mana:

a = panjang salah satu sisi

b = panjang sisi sejajar dengan a

Contoh Soal Jajar Genjang

Menguasai konsep luas dan keliling jajar genjang merupakan keterampilan penting dalam mempelajari geometri. Luas jajar genjang merepresentasikan besarnya area yang ditempati oleh bangun tersebut, sedangkan keliling jajar genjang adalah jumlah panjang seluruh sisi yang membentuk bangun tersebut.

jajar genjang

Untuk membantu Anda memahami konsep ini lebih dalam, berikut adalah 5 contoh soal luas dan keliling jajar genjang beserta penjelasannya.

Sebuah jajar genjang memiliki panjang sisi 12 cm dan 8 cm. Jika tinggi jajar genjang tersebut adalah 6 cm, hitunglah luas dan keliling jajar genjang.

Penyelesaian:

Luas jajar genjang = alas × tinggi

Luas jajar genjang = 12 cm × 6 cm = 72 cm²

Keliling jajar genjang = 2 × (panjang sisi + panjang sisi sejajar)

Keliling jajar genjang = 2 × (12 cm + 8 cm) = 2 × 20 cm = 40 cm

Sebuah taman berbentuk jajar genjang dengan panjang sisi 18 meter dan 15 meter. Jika diketahui keliling taman tersebut adalah 66 meter, hitunglah tinggi taman dan luasnya.

Penyelesaian:

Keliling jajar genjang = 2 × (panjang sisi + panjang sisi sejajar)

66 meter = 2 × (18 meter + 15 meter)

66 meter = 2 × 33 meter

Tinggi taman = (Keliling jajar genjang) / (2 × (panjang sisi + panjang sisi sejajar))

Tinggi taman = 66 meter / (2 × 33 meter) = 1 meter

Luas jajar genjang = alas × tinggi

Luas taman = 18 meter × 1 meter = 18 meter²

Sebuah lapangan sepak bola berbentuk jajar genjang dengan panjang sisi 80 meter dan 60 meter. Jika tinggi lapangan tersebut adalah 40 meter, hitunglah luas dan keliling lapangan.

Penyelesaian:

Luas jajar genjang = alas × tinggi

Luas lapangan = 80 meter × 40 meter = 3.200 meter²

Keliling jajar genjang = 2 × (panjang sisi + panjang sisi sejajar)

Keliling lapangan = 2 × (80 meter + 60 meter) = 2 × 140 meter = 280 meter

Sebuah kain berbentuk jajar genjang dengan panjang sisi 45 cm dan 35 cm. Jika keliling kain tersebut adalah 160 cm, hitunglah tinggi dan luas kain.

Penyelesaian:

Keliling jajar genjang = 2 × (panjang sisi + panjang sisi sejajar)

160 cm = 2 × (45 cm + 35 cm)

160 cm = 2 × 80 cm

Tinggi kain = (Keliling jajar genjang) / (2 × (panjang sisi + panjang sisi sejajar))

Tinggi kain = 160 cm / (2 × 80 cm) = 1 cm

Luas jajar genjang = alas × tinggi

Luas kain = 45 cm × 1 cm = 45 cm²

Sebuah taman bunga berbentuk jajar genjang dengan luas 180 meter persegi. Jika panjang salah satu sisinya adalah 30 meter, hitunglah panjang sisi sejajarnya dan keliling taman.

Penyelesaian:

Luas jajar genjang = alas × tinggi

180 meter² = 30 meter × tinggi

Tinggi taman = 180 meter² / 30 meter = 6 meter

Keliling jajar genjang = 2 × (panjang sisi + panjang sisi sejajar)

Panjang sisi sejajar = (Keliling jajar genjang / 2) – panjang sisi

Panjang sisi sejajar = (Keliling jajar genjang / 2) – 30 meter

Keliling jajar genjang = 2 × (30 meter + panjang sisi sejajar)

Keliling jajar genjang = 2 × (30 meter + (Keliling jajar genjang / 2 – 30 meter))

Keliling jajar genjang = Keliling jajar genjang

120 meter = Keliling jajar genjang

Jadi, keliling taman bunga tersebut adalah 120 meter, dan panjang sisi sejajarnya adalah (120 meter / 2) – 30 meter = 30 meter.

Demikianlah 5 contoh soal luas dan keliling jajar genjang beserta penjelasannya. Dengan memahami konsep dan menerapkannya dalam latihan soal, Anda akan semakin mahir dalam menghitung luas dan keliling jajar genjang. 

Memahami cara menghitung luas dan keliling jajar genjang sangat penting dalam matematika dasar. Dengan mengetahui rumus-rumus dasar tersebut, kita bisa menyelesaikan berbagai macam soal yang berkaitan dengan jajar genjang. Semoga contoh-contoh soal di atas dapat membantu meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menghitung luas dan keliling jajar genjang.

Demikian pembahasan mengenai jajar genjang, semoga dapat bermanfaat untuk anda. Mau meningkatkan prestasi belajar anak dengan cara yang efektif dan menyenangkan? Ikuti bimbingan Les Privat Edumaster yang hadir dengan metode belajar inovatif dan guru-guru berpengalaman untuk membantu anak Anda meraih impian akademis mereka.